Penahanan KPK terhadap pejabat-pejabat utama negara

Pada hari ini, hari Kamis tanggal 17 Oktober 2013 kita bisa menyaksikan penahanan Mantan Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) Andi Alifian Mallarangeng oleh KPK di televisi-televisi tanah air. Berikut ini adalah foto yang kami ambil dari televisi yaitu : TV One dan Metro TV yang menyiarkan penahanan Andi Alifian Mallarangeng, sebagai berikut ini :

Andi Alifian Mallarangeng yang telah mengenakan baju tahanan KPK sudah lama ditetapkan sebagai tersangka pada kasus korupsi Hambalang yang merugikan keuangan negara, tetapi baru hari ini resmi ditahan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Menurut juru bicara KPK Johan Budi, tersangka Andi Alifian Mallarangeng ditahan demi untuk kepentingan penyidikan kasus korupsi Sarana dan Prasarana olah raga Hambalang yang telah merugikan keuangan negara.

Maraknya korupsi di Indonesia, bisa dilihat dari banyaknya pejabat-pejabat tinggi yang telah ditangkap dan ditahan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Masih sangat segar di ingatan kita, Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini yang ditangkap tangan oleh KPK dan telah dijadikan tersangka dan ditahan oleh KPK. Juga Ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Akil Mochtar yang ditangkap tangan oleh KPK dan juga dijadikan tersangka.

Kalau pejabat tinggi setingkat Menteri, Ketua MK, Ketua SKK Migas sudah ditahan oleh KPK dengan bukti korupsi yang telah dimiliki oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), maka bisa kita nilai betapa rusaknya dan maraknya korupsi di negara kita ini. Sungguh sangat menyedihkan, pejabat yang bergaji tinggi, dengan fasilitas yang lebih dari cukup, dan digaji untuk melayani rakyat dan untuk membela kepentingan negara, tetapi ternyata hanya memikirkan diri sendiri dan lebih memilih memperkaya diri dengan korupsi, benar-benar sangat menyedihkan. Padahal di masyarakat masih sangat banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan, bahkan untuk makan saja sulit.

Kita memang seharusnya menghargai kerja keras KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang telah berprestasi besar dengan berhasilnya KPK menangkap para koruptor-koruptor yang sangat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Rakyat ada di belakang KPK, karena rakyat memimpikan negara yang dipimpin oleh negarawan, dan bukan oleh koruptor-koruptor.

Babak selanjutnya tentu kita juga ingin menyaksikan hukuman yang berat yang dijatuhkan kepada para koruptor-koruptor yang sudah ditangkap, agar rakyat merasakan keadilan. Banyak pihak yang menyuarakan mengenai hukuman mati buat koruptor memang sudah mulai sering kita dengar. Bahkan mantan ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Jimly Assidiqie menyerukan agar jaksa penuntut mengajukan hukuman mati pada Akil Mochtar yang telah tertangkap tangan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Kita juga mengharapkan agar KPK kembali menangkap koruptor-koruptor lainnya yang masih terus menggeroti keuangan negara, yang telah menyebabkan banyaknya rakyat sulit lepas dari pengangguran dan kemiskinan. Yang kaya makin kaya, sedangkan yang miskin makin miskin. Karena yang kaya bisa membeli kebijakan negara dari pejabat korup, sedangkan yang miskin makin terinjak karena kebijakan yang menyimpang dari penjabat korup.

Walaupun pemberantasan korupsi ini seperti nya mengurai benang kusut, tetapi kalau KPK terus konsisten memberantas korupsi, maka hari demi hari diharapkan kondisi akan makin baik. Dan ini tentunya mesti disertai hukuman berat kepada para koruptor seperti pemiskinan koruptor, penyitaan harta benda pencucian uang, serta hukuman penjara seumur hidup kalaupun bukan hukuman mati.

Semoga KPK makin berprestasi, kami menantikan kejutan lainnya dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Baby Royal dari United Kingdom

Pada hari Selasa tanggal 23 Juli 2013 merupakan hari yang membahagiakan bagi bangsa Inggeris serta Kerajaan Inggeris, karena pada hari tersebut telah lahir Royal Baby yaitu Prince of Cambridge, yang merupakan calon Raja Inggeris untuk masa mendatang.

Raja Inggeris saat ini adalah Ratu Elizabeth 2, dan pewaris tahta peringkat 1 (urutan pertama) adalah Pangeran Charles, disusul peringkat 2 (urutan kedua) adalah Pangeran William, dan peringkat 3 (urutan ketiga) adalah Prince of Cambridge yang lahir pada hari ini.

Hal ini sangat menggembirakan rakyat Inggeris dan kerajaan Inggeris karena semakin jelasnya peringkat pewaris tahta, yang menjadi indikator kelangsungan kerajaan Inggeris.

Prince of Cambridge merupakan anak lelaki dari pasangan Pangeran William dan Kate Middleton. Kisah pasangan kerajaan ini relatif kurang dari berbagai isue dan gosip, dan sangat berbeda dengan ibunya Pangeran William yaitu Lady Diana yang banyak diliput oleh berbagai kalangan pers terutama menyangkut hubungan dengan Pangeran Charles suaminya dan kehidupan pribadinya.

Saat berbagai kerajaan telah kehilangan daya magnis nya, dan banyak negara yang telah berganti dari bentuk kerajaan menjadi negara republik yang presidennya mempunyai masa jabatan terbatas dan dipilih oleh rakyat, maka kelangsungan kerajaan Inggeris ini memang merupakan salah satu kerajaan yang paling dikenal oleh masyarakat dunia. Semua perhelatan besar, seperti pernikahan dan kelahiran menjadi berita besar dunia.

Kerajaan Inggeris yang pada masa lampau terkenal dengan kejayaan angkatan lautnya telah mengarung ke seluruh dunia, dan banyak negara yang pernah menjadi jajahannya. Bahkan negara adidaya Amerika Serikat pun dulunya merupakan bekas jajahan Inggeris. Dan setelah negara-negara bekas jajahan Inggeris ini merdeka, negara-negara tersebut kemudian masuk dalam negara persemakmuran, yang mana mereka mengembangkan kerja sama ekonomi untuk kemajuan bersama.

Negara-negara yang masuk dalam negara persemakmuran yang merupakan tetangga dekat kita Indonesia adalah seperti negara Singapore dan Malaysia di sebelah Utara Indonesia, dan Australia di sebelah Selatan Indonesia.

Umumnya negara-negara bekas jajahan Inggeris, sebagian rakyatnya berbahasa Inggeris, seperti contoh negara India.

Dengan luasnya pengaruh kerajaan Inggeris di masa lampau, maka bahasa Inggeris pun banyak dipakai di seluruh pelosok dunia ini, dan merupakan salah satu bahasa Internasional. Karenanya adalah merupakan suatu kewajiban tidak tertulis bahwa kalau kita ingin keliling dunia dan bisa mudah berbicara dengan orang-orang, maka sebaiknya kita bisa berbahasa Inggeris. Bahasa Internasinal lainnya yang juga penting adalah bahasa Mandarin, karena di hampir seluruh dunia bisa kita temui China Town, ataupun orang keturunan China. Bahkan China merupakan negara dengan penduduk terbesar di dunia. Makanya bahasa Inggeris dan bahasa Mandarin menjadi bahasa penting yang saat ini banyak dipelajari oleh seluruh bangsa di muka bumi ini.

Negara-negara yang masih menganut kerajaan antara lain adalah Jepang dan Thailand. Walaupun dengan kekuasaan pemerintahan ada di tangan Perdana Menteri, maka seorang raja lebih menjadi simbol dan lambang pemersatu yang dihormati oleh rakyatnya.

Raja-raja dari kerajaan-kerajaan ini dihormati karena dahulu zaman kakek buyut mereka yaitu raja generasi dulu pernah berjasa atau membuat jasa besar, sehingga kehadiran raja-raja dinasti atau keturunannya bisa diterima oleh rakyatnya dan dihormati.

Karenanya di zaman modern, dimana kerajaan di seluruh dunia makin berkurang dengan berjalannya waktu, maka kelahiran Prince of Cambridge yang merupakan peringkat 3 pewaris tahta kerajaan Inggeris ini sangat menyenangkan pihak kerajaan Inggeris karena merupakan kelangsungan dari kerajaan Inggeris untuk masa mendatang.

Kalangan pers dan media massa dari seluruh dunia bahkan sudah cukup lama menantikan waktu kelahiran Baby Royal ini, dan bahkan khabarnya kehadiran Baby Royal membawa keberuntungan ekonomi Inggeris berupa keuntungan lebih dari Rp. 4 triliun bagi negara Inggeris.

Kami ikut senang dan mengucapkan selamat atas hadirnya Prince of Cambridge yang akan ikut mengisi sejarah dunia di masa mendatang.

Hukuman buat Koruptor

Hukuman buat Koruptor memang sering menjadi pembahasan dan pembicaraan. Kenapa ? Karena banyak rakyat yang merasakan penderitaan ataupun merasakan efek dari aksi dari para koruptor yang selain merugikan negara, juga sangat merugikan kemanusiaan dan masa depan masyarakat yang dirasakan baik langsung maupun tidak langsung.

Berikut ini kami mengutip artikel dari Koran Kompas hari Selasa tanggal 9 Juli 2013 yang lalu dari tajuk “Kilas Luar Negeri” yang berjudul : “Mantan Menteri China Dihukum Mati”, sebagai berikut :

Liu Zhijun(60), mantan Menteri Perkeretaapian China, Senin (8/7), di Beijing dijatuhi hukuman mati dengan penanggguhan 2 tahun. Ia divonis mati oleh pengadilan di Beijing karena terbukti melakukan penyuapan dan penyalahgunaan wewenang selama menjabat sebagai menteri selama 8 ┬átahun. Setelah dipuji sebagai “bapak” jaringan rel kereta berkecepatan tinggi di China, pada tahun 2011. Liu dipecat dan dilaporkan terlibat dalam skandal 800 juta yuan (130 juta dolar AS). Liu dihukum karena menerima suap sebesar 4,6 juta yuan sebagai bayaran karena telah membantu mengamankan kontrak dan mempromosikan 11 orang. Pengadilan menyatakan, Liu terlibat dalam kejahatan “sejumlah besar uang” yang menyebabkan kerugian aset publik serta melanggar hak-hak dan kepentingan negara dan rakyat China. Liu divonis hukuman mati dengan penangguhan 2 tahun. Di China, biasanya hukuman mati diubah menjadi hukuman seumur hidup. Di bawah hukum China, hukuman mati bisa dijatuhkan untuk penerima suap dengan nilai melebihi 100.000 yuan. (AFP/LOK).

Dari kutipan Harian Kompas mengenai vonis hukuman mati bagi mantan menteri di China ini, terlihat dengan sangat jelas, bahwa walaupun mantan Menteri tersebut punya jasa besar sehingga sempat disebut sebagai “bapak” jaringan rel kereta berkecepatan tinggi, tetapi hukum tetap ditegakkan dan hukuman terhadap koruptor memang tidak bisa ditawar-tawar atau ditimbang-timbang, karena korupsi lebih jahat dari kejahatan phisik yang terlihat. Korupsi oleh seorang pejabat negara memang sangat serius dan merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Menjual wewenang dengan menerima uang suap dan merugikan kepentingan negara, bangsa dan masyarakat luas, serta masa depan bangsa benar-benar harus dihukum keras.

Pejabat-pejabat tinggi bukanlah orang yang tidak berpenghasilan, ia sudah mendapatkan gaji, berbagai fasilitas dari negara baik berupa fasilitas perumahan, fasilitas mobil dinas, fasilitas perjalanan dinas, fasilitas serta tunjuangan-tunjangan lainnya, yang tentu sudah sangat cukup buat penghidupannya, karenanya bukan saja sangat tidak layak untuk melakukan pencurian uang negara, sangat tidak layak melakukan tindak kejahatan korupsi dan menerima uang suap dan menjual wewenang yang dipercayakan kepadanya.

Apalagi pejabat-pejabat yang sama sekali tidak memperlihatkan kinerja yang jelas dan melakukan korupsi dan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, memang harus dihukum sangat keras, supaya keadilan dan rasa keadilan bisa dirasakan oleh masyarakat.

Keberanian dan ketegasan pemerintah China dalam memberantas korupsi memang sangat di appresiasi dan dihargai oleh masyarakat China sendiri maupun masyarakat internasional, lalu bagaimana dengan negara kita Indonesia ? Apakah kita ingin tetap terpuruk dalam kehidupan yang tidak berkeadilan ? Dalam hukum yang tidak tegas ? Dan seolah hukum hanya berlaku tajam ke bawah dan tumpul ke atas ? Saat seorang pengangguran yang kelaparan mencuri ayam, begitu tertangkap langsung dijebloskan ke penjara dan berakhir di penjara. Sedangkan pejabat kaya raya yang mencuri uang negara dan uang rakyat dalam jumlah besar, hanya dijadikan aktor yang senyum-senyum di layar televisi dan menjadi headline-headline di surat khabar – surat khabar, serta tanpa kejelasan bagaimana proses hukum dan vonisnya. Dan ketika dijatuhkan vonis pengadilan hukumannya begitu ringan dan rakyat merasakan ketidakadilan dan seolah hukum bisa dibeli atau bisa dikendalikan oleh pejabat ataupun orang-orang yang berkantong tebal.

Bahkan ketika ada Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) dan Peringatan HUT RI 17 Agustus, para koruptor juga ikut menikmati remisi dan pengurangan hukuman. PP No. 99/2012 yang antara lain berisi mengenai pengetatan pemberian remisi atau pemotongan masa tahanan terhadap narapidana antara lain kasus korupsi, apakah sudah cukup ? Sewajarnya kalau hukuman buat koruptor adalah hukuman mati atau hukuman seumur hidup, maka kalaupun ada emisi maka hukumannya masih tetap berarti, tetapi kalau hukumannya hanya berupa vonis dalam satuan tahun atau bulan saja yang bahkan tidak lebih dari jumlah jari dalam satu tangan kita, maka remisi bisa membuat mereka seolah cuma bermain dengan hukuman itu sendiri. Apalagi selama di penjara kalau kemudian mereka bisa berjalan-jalan kemana-mana dengan seenaknya, apalah artinya hukuman itu ?

Adanya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memang sangat dinantikan kinerjanya oleh masyarakat luas. Dengan keterbatasan personal dan usia lembaga KPK ini tentulah tidak bisa menuntaskan korupsi dalam waktu cepat. Tetapi niat dan itikad sudah ada untuk melakukan pemberantasan korupsi yang dimotori oleh KPK ini. Karenanya kita harapkan suatu hari nanti para pejabat kita bisa makin sadar, terutama setelah terjadinya regenerasi yang akan berjalan sejalan dengan berjalannya waktu.

Manusia punya akal budi, dan manusia merupakan makhluk paling sempurna di dunia ini, karenanya seharusnyalah hal-hal yang merupakan kejahatan kemanusiaan seperti korupsi ini bisa menjadi musuh dan momok yang seharusnya dihindarkan oleh seluruh manusia di bumi ini.

Olympus Has Fallen vs GI Joe Retaliation

Film Layar Lebar berjudul : G.I. Joe Retaliation

Film Layar Lebar berjudul : G.I. Joe Retaliation

Pada minggu yang hampir bersamaan film Barat : Olympus Has Fallen dan film Barat : G.I. Joe Retaliation diputar di bioskop-bioskop utama di ibukota Indonesia : Jakarta. Kedua film Barat ini mempunyai sisi dan aspek yang sama, dan juga punya perbedaan yang sangat besar, tetapi kedua film ini memang menarik, dengan aksi yang bagus dan suasana yang diciptakan dalam kedua film tersebut mengundang rasa ingin tahu sampai akhir cerita filmnya.

Berikut ini adalah contoh poster kedua film Barat yang dimaksud :

Olympus Has Fallen

Olympus Has Fallen

GI Joe

GI Joe

Terlihat bahwa poster kedua film Barat tersebut juga sudah sangat berbeda jauh.

Lalu apa yang sama antara kedua film tersebut ?

Kedua film Barat ini sama-sama mengambil cerita mengenai Presiden Amerika Serikat. Memang cerita yang mengenai hal-hal besar selalu menarik perhatian dan diminati oleh penonton di seluruh dunia, karena orang lebih suka berfikir besar (Thinking Big).

Pada kedua film tersebut, Presiden Amerika Serikat sama-sama menjadi tawanan (sandera) dan kendali negara Amerika Serikat di bawah tekanan penjahat.

Cerita yang bersifat khayal ini tentu saja bisa berguna untuk menjadi bahan pertimbangan dan bahan evaluasi bagi pertahanan Amerika Serikat apabila hal-hal seperti ini benar-benar suatu hari menjadi ancaman, sehingga telah siap mengantipasinya dengan baik, ataupun melakukan hal yang bisa mencegah kejadian-kejadian yang dikhayalkan dalam film-film ini.

Lalu perbedaannya adalah jalan ceritanya dan memang perbedaannya sangat menyolok.

Pada Film Olympus Has Fallen, digambarkan bahwa Gedung Putih yang menjadi kebanggaan Amerika Serikat dan sekaligus pusat pemerintahan dikuasai oleh kelompok penjahat bersenjata, bahkan Presiden Amerika Serikat beserta staff intinya digambarkan menjadi sandera dan disiksa oleh kelompok penjahat yang berhasil menguasai Gedung Putih, sehingga bisa memaksakan kehendak kelompok penjahat yang hampir saja meledakkan seluruh senjata nuklir Amerika Serikat di dalam penyimpanannya di dalam negara Amerika Serikat sendiri, dengan resiko kematian dan pemusnahan massal yang luar biasa di dalam negara Amerika Serikat. Untunglah ada seorang pasukan pengawal presiden yang selamat dan bergerilya di dalam Gedung Putih untuk menaklukkan kelompok penjahat ini serta menyelamatkan nyawa Presiden Amerika Serikat. Seorang pengawal presiden yang tadinya gagal menyelamatkan istri Presiden sehingga tewas dalam kecelakaan mobil, tetapi akhirnya dengan gigih melakukan perlawanan di dalam Gedung Putih secara sendirian saja. Mulai dari menyelamatkan anak Presiden Amerika Serikat, hingga berhasil membunuh Ketua kelompok penjahat yang sudah menguasai Gedung Putih.

Sedangkan pada film G.I. Joe Retaliation, digambarkan bahwa Presiden Amerika Serikat disandera dan dipalsukan oleh penjahat, sehingga Ketua penjahat yang tampil sebagai Presiden palsu. Pada film G.I. Joe Retaliation ini, pasukan Joe digambarkan sebagai agen-agen pemerintah yang sangat terlatih, tetapi tiba-tiba dikorbankan. Dan pada saat mereka berjuang mempertahankan hidup mereka dan mencari tahu kenapa Presiden Amerika Serikat tampil dengan cara dan gaya berbahasa yang berbeda dengan sebelumnya, akhirnya berusaha menyelamatkan Presiden Amerika Serikat yang asli. Dalam film Barat G.I. Joe Retaliation ini juga melibatkan ilmu pedang dan ninja, serta tokoh penjahat yang punya kekuatan khusus. Pada detik terakhir, akhirnya Joe ini berhasil menyelamatkan Presiden Amerika Serikat yang asli dan menggagalkan peluncuran nuklir yang hampir saja diledakkan, dan tampil sebagai pahlawan.

Film memang adalah sekedar film saja, tetapi film juga sangat bermanfaat untuk membuat orang berfikir lebih terbuka selain sebagai hiburan. Kedua film Barat ini memang sungguh memberikan pendidikan akan bahaya dari senjata nuklir, yang bisa sangat berbahaya kalau dikuasai dan digunakan secara salah. Semoga manusia lebih memikirkan hidup damai daripada perang dan memusnahkan lawan dengan senjata mematikan seperti senjata nuklir. Damai itu lebih indah.