Beralih ke Sepeda Listrik Go Green

Zaman telah banyak berubah. Sejak diketemukannya listrik oleh Thomas Alva Edison (lahir 11 Februari 1847 -meninggal 18 Oktober 1931), maka peradaban manusia pun banyak berubah dan mengalami kemajuan yang sangat significant bahkan boleh dibilang sangat spektakuler.

Bahkan energi listrik pun bisa disimpan dalam aki kering yang kemudian bisa dimanfaatkan dengan mudah, praktis, dan murah pula.

Berbagai macam peralatan electronic telah menggunakan aki kering, dan sangat memudahkan karena mudah dibawa-bawa dan bisa dipakai hanya saat diperlukan saja. Peralatan-peralatan yang menggunakan aki kering antara lain : kalkulator, handphone, bahkan saat ini sudah banyak digunakan sebagai tenaga listrik untuk sepeda listrik (sepeda electric).

Saat orang-orang masih menggunakan sepeda motor dengan berbagai keruwetannya, maka telah dipakai secara luas di jalan raya (terutama di kota Shanghai) yaitu sepeda listrik (sepeda electric) yang ramah lingkungan, praktis, murah, dan mudah penggunaannya.

Mengapa dikatakan praktis, karena sepeda listrik (sepeda electric) tidak menggunakan STNK (surat tanda nomor kendaraan), tidak memerlukan SIM (surat ijin mengemudi) karena sepeda listrik (sepeda electric) bisa dikayuh (digowes) seperti sepeda pada umumnya, selain bisa dijalankan dengan tenaga listrik (setrum) dari aki nya.

Juga tidak perlu memanaskan mesin, tidak perlu tune up dan service berkala, tidak perlu ganti oli, dan tidak perlu mengantri dan beli bbm (bahan bakar minyak), tidak butuh bensin, sehingga juga menjadi sangat ekonomis.

Antri untuk isi bensin

Lihat foto di atas, betapa repotnya menggunakan sepeda motor kalau setiap kehabisan bensin, mesti antri di SPBU atau pom bensin, selain capek, juga banyak polusi dan melelahkan. Dan kalau pom bensin kehabisan bensin maka tambah repot lagi. Belum lagi harga bensin yang terus naik dari tahun ke tahun.

Karenanya sepeda listrik (sepeda electric) merupakan pilihan bijak, selain mudah, praktis, juga murah, baik dari segi harga, maupun dari segi penggunaannya karena hanya diperlukan mengisi aki keringnya dengan charger yang disediakan.

Berikut ini adalah contoh Sepeda Listrik (Sepeda Electric) Go Green :

Sepeda Electric Go Green Import

Karena Sepeda Listrik termasuk masih baru di Indonesia, maka sering timbul pertanyaan : apakah sepeda listrik bisa dipakai di jalan raya ? Jawabannya tentu saja YA !

Memang Sepeda Listrik untuk digunakan sebagai alat transportasi di jalan raya. Sepeda Listrik bukanlah sepeda-sepeda mainan, tetapi adalah alat transportasi di jalan raya yang bisa diandalkan.

Juga ada pertanyaan siapa saja yang menggunakan Sepeda Listrik ? Jawabannya bisa siapa saja, mulai dari anak-anak (yang kakinya sudah bisa sampai menginjak lantai dalam posisi naik sepeda listrik) sampai orang dewasa ataupun orang tua.

Dari semua lapis masyarakat, orang-orang dari golongan ekonomi mapan seperti di perumahan-perumahan mewah, sangat memerlukan sepeda listrik sebagai transportasi di dalam lingkungan perumahan, yang jarak dari satu cluster rumah ke cluster rumah lainnya cukup jauh, bahkan jarak dari rumah ke gerbang utama atau ke jalan raya sangat jauh, maka Sepeda Listrik ini sangat bermanfaat dan membantu.

Mengantar anak-anak ke sekolah juga sangat mudah dan praktis dengan sepeda listrik, selain murah juga sangat ramah lingkungan.

Ibu-ibu rumah tangga yang berbelanja ke pasar tradisional, sangat cocok menggunakan sepeda listrik. Sepeda Listrik bisa juga dipinjamkan pada para pembantu rumah tangga untuk meringankan tugas ibu dalam melaksanakan tugas belanja ke pasar ataupun belanja kebutuhan-kebutuhan mendadak yang diperlukan oleh keluarga. Belanja makanan (baik makan pagi, makan siang, maupun makan malam) bisa dilakukan oleh pembantu rumah tanggan dengan cepat cukup dengan menggunakan sepeda listrik ke restoran, cafe ataupun warung di sekitar perumahan.

Sepeda listrik juga hanya membutuhkan space atau tempat yang tidak begitu besar untuk penyimpanannya di rumah.

Dengan berbagai kegunaan dan manfaatnya serta kepraktisan dan kemudahannya, maka pilihan sepeda listrik sudah mulai menjadi pilihan bijak saat ini.

Berikut ini adalah contoh sepeda listrik yang dimaksud :

Sepeda listrik Go Green Merah dilihat dari samping depan

Untuk Informasi dan Pemesanan, silakan hubungi :

Pak Awi, Hp : 0813 8900 7000.

Sepeda Listrik Merajai Shanghai

Melihat judul di atas, yaitu : Sepeda Listrik Merajai Shanghai, adalah sama dengan judul artikel di Harian Kompas, terbitan hari Rabu Tanggal 14 November 2012 dalam Teropong – Internasional, rubrik Transportasi, tulisan Lukas Adi Prasetya.

Tetapi kami ingin membahasnya dengan sisi pandang yang sedikit berbeda.

Berikut ini contoh foto Sepeda Listrik atau dikenal juga dengan nama Sepeda Electric :

Sepeda Listrik / Sepeda Electric

Sepeda Listrik / Sepeda Electric

Terlihat dengan jelas di foto Sepeda Listrik / Sepeda Electric ini, tentu kita bisa melihat fungsinya yang sebenarnya sama dengan sepeda motor biasa, yaitu bisa membonceng, bisa dijalankan tanpa dikayuh karena pada sepeda listrik ada aki yang menjadi tenaga listrik untuk menjalankan sepeda listrik ini. Bahkan pada Sepeda Listrik ini, juga dilengkapi dengan keranjang di depan yang bisa untuk membawa dan mengangkut barang-barang.

Dari segi bentuk juga tidak berbeda banyak antara sepeda listrik dengan sepeda motor, tetapi penggunaan sepeda listrik jauh lebih praktis. Tidak dibutuhkan SIM (Surat Ijin Mengendarai) untuk Sepeda Listrik, karena sepeda listrik termasuk kategori sepeda biasa. Sepeda listrik bisa dijalankan dengan dikayuh (digowes) saja tanpa menghidupkan mesinnya sama sekali. Tidak ada pelat nomer polisi seperti sepeda motor, dan tidak ada BPKB dan STNK sehingga biayanya menjadi murah dan tidak perlu terikat dengan berbagai urusan administrasi.

Kelebihan lain dari sepeda listrik adalah bahwa sepeda listrik tidak perlu tiap hari dipanaskan mesinnya bila tidak digunakan, sehingga tidak merepotkan. Sedangkan sepeda motor perlu dipanaskan mesinnya setiap hari untuk memelihara mesin dan akinya agar selalu berfungsi normal.

Tanpa menggunakan bahan bakar seperti bensin, tentu saja membuat Sepeda Listrik ini murah dalam oprasionalnya dan juga tidak menimbulkan polusi dari sisa pembakaran bahan bakar bensin yang terjadi pada sepeda motor.

Ini semua tentu menjadi alasan yang kuat sehingga Sepeda Listrik bisa merajai Sanghai, yang merupakan kota bisnis terbesar di negara China.

Di Sanghai, sepeda listrik ini diberikan lajur tersendiri yang lapang. Kita bisa melihat sepeda listrik hilir mudik di tengah-tengah padatnya lalu lintas kota Sanghai. Bahkan sepeda listrik ini sudah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan transportasi kota Sanghai, mendampingi berbagai merk mobil dan truk.

Pagi-pagi sekali, sepeda listrik ini telah mengantar pemiliknya ke tempat kerja, mengantar anak ke sekolah, juga ke pasar, ke toko dan berbagai kegiatan lainnya. Anak-anak muda berangkat kuliah bahkan pasangan suami istri pun ada yang bersepeda listrik dengan santai. Petugas delivery order restoran cepat saji, loper koran, bahkan penjual sayur keliling juga memakai sepeda listrik. Sangat jarang ada sepeda motor di jalanan.

Di sepanjang jalan, tempat-tempat parkir  banyak dipenuhi dengan sepeda listrik dan dikunci rodanya di tempat parkir.

Pengemudi mobil dan truk menghormati para pengendara sepeda listrik, mereka biasanya mempersilakan sepeda listrik melaju duluan jika berpapasan.

Mengapa sepeda listrik bisa merajai kota Sanghai ? Ternyata pemerintah China telah lama melarang motor bensin dipergunakan di kota besar, namun masih boleh digunakan di pinggiran kota dan di kota kecil saja. Alasannya, kota-kota di China semakin padat dan semakin tercemar polusi. Namun sejalan dengan itu, pemerintah China juga serius mendorong warganya untuk bersepeda maupun bersepeda listrik, antara lain dengan membuat jalur tersendiri yang cukup lapang jika dua sepeda listrik berpapasan.

Hampir di seluruh jalan di China memiliki tempat parkir sepeda kayuh maupun sepeda listrik. Tentu saja biaya parkir untuk sepeda listrik ini juga jauh lebih murah dari pada parkir mobil.

Karena kebijakan pemerintah kita belum mengarahkan warganya untuk bersepeda setiap hari, maka tentu saja kalau kita bersepeda di tengah-tengah kota bisa saja berbahaya karena bercampur baur dengan motor bensin, mobil, bus, sampai truk. Maka sepeda listrik ini hanya cocok di dalam lingkungan kompleks perumahan, atau di jalan-jalan lingkungan yang bukan merupakan jalur jalan kendaraan umum.

Banyaknya kompleks perumahan yang besar-besar, tentu saja sangat menyulitkan warga untuk keluar ke jalan raya yang jauh dari rumah, dan ini sebenarnya bisa diatasi dengan bersepeda listrik.

Maka ada baiknya kita memulai dengan bersepeda listrik dan mulai meninggalkan sepeda motor yang memboroskan bbm (bahan bakar minyak) bensin dan menghasilkan polusi yang tinggi.

Ingin tahu lebih banyak mengenai sepeda listrik, atau ingin membeli sepeda listrik, silakan baca website :

http://angelasalim.com/sepeda-listrik-sepeda-electric

Harga sepeda listrik juga jauh lebih murah dibandingkan dengan sepeda motor bensin.

Sepeda Listrik (Electric Bicycle) Go Green

Sepeda Listrik (Electric Bicycle) Go Green

Sepeda Listrik Go Green dengan keranjang pakai tutup

Sepeda Listrik Go Green dengan keranjang pakai tutup