Film bioskop The Hunger Games : Catching Fire

Berikut ini merupakan foto poster dari film The Hunger Games : Catching Fire.

Film bioskop The Hunger Games tampaknya akan menjadi film serial yang bersambung lagi.

Film ini menggambarkan suatu kehidupan rakyat yang miskin dan dikelompok-kelompokkan dalam distrik-distrik, dan diawasi dengan ketat agar tidak ada yang berani memberontak dengan pengendali yang penuh kuasa dan memiliki pasukan yang siap menangkap dan menghabisi orang-orang yang berani melawan.

Tiap-tiap distrik setiap tahun selalu dipilih seorang wakil dari distrik tersebut untuk ikut dalam perlombaan hidup mati yang dinamakan dengan istilah The Hunger Games.

Dalam perlombaan hidup mati The Hunger Games, seorang wakil distrik awalnya diperkenalkan terlebih dahulu kepada seluruh rakyat dengan segala kemewahan yang dipersiapkan. Kemudian diterjunkan ke dalam suatu hutan belantara atau medan yang penuh dengan berbagai rintangan, baik rintangan alam, maupun rintangan-rintangan yang sengaja dibuat untuk melemahkan atau bahkan bisa membunuh para peserta perlombaan the hunger games ini.

Di samping itu para peserta juga dihadapi dengan bahaya kelaparan dan kehausan dalam perlombaan the hunger games ini. Seluruh peserta diterjunkan ke medan yang berbahaya tersebut dan memang disuruh untuk saling membunuh karena hanya diperkenankan satu orang saja yang menjadi pemenang dan masih bisa hidup selamat keluar dari arena perlombaan mati hidup the hunger games ini.

Pada film sebelumnya sepasang peserta yaitu seorang perempuan dan seorang lelaki kemudian memilih untuk bersama memakan buah beracun untuk mati bersama dari pada saling membunuh atau keluar salah satunya sebagai pemenang, sehingga penyelenggara perlombaan akhirnya mengalah dan membiarkan keduanya keluar sebagai juara bersama dan boleh tetap hidup. Ini merupakan pukulan dan kekalahan yang terpaksa diterima oleh penyelengaranya.

Tetapi dalam film The Hunger Games : Catching Fire ini justru para juara ini sengaja dimasukkan dalam perlombaan untuk saling membunuh. Karena penyelenggara tidak rela dengan kekalahan ketika juara pada perlombaan sebelumnya keluar sepasang juara dan dielu-elukan oleh rakyat, maka perlombaan ini sengaja diadakan agar mereka bisa terbunuh dalam perlombaan ini, apalagi pesertanya adalah para mantan juara dari perlombaan tahun-tahun sebelumnya.

Para peserta mencari teman atau sekutu sendiri dari antara para peserta perlombaan tersebut walaupun mereka seharusnya saling membunuh, dan yang tidak masuk dalam sekutu akan langsung saling menyerang dan saling membunuh.

Dalam usaha para peserta ini mempertahankan hidup dalam arena yang sangat berbahaya dan sangat mematikan ini, mereka mencoba memecahkan semua teka teki medan yang mereka hadapi, sampai mereka kepada kesimpulan bahwa medan yang mereka injak adalah sebuah jam besar yang pada interval waktu tertentu sudah diprogram berbagai serangan hewan liar ataupun berbagai keganasan alam yang diprogram, seperti petir, uap beracun, ombak tinggi dan sebagainya.

Juga mereka pun mengerti bahwa mereka ada dalam suatu jaring tertutup di atas medan tersebut.

Film ini tampaknya akan masih bersambung setelah pada akhirnya jaring tutup tersebut berhasil dihancurkan dan sepasang perempuan dan laki-laki yang sebelumnya juara bersama tersebut terpisah dan bahkan laki-laki tersebut hilang tak jelas kemana, yang mungkin akan terjawab di serial lanjutannya.

Film bioskop The Hunger Games : Catching Fire ini merupakan film dengan latar belakang yang khas dan memiliki daya tarik untuk penonton karena memberikan suatu kejutan atau sulit untuk diterka akhir ceritanya.

Film bioskop World War Z

Z di film ini sebenarnya adalah singkatan dari kata Zombie, yaitu mayat hidup.

Berikut adalah gambar poster film World War Z :

Film bioskop yang dibintangi oleh Brad Pitt ini merupakan film dengan cerita yang lain dari yang lain, yaitu cerita adanya zombie yang merupakan wabah yang menyebar dengan cepat.

Zombie dengan sangat gesitnya mencari sumber suara ataupun manusia, begitu ketemu manusia akan langsung diserang yaitu dengan digigit, dan kemudian manusia yang kena gigit akan menjadi zombie dan menjadi mayat hidup seperti mereka lagi.

Ceritanya dimulai dengan serangan zombie yang jumlahnya sudah sangat banyak karena sudah menjadi wabah dan menyebar ke seluruh dunia.

Brad Pitt yang bersama istri dan kedua anak perempuan nya akhirnya mesti berlari-lari untuk menghindar dari serangan zombie ini.

Tetapi dalam film ini tidak dijelaskan asal muasal wabah ini. Hanya bahwa wabah ini sudah menyerang ke seluruh dunia. Dan sudah sangat sulit untuk mencari tempat yang aman dan terhindar dari serangan Zombie ini.

Brad Pitt yang ditugaskan untuk mendampingi dokter dari PBB (United Nations) dalam mencari solusi untuk mengatasi atau mencari obat yang bisa membendung Zombie ini sampai mendatangi negara-negara seperti Korea, Israel dan lain-lain untuk menemukan jawabannya.

Dengan mewawancara berbagai pihak, dan menyaksikan banyak kejadian demi kejadian penyerangan dari Zombie, akhirnya sempat melihat segerombolan Zombie menghindar dari seorang anak, sampai ia berkesimpulan bahwa Zombie ini hanya menyerang manusia yang sehat saja. Mereka hanya mau dengan manusia yang sehat saja.

Akhirnya dalam usaha terakhirnya, Brad Pitt terpaksa menyuntikkan serum penyakit pada dirinya sendiri untuk membuktikan kalau Zombie akan menghindar dan membiarkan dirinya. Ternyata perkiraannya tepat dan Zombie tidak mau menyerangnya sama sekali begitu ia sudah disuntik serum penyakit.

Penemuan ini akhirnya bisa digunakan untuk membuat penyakit atau semacam penyamaran dalam bentuk penyakit, dan akhirnya bisa digunakan sebagai solusi mengatasi wabah Zombie ini.

Sehingga Brad Pitt beserta keluarganya bisa berkumpul lagi dan terhindar dari rasa takut.

Dari film bioskop World War Z ini jelas bahwa research and development dalam bentuk obat-obatan memang sangat perlu, berbagai penyakit baru, wabah baru bisa saja menyerang manusia, dan manusia mesti mampu untuk bertahan hidup dan melanggengkan spesiesnya dengan adanya research and development untuk mengatasi perkembangan penyakit dan wabah yang makin hari bisa saja makin dasyat.

Film Jack The Giant Slayer

Sudah memasuki 3 minggu Film Barat dengan judul : Jack the Giant Slayer masih bertengger di bioskop papan atas di Jakarta dengan penonton yang banyak tentu ada sebabnya. Film ini memang menarik. Berikut ini adalah foto dari gambar poster film Jack the Giant Slayer tersebut :

Sebenarnya di Indonesia, sudah sangat banyak kita membaca buku cergam (cerita bergambar) ataupun mendengar cerita-cerita mengenai raksasa dan pohon yang bisa mengantarkan manusia ke dunia raksasa ini. Tetapi cerita-cerita yang beredar ternyata sangat banyak versinya dan berbeda-beda isi ceritanya.

Tetapi dari film Jack the Giant Slayer inilah kita bisa mengetahui cerita yang lebih lengkap, Mungkin saja film ini pun ceritanya juga sudah disimplikasi atau dibumbui supaya menjadi kemasan film yang menarik.

Ceritanya dimulai dari putri kerajaan dan seorang anak petani yang bernama Jack. Kedua insan ini sudah dari kecil sama-sama sering mendengar cerita mengenai raksasa dan pohon yang bisa mengantarkan manusia ke dunia raksasa ini. Dan pertemuan tidak sengaja dari si Putri Kerajaan ini dengan Jack adalah suatu kebetulan ketika sang putri yang sedang melenggang di kerumunan keramaian sedang diganggu sekelompok pemuda nakal. Jack mencoba membela sang putri yang belum dikenalnya ini, dan walaupun mengalami dipukul oleh kelompok pemuda tadi. Saat kemudian muncul pasukan kerajaan yang menjemput sang putri menyadarkan Jack bahwa ternyata sang gadis yang ia coba bantu ternyata seorang Putri Raja.

Sang Raja terus-menerus ingin menjodohkan Sang Putri dengan seorang Pejabat kerajaan yang ia percayai. Pejabat kerjaan tersebut ternyata menyimpan biji pohon ajaib dan mahkota pengendali raksasa, dan suatu hari kecurian biji pohon ajaib nya. Ternyata pencurinya adalah seorang biarawan yang ingin membawa biji pohon ajaib tersebut agar tidak dikuasai oleh pejabat kerajaan tersebut. Saat biarawan tersebut dikejar-kejar, ia secara kebetulan ketemu Jack dan berhasil menukarkannya dengan kuda. Biji pohon ajaib ini akhirnya dibawa pulang oleh Jack, dan ketika di rumah ayahnya sangat kecewa dan marah karena berfikir Jack telah kena tipu. Secara tidak sengaja ada 1 biji pohon ajaib ini yang terjatuh di bawah rumahnya.

Sang Putri Raja yang menolak dijodohkan dengan pejabat kerajaan kepercayaan ayahnya, secara kebetulan mencoba melarikan diri dari kerajaan, tetapi tiba-tiba turun hujan sangat deras. Dan hanya melihat sebuah rumah di tengah lapangan sehingga datang ke rumah tersebut, ternyata di dalam rumah tersebut ia ketemu dengan Jack yang masih mengenalnya.

Dan karena air hujan kemudian mengalir dan membasahi biji pohon ajaib, akhirnya tumbuhlah pohon besar yang menjulang ke langit dan mengangkat rumah Jack ke dunia raksasa, sedangkan Jack sendiri terjatuh ke tanah kembali. Ketika rombongan raja sampai ke tempat tersebut dalam rangka pencarian sang Putri, menemukan Jack sedang pingsan dan memegang gelang Sang Putri. Sang Raja pun faham kalau sang Putri terbawa ke atas entah kemana. Maka Sang Raja mengerahkan panglima, pejabat kerajaan yang ingin ia jodohkan dengan putrinya dan sejumlah pasukan untuk menaiki dan memanjat pohon tersebut untuk mencari Sang Putri. Jack pun diijinkan ikut dalam rombongan pencarian sang Putri.

Dari sinilah cerita mulai memasuki dunia khayal yaitu memasuki dunia manusia raksasa.

Dengan susah payah rombongan pasukan kerajaan ini pun memanjat pohon besar yang menjulang ke langit, dan dalam perjuangan memanjat pohon tersebut, ketika serombongan pasukan terperosok dan hanya tergantung pada tali, si pejabat kerajaan yang jahat itu pun dengan sadisnya memerintahkan asistennya untuk memotong tali yang menggantung tersebut sehingga serombongan pasukan tersebut terjatuh dan mati semua. Walaupun perlengkapan makanan pun ikut terjatuh ke tanah.

Dan akhirnya Jack, bersama si panglima, dan pejabat kerajaan yang jahat serta asistennya dan beberapa orang pasukan saja yang tersisa yang akhirnya berhasil mencapai dunia raksasa. Mereka pun bertemu dengan seorang raksasa pertama yang menyebabkan beberapa orang pasukan terbunuh dan sang panglima kerajaan tertangkap. Ketika sang panglima dibawa ke tempat para raksasa, Jack pun berusaha mengikuti sambil bersembunyi. Akhirnya sang panglima dibawa dan dikurung di dekat sang Putri Raja.

Sedangkan oknum pejabat kerajaan yang jahat tersebut juga berhasil mencapai tempat raksasa, setelah sebelumnya membunuh pasukan yang tersisa, dan asistennya terbunuh oleh raksasa yang ditemuinya. Pada detik yang kritis ia berhasil mengeluarkan mahkota yang bisa menguasai para raksasa, sehingga ia pun diangkat sebagai ketua para raksasa. Dan ketika ketemu sang Putri Raja serta sang Panglima yang dalam kurungan, ia dengan senang hati mempersilakan para raksasa untuk memakan mereka. Ia tidak lagi berfikir untuk memperistri si Putri Raja, karena ia sudah sangat yakin bisa mengalahkan sang Raja bahkan bisa menguasai para manusia dengan mengerahkan para raksasa sebagai pasukan barunya.

Ketika seorang raksasa sedang mempersiapkan masakan, dan sang Panglima sudah dibungkus adonan dan siap untuk dipanggang agar bisa dihidangkan sebagai makanan. Jack yang berhasil menyusul dan menyelinap ke dalam dapur raksasa tersebut mencari akal dan akhirnya berhasil menancapkan senjata besar ke punggung si raksasa hingga meninggal. Akhirnya Sang Putri Raja, si Panglima dan Jack berhasil melarikan diri dan siap untuk turun kembali ke bumi untuk kembali ke kerajaan mereka.

Tetapi ternyata jalan untuk turun sudah dijaga seorang raksasa yang ditugasi oleh oknum pejabat kerajaan yang sekarang menjadi ketua para raksasa tersebut agar tidak ada yang bisa turun dan memberitakan soal raksasa ini kepada manusia di bawah sana. Untunglah Jack secara tidak sengaja mendapatkan ide untuk membawa dan memasukkan rumah tawon ke dalam helmet besi yang dipakai oleh si raksasa penjaga tersebut. Akhirnya si raksasa tersebut panik karena disengat oleh begitu banyak tawon sampai bengkak-bengkak dan terjatuh ke bawah, dan meninggal di tanah.

Sang Raja yang menyaksikan mayat raksasa yang jatuh ke bumi tersebut pun akhirnya berfikir bahwa legenda mengenai raksasa adalah benar adanya. Dan berfikir bahwa pohon besar tersebut akan menjadi jalan untuk para raksasa turun dan menyerang para manusia. Sang Raja pun memutuskan untuk memotong pohon tersebut, walaupun harus mengorbankan Putri nya yang masih di atas sana. Sang Raja pun memerintahkan jenderalnya untuk memotong pohon tersebut, tapi si jenderal tidak berani melakukannya karena ada sang Putri Raja di atas sana yang belum diketemukan dan belum kembali. Akhirnya Sang Raja menghunuskan pedangnya sendiri dan memotong pohon besar tersebut sehingga akhirnya seluruh pasukannya bekerja keras memotong pohon besar tersebut.

Sedangkan di dunia raksasa sana, Sang panglima mempersilakan Jack menjaga dan menyertai Sang Putri Raja menuruni pohon besar tersebut. Sang Panglima tetap bertahan di dunia raksasa sana karena ingin menggagalkan usaha oknum pejabat kerajaan yang jahat tersebut. Ia pun bersembunyi dan mencari kesempatan untuk bertindak. Ketika ia mendapatkan kesempatan, ia langsung menyerang si oknum pejabat kerajaan tersebut, sehingga terjadilah perkelahian. Saat perkelahian tersebut sang raksasa berusaha memecahkan bebatuan untuk memendam kedua orang ini agar mati terkubur. Pada akhirnya oknum pejabat kerajaan tersebut berhasil ditaklukkan dan mati tertimpa batu yang dilemparkan para raksasa ke dalam lubang tempat berkelahi. Sang Panglima pun berhasil melarikan diri dan secepatnya lari ke arah pohon besar dan berusaha turun ke bawah.

Pada saat Jack dan Sang Putri Raja hampir sampai ke bawah tiba-tiba pohon besar berhasil ditebang oleh Sang Raja beserta pasukannya, pohonnya pun melintir-lintir dan bergejolak menghantam kemana-mana. Untunglah akhirnya Jack dan Sang Putri berhasil melompat dan selamat mendarat di tanah. Demikian juga dengan Sang Panglima walaupun dengan susah payah juga berhasil melompat dan selamat mendarat di tanah. Akhirnya mereka bertemu Raja dan menjelaskan kejadian di atas sana, baik mengenai oknum pejabat yang akan dijodohkan dengan Putri nya yang ternyata seorang yang jahat dan sudah lama merencanakan akan menguasai kerajaan, serta adanya para raksasa di atas sana.

Di atas sana, pemimpin raksasa akhirnya bisa mendapatkan mahkota sehingga bisa mengendalikan seluruh raksasa dan siap-siap turun ke bumi untuk menguasai dan memakan manusia. Tapi ternyata pohon besar untuk turun sudah tidak ada, akhirnya setelah dicari didapatlah 3 buah biji pohon ajaib dari kantong oknum pejabat kerajaan yang sudah mati tersebut. Akhirnya ke 3 biji pohon ajaib itupun dilempar ke air dan tumbuhlah 3 pohon besar yang akhirnya seluruh raksasa turun ke bumi dalam semangat untuk mendapatkan makanan berupa manusia.

Jack yang sedang bersama kudanya ketika melihat dari bayangan air, sangat kaget melihat 3 pohon besar yang sedang tumbuh ke bawah dan para raksasa sedang berusaha turun ke bawah. Maka dengan memacu kudanya sekuat tenaga mengejar rombongan Raja dan sang Putri Raja untuk segera lari secepatnya dan menuju ke istana untuk berlindung, sambil berteriak-teriak memberitahukan akan adanya raksasa.

Setelah para raksasa turun semua ke bumi, maka mereka pun mulai mengejar raja dan rombongannya, sampai akhirnya sang Raja berhasil mencapai gerbang istana dan masuk ke dalam istana. Seluruh usaha untuk mengatasi para raksasa pun dilakukan. Jembatan untuk masuk ke gerbang istana berhasil diangkat, tetapi belum tertutup rapat sudah dipaksa dibuka dari luar, sehingga saling tarik menarik. Terjadilah pertempuran dengan panah dan panah api dari pasukan kerajaan melawan para raksasa yang membakar potongan pohon untuk dilontarkan ke arah istana dan membakar dan merusak dimana-mana.

Sedangkan pemimpin raksasa berhasil dibakar dan dipanah sehingga jatuh ke dalam air. Rupanya pemimpin raksasa ini tidak mati dan makin garang, dan mulai menghancurkan lantai istana dari saluran air di bawah istana, sampai ketemu Sang Putri Raja dan Jack, yang sedang ditugasi oleh Raja untuk masuk ke dalam istana untuk naik ke atas untuk memberitakan bencana penyerangan raksasa ini kepada negara-negara tetangga. Akhirnya Sang Putri Raja berhasil ditangkap oleh si pemimpin raksasa ini, demikian juga dengan Jack. Pada detik yang sangat kritis dan tanpa harapan ini, Jack ingat akan sisa 1 biji pohon ajaib yang ia sempat simpan di kalungnya. Ia pun melemparkan biji pohon ajaib itu ke dalam mulut pemimpin raksasa tersebut, dan akhirnya tumbuhlah pohon besar yang akhirnya menjepit raksasa tersebut sehingga akhirnya sang Putri Raja dan Jack berhasil membebaskan diri dan bahkan Jack berhasil mengambil mahkota yang dipegang pemimpin raksasa tersebut.

Sedangkan di halaman istana, gerbang sudah hampir roboh, banyak pasukan yang mati karena para raksasa melemparkan berbagai benda besar-besar menghantam ke dalam kerajaan. Akhirnya pertahanan gerbang istana pun jebol, para raksasa langsung bergerombol menyerang masuk dan siap memakan para manusia. Sang Raja di depan masih siap menghadapi walaupun sudah putus asa. Untunglah muncul Sang Putri dan Jack yang membawa mahkota yang bisa mengendalikan semua raksasa tersebut. Berakhirnya pertempuran dan para raksasa pun di suruh pulang ke atas sana ke dunia raksasa tempat mereka berasal, pohon-pohon ajaib pun dibakar habis, dan mahkota nya kemudian dilapis emas berlian, kemudian disimpan dalam meseum sejarah kerajaan.

Apakah cerita yang selama ini anda pernah baca sama dengan cerita di atas, kalaupun memang beda, maka kita bisa mengerti lebih baik cerita aslinya. Yang penting semua itu mengandung makna pendidikan yang bermanfaat.

Film Witch Hunters

Film Barat berjudul : Hansel and Gretel Witch Hunters merupakan film yang menggambarkan kemenangan kebaikan melawan kejahatan. Berikut ini adalah foto dari poster film Hansel and Gretel Witch Hunter :

Hansel and gretel Witch HuntersHansel & gretel Witch Hunters

Film yang menceritakan tentang penyihir (witch), bahwa selain ada penyihir jahat, ternyata juga ada penyihir baik.

Cerita dimulai dengan Hansel seorang anak lelaki kecil dan Gretel seorang anak perempuan kecil yang terpaksa ditinggalkan oleh ayahnya di tengah hutan yang gelap di malam hari.

Dalam ketakutannya sepasang anak (adik beradik) ini berjalan dan menemukan rumah dengan pintu dari permen, dan mereka masuk ke dalam rumah permen ini. Ternyata di dalam rumah tersebut dihuni seorang penyihir jahat, yang memaksa mereka memakan permen dan juga menyiksa mereka berdua. Ketika ada kesempatan, kedua anak ini akhirnya melakukan perlawanan, bahkan akhirnya mampu melemparkan penyihir jahat tersebut ke dalam bara api yang membakar dan melenyapkan penyihir jahat tersebut.

Dari pengalaman mengalahkan penyihir jahat ini, dan dari pengetahuan mereka bahwa melenyapkan penyihir mesti melalui dibakar, maka akhirnya kedua anak ini tumbuh dalam pekerjaan melakukan pemburuan terhadap penyihir (witch hunters).

Sampai akhirnya kedua anak Hansel dan Gretel ini tumbuh menjadi pemuda dan pemudi yang gagah perkasa dalam memerangi dan memburu penyihir jahat. Sampai akhirnya mereka tiba pada suatu desa yang banyak kehilangan anak kecil akibat diculik oleh penyihir jahat. Disinilah drama dan keruwetan serta perjuangan kedua pemburu penyihir (witch hunters) ini akhirnya menemukan penyihir agung yang jahat yang bermaksud membuat penyihir jahat tidak bisa dimusnahkan dengan dibakar yaitu dengan meminum darah dari 12 anak kecil dari 12 bulan kelahiran yang lengkap dari bulan kelahiran Januari sampai dengan bulan kelahiran Desember, disertai memakan anak jantung penyihir baik. Dari sinilah diketahui asal usul dan kenapa Hansel dan Gretel ditinggalkan oleh orang tuanya di tengah hutan, yaitu karena jantung Gretel yang diincar oleh penyihir jahat, sehingga ditinggal di hutan agar terpisah dan tidak berhasil digabungkan oleh penyihir jahat yang hanya ingin memanfaatkan malam khusus yang hanya ada dalam sekian tahun sekali itu.

Jadi dari sinilah akhirnya Hansel dan Gretel tahu akan pengorbanan ayahnya yang seorang petani dan ibunya yang seorang penyihir baik. Karena penyihir jahat tak berhasil memanfaatkan momen waktu yang ada, akhirnya ayah dan ibu kedua anak ini difitnah sehingga ibunya dibakar dan ayahnya digantung mati.

Melalui perjuangan yang berat dan beberapa kali gagal, akhirnya Hansel dan Gretel berhasil mengalahkan dan membunuh penyihir jahat dan membebaskan anak-anak kecil yang diculik.

Drama juga muncul dari seorang penyihir baik yang diselamatkan oleh Hansel (ketika akan dibakar warga) karena ia gagal mengidentifikasi perempuan tersebut adalah seorang penyihir, dan pada akhirnya perempuan penyihir baik ini menjadi teman spesial dan membantu Hansel dalam melawan penyihir jahat walaupun akhirnya ia harus terbunuh.

Melalui perjuangan yang sulit, akhirnya Hansel dan Gretel berhasil mengalahkan dan memusnahkan penyihir jahat yang agung, sehingga selimut kegelapan berakhir.

Kemasan film ini menjadi film action menjadikan film ini menarik untuk ditonton.

Berbeda dengan film-film Nasional yang sering mengangkat cerita alam kubur, setan, hantu, pocong, kuntilanak, jelangkung, mayat hidup, tengkorak, kesurupan, santet, dan sebagainya, maka film Barat juga punya film horror seperti Zombie, Vampire, dan Penyihir.

Supaya menarik seharusnya film dengan tema seperti ini mestinya bukannya dibuat sangat banyak dan tanpa batas seperti pada film-film Nasional, tetapi seharusnya dikemas secara khusus dan menarik, serta mestinya dibuat sebagai selingan saja.  Sehingga bisa tetap menjadi film yang menarik dan diminati.

Resident Evil – Retribution

Berikut ini beberapa gambar poster film : Resident Evil – Retribution yang akan kita bahas di bawah ini :

Resident Evil, Retribution

Resident Evil ~ Retribution

Evil Goes Global

Evil Goes Global

Film layar lebar Resident Evil – Retribution yang merupakan film Barat ini sudah ditayangkan di bioskop-bioskop utama di ibu kota Indonesia, yaitu di kota Jakarta.

Mengapa film ini disukai oleh para penonton, termasuk penonton di Indonesia ?

Tentu ada sesuatu dari film tersebut yang menarik perhatian dan minat para penonton untuk menonton film ini.

Film layar lebar berjudul Resident Evil – Retribution ini memiliki keunikan-keunikan yang tidak dimiliki oleh film-film layar lebar lainnya, antara lain menurut pendapat kami yaitu :

  • Segi lokasi, digambarkan lokasinya di dalam laut tempat eks tempat pengembangan senjata rahasia (sejata nuklir ataupun senjata kimia yang ditinggalkan oleh pihak Uni Soviet karena telah berlalunya perang dingin /cold war).
  • Adanya pihak yang ingin mencari kekayaan dengan memanfaatkan teknologi yang ada, bahkan mengembangkannya untuk menjual senjata virus dan senjata biologi yang sangat mematikan dengan membangun ruang-ruang simulasi (semacam kondisi tipuan buatan) untuk mempengaruhi negara yang sedang bertentangan agar saling membeli senjata yang dihasilkannya.
  • Adanya tokoh yang terinfeksi virus tersebut tetapi punya kelebihan daya tahan tubuh, bahkan bisa menyerap virus yang masuk di dalam tubuhnya dan menjadikannya seorang tokoh menjadi kuat dan tak terkalahkan.
  • Adanya industri pembuatan manusia-manusia buatan dengan jumlah yang sangat banyak, yang akan digunakan sebagai pasukan, yang bisa dikendalikan semuanya melalui komputer.
  • Manusia-manusia buatan yang berbentuk evil menyebar kemana-mana dan menakutkan, dan menjadikan film ini menjadi film horror, tetapi tetap ada orang yang berbaik hati dan berperi kemanusiaan.
  • Memiliki originalitas cerita, sehingga selain unik juga mendorong keingintahuan para penonton.
  • Film dikemas sebagai film action (film laga), yang tentu menarik dengan teknik-teknik berkelahi yang gesit.
  • Film ini juga dibiarkan tanpa akhir yang jelas (bersifat suspense) yang membuat penonton masih ingin tahu apa kelanjutannya.

Berbeda dari film-film horror lainnya yang menampilkan dunia gaib atau dunia hantu yang menakutkan, maka dalam film ini justru ketakutan ini sengaja dibuat dan diciptakan oleh manusia.

Makanya dikatakan “evil goes global”. Evil bukanlah ghost, evil adalah karena ulah manusia.

Manusia berlomba-lomba menciptakan berbagai senjata super, baik senjata nuklir, senjata biologi, virus dan sebagainya, tetapi kalau saja ada yang lepas kendali, atau dikuasai oleh orang yang tidak bertanggung jawab, atau orang dengan kelainan jiwa dan ambisi pribadi, maka bisa menjadi bencana dunia juga.

Ya, kreativitas membuat film ini lain dari pada yang lain. Dan kreativitas yang diaplikasikan dalam kehidupan, bahkan dalam film dan jalan ceritanya memang menjadi kemasan yang laku dijual.

Membuat cerita film yang sulit diterka oleh penonton tentu akan menjadikan film itu menarik, berbeda dengan film dengan cerita lama yang hanya dikemas dalam bentuk lain yang diulang-ulang.

Karenanya sudah waktunya film-film Nasional produksi dalam negeri tidak lagi hanya mengangkat cerita-cerita lama yang itu-itu saja, yang membuat film-film Nasional kurang diminati dan tidak berkembang.

Kalau kita perhatikan memang film-film yang sukses, justu adalah film-film yang ide dan jalan ceritanya merupakan inovasi baru, sehingga menjadi menarik bagi para penonton. Bahkan akhirnya bisa menjadi pembicaraan di masyarakat.

The Expendables

Masih ingatkah Anda akan film Holywood yang berjudul The Expendables ?

Yang tentu mudah diingat adalah hadirnya banyak bintang-bintang film tenar yang saat ini usianya sudah mulai tua, atau menginjak usia senja. Dan ini tentu saja merupakan nilai jual dari film tersebut, karena penggemar dari masing-masing bintang film tersebut akan menontonnya.

Walaupun kemampuan fisik para bintang film tua ini tentu telah menurun, tetapi kemampuan acting mereka tentu masih mampu menarik para penonton.

Setelah sukses dengan The Expendables 1, maka akhirnya dibuatlah film The Expendables 2, Back for War.

Berikut ini adalah gambar poster yang dipakai dalam iklan film The Expendables 2 ini yang dipasang di bioskop-bioskop yang memutar film tersebut, sebagai berikut :

The Expendables 2, Back for War.

Hadirnya banyak bintang film top tentu saja merupakan satu hal yang menarik dicermati, dan bisa ditiru oleh produser-produser film layar lebar lainnya.

Tetapi tentu saja tetap harus menjaga kwalitas film itu sendiri, baik dari segi cerita, maupun dari segi penampilan lainnya. Dan Film Expendables 2, Back for War termasuk sukses dalam hal ini.

Kehadiran bintang film tua yang menjadi aktor utama yaitu : Sylvestor Stallone, serta aktor-aktor terkenal lainnya walaupun hanya tampil sebentar-sebentar saja, dikemas sedemikian rupa, supaya tidak terasa kalau kehadiran bintang-bintang top lainnya tersebut adalah terlalu dipaksakan.

Dalam hal ini diperlukan keselarasan cerita dan kepandaian sutradara dalam mengemasnya.

Mungkin fenomena memunculkan dan menggabungkan banyak bintang-bintang top tua akan menjadi fenomena yang akan diikuti oleh produser-produser lainnya.

Di dalam film The Expendables 2, Back for War, bintang-bintang top yang tampil selain Sylvestor Stallone, juga ada Statham, Jet Li, Lundgren, Chuck Norris, Van Damme,  Bruce Willis, Schwarzenegger, dan lain lagi. (sorry kalau ada salah eja nama bintang filmnya).

Tragedi Kemacetan

Tragedi Kemacetan

Tersebutlah sebuah cerita, ketika terjadi bencana kecelakaan pesawat terbang, hanya terdapat 3 (tiga) orang yang selamat dari kecelakaan tersebut. Sedangkan yang lainnya semuanya meninggal. Tetapi cerita ini menjadi lain karena lokasi jatuhnya pesawat adalah di tengah lapangan tandus tak berpenghuni dan tanpa ada tanda-tanda kehidupan. Pesawat terbangnya hancur, cuma meninggalkan rongsokan yang hanya bisa dipakai untuk berteduh, semua komunikasi dengan dunia luar terputus, tidak ada makanan dan minuman sama sekali.

Apa yang akan anda lakukan kalau salah seorang tersebut adalah anda sendiri. Ketika hari mulai berganti hari, mereka mulai kelaparan, dan akhirnya pikiran yang muncul adalah hanya mengenai apa yang ada di sana, dan yang ada di sana itu ya hanya 3 manusia itu saja. Sehingga terjadilah musibah kemanusiaan, karena untuk mempertahankan hidup akhirnya mereka membunuh salah satu dari mereka dan dijadikan makanan untuk bertahan hidup, dan yang dipilih adalah yang paling gemuk, yang diharapkan bisa dijadikan stock makanan untuk waktu yang lebih lama, untuk mempertahankan hidup yang lainnya.

Setelah kemudian kembali stock makanan habis lagi, dan sisa mereka berdua, maka terjadilah perkelahian untuk mempertahankan hidup lebih lama. Ini adalah tragedi. Tragedi ini terjadi karena tidak ada solusi yang bisa diberikan dari luar, hanya melihat situasi dan kondisi yang ada, tanpa daya dan sumber yang lain. Sehingga tidak ada jalan keluar yang bisa jadi pilihan.

Kita membandingkan dengan kejadian kemacetan lalu lintas, ya, coba kemacetan lalu lintas di kota Jakarta. Lebih dari 20 tahun lalu sampai sekarang, pertambahan panjang jalan dan jumlah jalan baru sangat tidak signifikan. Dari 20 tahun lalu semua orang sudah bicara soal lalu lintas yang macet, dan sampai hari ini pun bicaranya masih sama, kenapa ?  Hampir pada banyak kesempatan kita mendengar orang membahas dan membicarakan soal kemacetan tetapi sampai hari ini pun pembicaraan masih sama saja. Bicara tidak menyelesaikan masalah, tetapi hanya membuat masalah makin muncul ke permukaan saja.

Lalu keluarlah pengaturan-pengaturan yang aneh-aneh yang diharapkan dapat mengurangi dan mengatasi kemacetan itu sendiri, dengan melihat keadaan dan situasi yang ada saja, lalu hanya dibuat aturan-aturan saja, artinya seperti cerita di atas, hanya memanfaatkan apa yang ada saja, tanpa daya dan sumber tambahan dari luar. Kemudian anak-anak disuruh masuk sekolah jam 06.30 pagi. Walaupun hal ini menyebabkan anak jadi kurang tidur, malas mandi pagi karena masih dingin, ngantuk, mudah capek, daya tahan tubuh menurun, dan mudah sakit. Anak dijadikan korban akibat adanya kemacetan lalu lintas, ini benar-benar mulai jadi tragedi. Anak-anak sudah mesti bangun pagi jam 05.30 saat masih ngantuk-ngantuknya, untuk mandi dan bersiap-siap, lalu berangkat ke sekolah melalui kemacetan lalu lintas, dan kalau terlambat dihukum di kelas berdiri di depan (disetrap) dan jadi tontonan murid kelas lainnya. Lalu orang tua pekerja yang mengantar anak, kemudian mesti pulang dan berangkat kerja lagi sesudah itu, sehingga yang tadinya bisa ke tempat kerja sekalian antar anak jadi efisien, maka jadi mesti melaku dua kali perjalanan, ini menjadikan boros waktu, boros tenaga, dan boros bahan bakar, dan orang tua pun jadi mesti bangun lebih pagi dan kurang tidur juga. Lalu sebagian orang tua yang tidak sempat menjemput anak pulang sekolah, maka anak-anaknya terpaksa menunggu sampai sore atau malam setelah orang tuanya pulang kerja dan baru bisa dijemput pulang, sehingga anak-anak terpaksa menunggu di sekolah tanpa istirahat seharian.

Lalu ada lagi pengaturan jalur jalan 3 in 1. Mobil dengan penumpang kurang dari 3 orang tidak boleh lewat jalur 3 in 1. Hal ini menyebabkan perjalanan menjadi lebih panjang karena mesti mengambil jalan-jalan alternatif yang lebih jauh, boros bahan bakar juga. Sedangkan ada juga yang terhambat untuk beraktivitas karena harus menunggu habisnya jam jalur 3 in 1 ini. Banyak juga yang menggunakan jasa joki 3 in 1 yang berdiri banyak di pinggiran jalan saat jam-jam berlakunya 3 in 1. Akhirnya lahirlah pekerjaan informal sebagai joki 3 in 1, orang jadi malas bekerja, cukup menemani pengendara mobil yang mau lewat jalur 3 in 1 duduk dalam mobil saja dapat penghasilan. Sedangkan pengemudi yang mengambil dan membayar joki 3 in 1 dihadapkan pada kenyataan harus memberikan tumpangan pada joki 3 in 1 yang tidak dikenal dengan segala resikonya. Akhirnya mobil yang berpenumpang kurang dari 3 orang dan ditemani joki 3 in 1 bisa lewat jalur 3 in 1. Ini benar-benar jadi dagelan.

Dan juga mulai banyak perubahan tempat-tempat belokan. Makin hari tempat belokan dibuat makin jauh, sehingga untuk membelok saja mesti menempuh jalan yang jauh dulu. Sebagian perempatan kendaraan tidak bisa untuk berbelok atau melintas jalan, dan mesti berbelok di tempat yang jauh. Sehingga waktu kendaraan di jalanan makin panjang. Seharusnya kendaraan sudah bisa cepat masuk gedung parkir, atau sudah masuk jalur jalan kompleks perumahan, tetapi pada kenyataannya masih harus berputar-putar di tempat di jalanan sehingga menjadi lama, boros waktu, boros bahan bakar dan menjadikan pengendara jadi stress. Berlama-lamaan di jalan, sebagian besar kendaraannya ya itu-itu saja dan hanya berputar-putar.

Kemudian muncullah jalur bus way. Mestinya kalau jalur jalan bus way ini adalah jalan baru yang dibuat, tentu akan sangat bermakna dan berpengaruh. Tetapi sayangnya, hanya mengambil begitu saja jalur jalan yang ada, sehingga jalur jalan yang tadinya 4 jalur jadi 3 jalur, yang 3 jalur jadi 2 jalur, dan gawatnya yang 2 jalur tinggal cuma 1 jalur jalan saja. Jelas telah terjadi penyempitan badan jalan secara signifikan. Lalu kemacetan kendaraan pribadi pun jadi bertambah-tambah. Pengendara mobil pribadi juga sulit untuk beralih ke busway. Itupun kadang kita bisa lihat penumpang bus way yang antri dan menunggu sangat lama di halte bus. Penyempitan jalur jalan ini persis seperti contoh cerita di atas, sehingga menjadi kanibal dan memakan yang lain, dan menyisakan jalan yang lebih sempit. Sedangkan jatah jalan untuk kendaraan lain yang sudah diambil satu jalur tidak dimanfaatkan secara maksimal, kelihatan lenggang, bus way yang ada sangat sedikit, penumpang berjubel dan mengantri berdesak-desakan. Kalau hanya berhitung untung rugi dari pelayanan publik, maka kerugian yang terbesar justru ada pada kerugian negara dan masyarakat. Waktu yang terbuang, fasilitas yang tak dimaksimalkan penggunaannya, dan semua runtutan kerugian yang tak ternilai yang tidak bisa hanya dibandingkan dan dikalkulasi dari untung ruginya bisnis bus way itu sendiri. Pelayanan publik seharusnya sudah tidak boleh menghitung untung rugi, karena itu adalah mutlak untuk kesejahteraan masyarakat. Dan kalau jeli, justru keuntungan akan datang dari segi yang lain, seperti efisiensi waktu, produktivitas yang meningkat dan pada akhirnya akan meningkatkan penghasilan masyarakat dan penerimaan negara secara tidak langsung.

Kalau kita melihat pola berfikir dan bertindak, maka kita bisa samakan antara cara pengaturan lalu lintas dengan hanya mengotak-atik apa yang ada saja, baik dengan membuat pengaturan dan aturan-aturan saja, tanpa memberikan daya dan sumber yang berarti ke dalamnya. Dan hal ini sama dengan kejadian tragedi kemanusiaan pada cerita kecelakaan pesawat terbang di atas, yang mana mereka terjebak pada situasi tidak dapat berbuat apa-apa dan menjadi kanibal dan hanya bertahan pada apa yang ada di hadapannya saja.

Hal ini sangat disayangkan. Banyak sekali waktu terbuang hanya untuk membahas, dan membicarakan soal kemacetan lalu lintas. Banyaknya penganguran, berarti juga banyak tenaga kerja, dan sangat siap untuk bekerja full time 3 shift sehari yaitu 24 jam sehari. Pekerja-pekerja yang ingin bekerja lembur untuk mendapatkan penghasilan lebih juga sangat banyak. Jangankan membangun jalan, membuat Candi Borobudur yang menjadi salah satu keajaiban dunia saja manusia kita mampu. Apalagi sekarang teknologi sudah begitu maju. Banyak alternatif jalan bisa dibuat. Dan semua itu tentu tidak bisa hanya berputar-putar di tempat dengan membuat peraturan-peraturan yang aneh-aneh saja, tetapi perlu suatu tindakan nyata memasukkan daya dan sumber dari luar, berupa tenaga kerja, bahan, teknologi dan management.

Harus ada penambahan panjang  jalan dan lebar jalan, serta alternatif kendaraan lain, seperti Kereta Api, Kereta Api Bawah Tanah, Light Rail Train (LRT), Mass Rapid Transport (MRT), Monorail, Sky Train, Jalan Layang, Jalan Tol, Terowongan dan sebagainya. Dan semuanya sudah harus dibangun dan didesain bukan saja untuk kebutuhan kemacetan lalu lintas pada hari ini, tetapi harus menjawab masalah lalu lintas untuk puluhan tahun ke depan. Bahkan saluran-saluran pembuangan air, atau pembuatan kanal-kanal untuk pengendalian air banjir pun bisa dibuat sebanyak mungkin yang sekaligus juga bisa dimanfaatkan untuk lalu lintas air (transportasi air), bahkan bisa juga bermanfaat untuk wisata selain fungsi drainase nya.

Pada saat terjadi perubahan iklim dan cuaca, burung-burung tertentu bisa terbang jauh menyeberangi lautan untuk mencari kehidupan yang lebih aman dan nyaman. Manusia berakal budi. Jadi tidak perlu didekte lagi, begitu segala sesuatu menjadi baik, jalanan lancar, transportasi baik dan rapi, serta nyaman dan mendapat pelayanan yang menyenangkan, maka otomatis, orang-orang akan pindah dan memanfaatkan semua kemudahan ini. Sehingga orang-orang yang mencicil kendaraan dengan mengurangi jatah makan keluarga sehari-hari, atau perlu banyak biaya ekstra akibat kerusakan kendaraan, resiko kecelakaan lalu lintas dan capek dalam mengendarai kendaraan akan otomatis beralih dengan sendirinya. Juga tidak perlu lagi orang antri berlama-lama  untuk memarkirkan dan mengeluarkan kendaraan dari gedung-gedung parkir, karena manusia pada dasarnya mau hidup nyaman, aman, dan mudah. Manusia tidak perlu diberikan banyak peraturan dan pengaturan, karena semakin berbudaya dan semakin maju manusia, mereka akan makin sadar dan tahu apa yang terbaik yang harus dilakukan, bahkan mungkin bisa lebih baik dari yang bisa dibayangkan oleh yang membuat bermacam aneh-aneh peraturan dan pengaturan. Maka harapan kita agar tragedi kemacetan suatu hari akan menjadi kenangan pahit masa lalu dari generasi yang lalu. Dan sementara ini kita cukup menikmati semua pepesan kosong dari omong-omong soal usaha mengatasi kemacetan lalu lintas yang hanya berkutak-katik di atas kertas dan di belakang meja saja, persis seperti cerita kecelakaan pesawat terbang di atas, yang mana sisa manusia yang hidup hanya berkutak dengan dirinya sendiri saja.

Bagaimana pendapat Anda ?? Setujukah ???

Silakan berikan komentar Anda yang bisa membuat kita membangun semangat yang lebih baik. Terima kasih.

Catatan : Gambar karikatur di atas bersumber dari gambar pada Harian “Seputar Indonesia” (kartun editorial) pada kolom Opini halaman 9 terbitan hari Selasa tgl. 22 Februari 2011.