Expo dan Bazaar di Gedung Kemendiknas

Berikut ini tentu merupakan kalimat sangat sering kita dengar, yaitu : Tut Wuri Handayani. Kalimat ini cukup populer sejak anak-anak masih bersekolah. Dan sering diberikan perumpamaan sebagai berikut : Bila guru kencing berdiri, maka anak kencing berlari. Artinya guru akan menjadi teladan dan panutan, dan bila teladan yang diberikan tidak berkenan, maka bahkan akan disertai dengan hasil peniruan yang lebih tidak berkenan. Berikut ini adalah foto tulisan yang terdapat di Gedung Kemendiknas, sebagai berikut :

.    Ki Hajar Dewantara merupakan seorang tokoh pendidik yang masih dikenang sampai saat ini.

Tapi sayang sekali, belakangan ini di Indonesia terjadi heboh mengenai kegagalan proses kelancaran Ujian Nasional (UN), memang ini adalah teladan yang sangat amat memalukan dan akan menjadi teladan terjelek yang akan teringat oleh anak didik.

Anak-anak pelajar yang masih dalam pembangunan watak dan karakter terpaksa mengalami peristiwa yang sangat mengenaskan. Saat lembar ujian terlambat dari jadwal, lembar jawaban tidak dalam format kertas yang seharusnya, serta ketidakpastian penundaan akibat kegagalan proses pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang memakan biaya yang begitu fantastis. Hal ini akan mencoreng daya ingat dan memory anak-anak yang masih muda ini dan memberi contoh yang sangat jelek akan suatu cara kerja jam karet, teledor, tidak terkordinasi dengan baik, kekacauan jadwal dan sebagainya. Sehingga kalau kita mengambil contoh kalimat perumpamaan guru kencing berdiri murid kencing berlari, lalu kebaikan apa yang bisa kita harapkan dari anak didik ?

Apalah artinya sebuah nilai ujian bila dibandingkan dengan pembangunan jiwa dan kedisiplinan, keteladanan, kedewasaan, dan karakter yang terpuji.

Nilai Ujian Nasional hanyalah akan menjadi sebuah nilai yang akan disimpan dalam tumpukan buku atau dalam lemari, sedangkan hidup tidak membutuhkan nilai itu semata, bahkan dalam banyak kasus tidak membutuhkan Nilai Ujian Nasional sama sekali. Nilai Ujian Nasional ini hanya akan menjadi sejarah saja, ketika anak-anak mulai tumbuh besar, telah menjalani pendidikan yang lebih lanjut, dan saat sudah terjun dalam dunia kerja ataupun pergaulan masyarakat.

Saat dunia sudah mulai membahas mengenai pentingnya EQ (Emotional Quation), kita bahkan masih berkutat hanya pada sebagian dari IQ (Intelligent Quation).

Pembangunan generasi muda sudah harus memberikan teladan yang baik, untuk pengembangan kepribadian.

Banyaknya kejahatan jalanan, menjamurnya geng motor, kriminalitas, sampai korupsi pejabat ataupun korupsi berjamaah, benar-benar sangat merupakan teladan yang luar biasa jelek buat generasi muda.

Karenanya kita berharap agar pembangunan bangsa bisa ke arah yang benar, dan budaya malu mesti menjadi harga diri manusia dalam lingkungan hidup kita. Bila bangsa Jepang sangat menjunjung tinggi harga diri dan rasa malu diakhiri dengan harakiri (bunuh diri) atau mundur dari jabatan, mengapa kita hanya menjadi orang-orang yang tiba-tiba pelupa, tidak tahu, tidak ingat setelah melakukan setumpuk kejahatan paling tidak munuasiwi yaitu korupsi.

Kenapa tiba-tiba semua atasan pada lupa pada tanggung jawab, dan lupa bahwa anggota tubuh tidak akan berfungsi bila tidak dikendalikan oleh otak yang ada di kepala. Bahwa kepala lah yang bertanggung jawab atas semua kesalahan dan kegagalan, dan bukan sekedar melempar tanggung jawab kepada bawahan yang disupervisinya.

Mungkin ada baiknya kita lupakan dulu masalah yang memalukan dari generasi yang lebih tua yang tidak layak jadi panutan buat anak-anak didik. Dan bersama ini kita bisa menyaksikan dan ikut partisipasi dalam Expo dan Bazaar di Gedung Kemendiknas di Jl. Sudirman – Jakarta Selatan yang akan berlangsung pada hari Rabu – Jumat, yaitu dari tanggal 29 Mei 2013 sampai dengan tanggal 31 Mei 2013.

Salah satu acara di panggung kegiatan

Salah satu acara di panggung kegiatan

.   Kegiatan Expo dan Bazaar ini meliputi materi sebagai berikut :

  • Seminar dan Expo.
  • Fashion Show Bordir Nusantara.
  • Lomba Busana Kerja Bordir dan Sulam.
  • Pelatihan Bordir dan Sulam.
  • Lomba Cinderamata Bordir.
  • Periksa Kesehatan Gratis.
  • Lomba Tata Rias.
  • Pameran Multi Produk (Bazaar).
  • Sajian Aneka Kuliner.
  • Hiburan panggung.
  • Dan Lain-lain.

Kegiatan Expo dan Bazaar ini berlangsung di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Kemendiknas (Kementrian Pendidikan Nasional, dengan judul : Expo Karya Anak Bangsa.

Dan dengan thema : Menciptakan Masyarakat Cerdas & Kreatif Melalui PNFI untuk Masyarakat Pada Dunia Usaha & Dunia Industri.

Ya, kita lupakan dulu Ujian Nasional yang bermasalah untuk sementara waktu (walaupun sudah jadi sejarah kelam), dan mari kita sukseskan kegiatan Expo dan Bazaar yang akan berlangsung selama 3 (tiga) hari saja pada tanggal 29 – 31 Juni 2013 di Plaza Insan Berprestasi Gedung A Kemendiknas.

Semoga anak bangsa bisa memiliki pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat untuk hari esok dari kegiatan ini.

Jalanan Macet Parkir pun Sulit

Seperti yang kita ketahui, untuk kota Jakarta, saat ini parkir di gedung-gedung atau mall sudah mencapai Rp. 4.000,- per jam. Lewat 1 detik pun sudah mesti bayar tambahan jam. Jadi bila 1 jam 1 detik berarti sudah dihitung 2 jam, yang berarti Rp, 8.000,-. Padahal kadang-kadang dari pengambilan tiket parkir masuk sampai mendapatkan tempat parkir, mungkin saja kita mesti berputar-putar dalam keputusasaan sampai lebih dari setengah jam untuk mendapatkan tempat parkir yang kosong. Keluar dari tempat parkir pun tidak mudah, bisa juga mencapai setengah jam. Tetapi semua kesulitan dari mencari tempat parkir yang kosong dan keluar dari tempat parkir yang mesti antri panjang juga termasuk biaya yang harus dibayarkan saat bayar biaya parkir, di sini jelas ada ketidak adilan. Ada hal yang salah. Gedung parkir dan pengelolanya makin kaya sedangkan konsumen makin tertindas. Apakah ini adalah kebijakan yang baik dan adil ?

Lalu kenapa juga biaya parkir bisa juga dikenakan kepada pemilik rumah, pemilik ruko, pemilik kantor yang parkir di depan rumahnya, di depan rukonya, ataupun di depan kantornya? Hal ini terjadi terutama di daerah-daerah pusat keramaian. Dimana-mana muncul tukang parkir yang tidak jelas bekerja untuk siapa, kemana saja uang parkir yang didapat, semua uang tersebut tidak jelas pengelolaannya dan berakhir dimana ?

Bahkan di depan sekolah, tempat les buat anak-anak, rumah sakit pun parkir disamakan, padahal tidak ada nilai tambah (tidak ada penghasilan) dari kegiatan menjemput anak di sekolahan, atau mengantar anak ke tempat les, atau berobat di rumah sakit. Bukankah semua ini hanya memberatkan masyarakat. Sepertinya semua orang asal sudah menjaga jalanan, sudah boleh jadi preman jalanan atau raja jalanan dan memungut uang parkir.

Kalau kebijakan menaikkan harga parkir mobil adalah untuk mengurangi mobil pribadi, maka itu sama saja seperti petinju yang sudah terdesak di pojok ring tinju yang tidak bisa mundur lagi dan terus dicecar dengan pukulan-pukulan mematikan, maka petinju itu hanya bisa bertahan tanpa berdaya. Maka demikianlah pengendara mobil pribadi ketika harga parkir dinaikkan hanya bisa bertahan saja seperti petinju yang sudah terpojok di sudut ring tinju. Mau beralih ke kendaraan umum, yang mana? Kan belum siap.

Semrawut dan Macet di Jakarta

Dari foto di atas terlihat di sebelah kanan ada busway (Bus Trans Jakarta) di jalur busway, dan di depan sebelah kiri sebuah bus (Bus Metro Mini) memotong di depan busway (Bus Trans Jakarta) tersebut, dan di belakang bus (Bus Metro Mini) tersebut ada mobil pribadi dengan jarak yang sangat dekat (mepet), dan antara mobil pribadi dan busway (Bus Trans Jakarta) ada sepeda motor sedang memaksa masuk di space sempit antara busway (Bus Trans Jakarta) dan mobil pribadi. Hal ini selain sangat membahayakan nyawa dan juga sangat beresiko pada kerusakan mobil yang akan tergores oleh stang sepeda motor, juga menjadikan jalan raya di Jakarta sangat semrawut.  Tidak ada pemisahan antara mobil dan sepeda motor dan sepeda motor boleh seenaknya menyelonong ke mana-mana. memang nyawa sepertinya kurang berharga dan sulit mempertahankan body dan cat mobil dalam keadaan mulus karena dengan mudahnya disenggol oleh sepeda motor.

Kalau selalu pemerintah atau pejabat berfikir bahwa pengguna mobil adalah orang kaya, maka itu jelas salah besar !

Kenapa salah besar ? Karena mobil di Jakarta bukanlah barang mewah untuk dipamerkan, tetapi kendaraan yang dibutuhkan karena kegagalan pemerintah dalam melayani rakyatnya dengan transportasi massal yang baik, yang murah, dan manusiawi.

Mobil juga ada kelas-kelas nya, baik dari merk nya, dari type nya maupun dari harga nya. Kalau mobil-mobil termurah dari merk-merk biasa dan bukan dari merk-merk yang dikenal sebagai mobil mewah, maka mestinya dikategorikan sebagai mobil biasa, dan tidak layak disamakan ataupun diklasifikasikan sebagai mobil mewah.

Pernah kita mendengar kata-kata sebagai berikut : bisa beli mobil, tetapi tidak sanggup beli bahan bakar minyak (bbm) nya. Jadi mungkin saja ada kelompok kelas masyarakat yang hanya mampu membeli mobil (mungkin juga masih kredit dan belum lunas), tetapi kesulitan membeli bbm (bahan bakar minyak) nya. Dalam kondisi transportasi massal belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, maka terpaksa rakyat mesti membeli mobil walaupun beli dengan terpaksa sehingga menyulitkan likwiditas keuangan.

Memang negara bisa berpesta pora dengan pajak kendaraan yang begitu besar dan menggiurkan, tetapi masyarakat begitu tersiksa, apalagi saat sudah memiliki mobil, terpaksa jadi supir (dengan menyetir mobil sendiri) karena untuk membayar supir belum tentu mampu, lalu ketika masuk ke dalam hiruk pikuk jalanan, ternyata kadang untuk jarak tempuh pendek saja bisa memakan waktu berjam-jam, karena kemacetan yang luar biasa.

Jalanan begitu semrawut, sepeda motor bisa dengan seenaknya memotong di depan mobil, atau memepet dari sebelah kiri, memepet dari sebelah kanan, bahkan kadang kala ada sepeda motor yang dengan seenaknya berjalan berlawan arah arus jalan. Semuanya hanya mencari peluang atau kesempatan untuk berjalan lebih cepat, karena sudah terlalu banyak waktu habis di jalan, sedangkan sudah ditunggu orang, atau sudah terlambat dari janji atau terlambat dari jadwal. Orang-orang pada buru-buru dan cenderung emosional dan stress, hal yang tidak baik untuk kesehatan jiwa tentunya.

Mobil-mobil juga sering sangat berdekatan, kadang-kadang mobil di sebelah kiri atau pun di sebelah kanan bisa bersentuhan kaca spionnya atau bertabrakan kaca spionnya. Kemacetan membuat pengendara mobil sulit memprediksi waktu tempuh. Waktu yang dihabiskan di jalanan begitu lama sehingga membuat waktu produktif sangat tersita, sehingga membuat banyak orang yang kehilangan kesempatan untuk berproduksi, untuk bekerja, untuk mencari penghasilan, dan untuk memiliki waktu bersama keluarga.

Menaikkan uang parkir dengan harapan pemakai kendaraan pribadi (mobil pribadi) beralih ke kendaraan umum itu adalah mustahil bila transportasi umum tidak memadai, tidak aman, dan tidak nyaman. Sering kita menyaksikan jalur busway yang kosong tanpa bus, sedangkan di luar jalur busway begitu macet luar biasa. Tentu hal ini sangat ironis sekali, bahkan banyak penumpang busway yang menumpuk dan antri untuk naik busway. Seharusnya jalur busway yang sudah mengambil lebar jalan sehingga menjadikan jalan makin sempit, agar bisa digunakan secara maksimal, busway mesti ditambah dan tidak seharusnya penumpang antri. Bukankah calon penumpang yang ada saja sudah antri, apalagi kalau pemilik kendaraan pribadi ikut naik busway, maka antrian akan tambah parah? Jadi mestinya busway cukup dan tidak terjadi antri yang menyulitkan di halte-halte busway supaya pengendara mobil pribadi mau beralih dan naik busway.

Pencanangan dimulainya pembangunan MRT (mass rapid transport) oleh Gubernur DKI Jakarta Bapak Jokowi merupakan langkah awal yang baik, walaupun sudah sangat terlambat. Tetapi bagaimanapun juga terlambat masih lebih baik daripada tidak sama sekali. Memang kita bisa berharap pada Bapak Jokowi karena beliau memiliki pemikiran bahwa transportasi umum mesti lebih diprioritaskan, mesti ditata dan dibangun. Bukan seperti yang selama ini terjadi, rakyat dibiarkan mencari jalan pintas sendiri, sehingga bermunculan sepeda motor – sepeda motor yang membuat lalu lintas makin semrawut dan tidak keruan. Kecelakaan lalu lintas makin tinggi dan banyak yang menjadi korban kecelakaan di jalanan dengan banyaknya sepeda motor, apalagi pengendaranya banyak yang asal bisa saja. Munculnya banyak sepeda motor juga sangat menyulitkan usaha mobil-mobil angkot (angkutan kota) yang menjadi kekurangan penumpang. Konsumsi bahan bakar minyak juga menjadi meningkat luar biasa, karena bila banyak sepeda motor maka konsumsi bahan bakar akan banyak juga, berbeda dengan kendaraan umum, yang tentunya jauh lebih hemat bahan bakar, karena dengan konsumsi bbm (bahan bakar minyak) yang sedikit sudah mampu mengangkut banyak orang. Jadi yang terjadi selama ini sangat bertolak belakang dengan keinginan menghemat bahan bakar minyak (bbm), dengan membiarkan sepeda motor makin banyak dan transportasi massal tidak dikembangkan dengan sewajarnya.

Di samping itu, banyaknya beton-beton pembatas jalan dari beton atau beton-beton yang cuma ditaruh begitu saja di jalanan, sebenarnya juga sangat membahayakan pengendara lalu lintas. Mestinya pembatas-pembatas jalanan menggunakan material-material yang manusiawi juga, sehingga bila secara tidak sengaja disenggol oleh mobil, maka mobilnya tidak rusak. Kita bisa melihat beton-beton pembatas yang tinggi-tinggi di ujung Jalan Diponegoro menuju Jalan Salemba, atau di Jalan Boulevard Barat Kelapa Gading. Sedikit saja mobil menyentuh beton tersebut maka akan rusaklah mobilnya. Beton-beton pembatas jalan ini pun sangat membahayakan terutama saat terjadi banjir, karena beton-beton tersebut tidak terlihat dan tertutup genangan air banjir.

Memang lalu lintas begitu macet dan semrawut, tetapi kita masih berharap hadirnya Gubernur baru DKI Jakarta Jokowi bisa membuka jalan untuk mengatasinya secara bertahap agar generasi mendatang bisa lebih mudah dalam berpergian, dengan lebih banyak alternatif kendaraan umum yang nyaman, aman dan layak serta manusiawi.

Gedung-gedung Tertinggi Di dunia

Memiliki gedung tertinggi di dunia tentu menjadi ambisi semua negara di dunia, terutama negara yang mampu ataupun negara yang berpenduduk yang mampu (kaya). Seorang swasta atau seorang warga negara biasa pun bisa berambisi membangun dan memiliki gedung tertinggi di dunia. Atau sebuah perusahaan nasional atau multi nasional dengan aset dan kemampuan besar juga bisa mewujudkan impian memiliki gedung tertinggi di dunia.

Membangun gedung tertinggi di dunia bukanlah menjadi hal sulit secara teknik, karena ilmu teknik sipil, baik teknologi pondasi, teknologi struktur, teknologi konstruksi, teknologi bahan bangunan, teknologi manajemen bangunan, dan teknologi alat dan peralatan pendukung pembangunan gedung tinggi sudah dikuasai oleh manusia modern saat ini.

Pemilihan lokasi yang strategis, kondisi tanah pendukung, dan modal kerja merupakan hal penting lainnya.

Seperti yang kita ketahui, dahulu negara kita Indonesia juga memiliki rencana membangun sebuah gedung yang kalau jadi akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu gedung tinggi di dunia, yang dikenal dengan nama Menara Jakarta. Menara Jakarta ini rencananya akan dibangun oleh perusahaan swasta nasional. Krisis ekonomi yang parah pada tahun 1997 menyebabkan rencana ini berantakan dan tidak terwujud sampai sekarang. Walaupun sempat pondasinya dibangun kembali dan diselesaikan, tetapi kelanjutannya tidak jelas lagi. Rencana Menara Jakarta adalah berlokasi di dalam area Kota Baru Kota Baru Bandar Kemayoran Jakarta, tepatnya dekat dengan lokasi Pekan Raya Jakarta (PRJ) di Jakarta Pusat.

Memiliki gedung tertinggi dunia, bukan hanya mengangkat harkat dan martabat bangsa dan negara yang bersangkutan. Juga akan menjadikan gedung tersebut menjadi magnet pariwisata. Wisatawan domestik dan mancanegara akan berkunjung dan mencoba melihat view kota dengan naik lift ke lantai tertinggi yang dimungkinkan.

Gedung tinggi ini pun sangat mendukung telekomunikasi karena bisa berfungsi sebagai menara komunikasi yang bisa mencapai radius jernih sampai jarak atau radius yang sangat luas, dengan signal dan frekwensi yang bebas hambatan.

Selain itu semua, tentu pembangunan gedung tinggi ini akan memberikan banyak jenis lapangan kerja kepada masyarakat, dari tenaga buruh, tenaga administrasi sampai tenaga ahli. Bahkan gedung tinggi ini bisa menjadi icon suatu kota bahkan suatu negara.

Sepuluh menara tertinggi di dunia

Sepuluh menara tertinggi di dunia

Foto Sepuluh Menara Tertinggi Di dunia ini kami foto dari salah satu gambar yang tertera di dalam gedung menara Twin Towers (Petronas Tower) yang merupakan Menara Tertinggi di Kuala Lumpur – Malaysia.

Berikut ini berupa cuplikan tulisan dari Harian Kompas, hari Sabtu tanggal 16 Maret 2013 dari Fitur Klasika (Arsitektur) berjudul : Ini dia calon gedung tertinggi dunia, sebagai berikut :

Anda masih ingat bangunan tertinggi di Eropa yaitu The Shard? Ya, gedung yang terletak di Inggeris ini memiliki tinggi 310 meter. Tak puas hanya menjadi yang teringgi di Eropa, arsitek The Shard rencananya akan membangun gedung tertinggi di dunia.

Saat membangun The Shard, Qatar National Bank selaku donatur menghabiskan biaya sekitar Rp. 2,19 triliun. Saat pertama kali diresmikan, gedung ini diresmikan, gedung ini mengadakan pertunjukan laser di London, Inggeris.

Setelah selesai dibangun, The Shard dijadikan tempat untuk kantor, rumah, apartemen mewah, toko, restoran, hotel dan sebuah kompleks bangunan. Dibangun dengan desain meruncing di bagian atas, gedung ini melambangkan gunung es yang menyeruak dari Sungai Thames.

The Shard memiliki 95 lantai yang menawarkan pemandangan sejauh 40 mil ke seluruh London. Menariknya, gedung ini termasuk ramah lingkungan. Hal ini dilihat dari penggunaan 20 persen baja untuk proses konstruksi yang merupakan bahan daur ulang.

Selain itu, 95 persen limbah yang dihasilkan selama konstruksi didaur ulang. Tak hanya itu, The Shard mempunyai taman langit di setiap lantai yang menawarkan ventilasi alami.

Melihat kesuksesan The Shard di Inggeris, Arab Saudi tak mau kalah. Melalui anggaran sekitar Rp. 11,5 triliun, mereka bekerja sama dengan arsitek The Shard untuk membangun gedung tertinggi di dunia. Gedung ini rencananya akan diberi nama Kindom Tower dan dibangun di Jeddah, Arab Saudi.

Kingdom Tower. Berapa tinggi Kongdom Tower? Sebagai gambaran, gedung tertinggi di dunia saat ini adalah Burj Khalifa di Dubai yang memiliki tinggi 828 meter. Nah, Kingdom Tower akan memecahkan rekor dunia karena memiliki tinggi 1.000 meter.

Pembangunan gedung ini akan dimulai pada tahun 2013 dan diperkirakan selesai dalam waktu 63 bulan. Kingdom Tower akan terdiri dari hotel bintang lima, apartemen, ruang kantor, dan observatorium untuk mengamati benda-benda langit. Gedung seluas 500.000 meter persegi ini akan menghadap ke Laut Merah.

Nah, bagaimana dengan gedung di Indonesia? Khabarnya, negara kita juga akan membangun gedung super menjulang yang diberi nama Signature Tower. Gedung ini dirancang memiliki 111 lantai dengan tinggi 638 meter. Signature Tower rencananya akan dibangun di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.

Demikianlah kutipan dari tulisan dari Harian Kompas rubrik Klasika tersebut di atas.

Jadi jelas, bahwa bukan negara super power atau negara dengan pendapatan per kapita tertinggi atau negara dengan kemajuan teknologi tercepat yang mampu membangun gedung tertinggi di dunia. Niat dan ambisi suatu negara disertai kemampuan mengelola keuangan akan bisa melahirkan gedung tertinggi di dunia, yang sekaligus menjadi gedung multi fungsi, baik fungsi sosial, fungsi penghunian, fungsi komersial, dan fungsi penunjang kemampuan teknologi lainnya.

Semoga negara kita pun akan segera memiliki gedung tertinggi di dunia, setidaknya tertinggi di Asia Tenggara dalam waktu dekat ini.

Olympus Has Fallen vs GI Joe Retaliation

Film Layar Lebar berjudul : G.I. Joe Retaliation

Film Layar Lebar berjudul : G.I. Joe Retaliation

Pada minggu yang hampir bersamaan film Barat : Olympus Has Fallen dan film Barat : G.I. Joe Retaliation diputar di bioskop-bioskop utama di ibukota Indonesia : Jakarta. Kedua film Barat ini mempunyai sisi dan aspek yang sama, dan juga punya perbedaan yang sangat besar, tetapi kedua film ini memang menarik, dengan aksi yang bagus dan suasana yang diciptakan dalam kedua film tersebut mengundang rasa ingin tahu sampai akhir cerita filmnya.

Berikut ini adalah contoh poster kedua film Barat yang dimaksud :

Olympus Has Fallen

Olympus Has Fallen

GI Joe

GI Joe

Terlihat bahwa poster kedua film Barat tersebut juga sudah sangat berbeda jauh.

Lalu apa yang sama antara kedua film tersebut ?

Kedua film Barat ini sama-sama mengambil cerita mengenai Presiden Amerika Serikat. Memang cerita yang mengenai hal-hal besar selalu menarik perhatian dan diminati oleh penonton di seluruh dunia, karena orang lebih suka berfikir besar (Thinking Big).

Pada kedua film tersebut, Presiden Amerika Serikat sama-sama menjadi tawanan (sandera) dan kendali negara Amerika Serikat di bawah tekanan penjahat.

Cerita yang bersifat khayal ini tentu saja bisa berguna untuk menjadi bahan pertimbangan dan bahan evaluasi bagi pertahanan Amerika Serikat apabila hal-hal seperti ini benar-benar suatu hari menjadi ancaman, sehingga telah siap mengantipasinya dengan baik, ataupun melakukan hal yang bisa mencegah kejadian-kejadian yang dikhayalkan dalam film-film ini.

Lalu perbedaannya adalah jalan ceritanya dan memang perbedaannya sangat menyolok.

Pada Film Olympus Has Fallen, digambarkan bahwa Gedung Putih yang menjadi kebanggaan Amerika Serikat dan sekaligus pusat pemerintahan dikuasai oleh kelompok penjahat bersenjata, bahkan Presiden Amerika Serikat beserta staff intinya digambarkan menjadi sandera dan disiksa oleh kelompok penjahat yang berhasil menguasai Gedung Putih, sehingga bisa memaksakan kehendak kelompok penjahat yang hampir saja meledakkan seluruh senjata nuklir Amerika Serikat di dalam penyimpanannya di dalam negara Amerika Serikat sendiri, dengan resiko kematian dan pemusnahan massal yang luar biasa di dalam negara Amerika Serikat. Untunglah ada seorang pasukan pengawal presiden yang selamat dan bergerilya di dalam Gedung Putih untuk menaklukkan kelompok penjahat ini serta menyelamatkan nyawa Presiden Amerika Serikat. Seorang pengawal presiden yang tadinya gagal menyelamatkan istri Presiden sehingga tewas dalam kecelakaan mobil, tetapi akhirnya dengan gigih melakukan perlawanan di dalam Gedung Putih secara sendirian saja. Mulai dari menyelamatkan anak Presiden Amerika Serikat, hingga berhasil membunuh Ketua kelompok penjahat yang sudah menguasai Gedung Putih.

Sedangkan pada film G.I. Joe Retaliation, digambarkan bahwa Presiden Amerika Serikat disandera dan dipalsukan oleh penjahat, sehingga Ketua penjahat yang tampil sebagai Presiden palsu. Pada film G.I. Joe Retaliation ini, pasukan Joe digambarkan sebagai agen-agen pemerintah yang sangat terlatih, tetapi tiba-tiba dikorbankan. Dan pada saat mereka berjuang mempertahankan hidup mereka dan mencari tahu kenapa Presiden Amerika Serikat tampil dengan cara dan gaya berbahasa yang berbeda dengan sebelumnya, akhirnya berusaha menyelamatkan Presiden Amerika Serikat yang asli. Dalam film Barat G.I. Joe Retaliation ini juga melibatkan ilmu pedang dan ninja, serta tokoh penjahat yang punya kekuatan khusus. Pada detik terakhir, akhirnya Joe ini berhasil menyelamatkan Presiden Amerika Serikat yang asli dan menggagalkan peluncuran nuklir yang hampir saja diledakkan, dan tampil sebagai pahlawan.

Film memang adalah sekedar film saja, tetapi film juga sangat bermanfaat untuk membuat orang berfikir lebih terbuka selain sebagai hiburan. Kedua film Barat ini memang sungguh memberikan pendidikan akan bahaya dari senjata nuklir, yang bisa sangat berbahaya kalau dikuasai dan digunakan secara salah. Semoga manusia lebih memikirkan hidup damai daripada perang dan memusnahkan lawan dengan senjata mematikan seperti senjata nuklir. Damai itu lebih indah.

Opera Sampek Entay di Gedung Kesenian Jakarta

Berikut ini adalah beberapa foto dari adegan-adegan Sampek Entay – Bukan Cinta Yang Biasa ……. yang dibawakan oleh Teater Koma di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) pada malam tanggal 13 Maret 2013 :

Dari foto-foto di atas, kita bisa melihat beberapa contoh lakon yang dibawakan oleh Teater Koma. Pertunjukan oleh Teater Koma ini akan berlangsung setiap hari dari Tanggal 13 Maret 2013 sampai 23 Maret 2013. Opera ini merupakan produksi ke – 127 dari Teater Koma.

Pada tahun 2004, Teater Koma pernah meraih Piagam Penghargaan Meseum Rekor Indonesia atas prestasi Pementasan Teater Terlama Dengan Lakon “Sampek Engtay” dan dipentaskan 80 kali dengan 7 peran pemain yang sama.

Opera Sampek Entay kali ini disponsori oleh Group Djarum dan juga BCA, dan diberi judul Sampek Entay Bukan Cinta Yang Biasa ….

Sampek Engtay merupakan kisah legenda cinta dari negara Tiongkok yang sangat terkenal dan sudah dijadikan sumber inspirasi oleh berbagai kelompok kesenian, berbagai kelompok teater, bahkan juga oleh dunia perfilman dalam membuat karya besar berlandaskan cerita yang melegenda ini.

Sudah banyak film, lagu, opera dan pertunjukan lainnya yang dibuat dengan menggunakan judul maupun sumber cerita Sampek Entay ini.

Dalam kisah Sampek Engtay yang mengambil latar cerita masa lampau, saat seorang perempuan tidak punya kesempatan yang sama dengan seorang lelaki dalam hal pendidikan. Dan seorang gadis pergi meninggalkan kampung halaman untuk bersekolah di sekolah yang seluruhnya hanya untuk para lelaki saja. Dengan menyamar sebagai seorang lelaki si gadis yang dikenal dengan nama Engtay mendaftar dan sekolah di sekolah para pria tersebut, dan berkenalan dengan seorang pelajar pria yang bernama Sampek. Kedua orang ini mengangkat saudara dan bahkan tidur dalam 1 (satu) ranjang yang sama dengan hanya dipisahkan dengan tali saja.

Si pria Sampek tidak tahu kalau teman sekamarnya Engtay adalah seorang gadis dan dikira seorang lelaki. Mereka berteman dan menjadi akrab, sampai akhirnya Sampek menyadari kalau Entay adalah seorang perempuan. Dan mereka pun (Sampek dan Engtay) saling jatuh cinta dan saling menyintai, tetapi rupanya Engtay secara mendadak dipanggil pulang oleh ayahnya dan akan dinikahkan dengan pria lain yang dijodohkan oleh orang tuanya.

Sampek yang baru menyadari temannya Engtay adalah seorang perempuan dan menyadari cintanya yang mendalam pada Engtay pun merasa kehilangan dan rindunya tak tertanggung. Di sinilah drama cerita itu dimulai. Silakan baca buku-buku ataupun pertunjukan bertema Sampek Entay untuk mengetahui cerita lengkapnya.

Pada opera ini tentu saja dialog dan seni tari yang ditampilkan sudah dirubah oleh sutradaranya yaitu N. Riantiarno, dengan mengambil lokasi Betawi dan Banten sebagai tempat cerita kejadian. Tetapi memang inti dari cerita yang melegenda yaitu Sampek Entay ini sangat menjual, bisa dilihat dari banyaknya penonton dan peminat yang memenuhi Gedung Kesenian Jakarta.

Kita juga mengenal cerita Romeo dan Juliet dari Dunia Barat. Atau cerita Siti Nurbaya dari Sumatera Barat.

Suatu cerita bisa menjadi begitu terkenal dan menjadi legenda, demikian juga dengan lagu, tarian, film, dan sebagainya.

Manusia memang punya kemampuan untuk membuat hal-hal besar dan kita pun ditantang untuk menciptakan hal-hal besar.

Tembok Besar China, Borobudur, Menara Pisa, adalah beberapa contoh karya besar manusia dalam bidang fisik.

Maka sudah saatnya para pembesar membangun dan menciptakan karya besar yang baru agar benar-benar menjadi orang besar yang benar-benar diakui besar oleh manusia dan kemanusian.