Film bioskop : Out of the Furnace

Berikut ini adalah gambar poster dari film : Out of th Furnace.

Coba perhatikan gambar foto di poster film bioskop tersebut. Terlihat aktor utamanya memegang senapan laras panjang, tapi tahukah bahwa senapan itu hanyalah senapan untuk memburu rusa hutan.

Film ini berlatar belakang kehidupan dua lelaki bersaudara, dengan sifat dan karakter yang sangat berbeda.

Sang adik senang berjudi, bahkan berhutang untuk berjudi. Dan akhirnya terjun sebagai seorang tukang berkelahi di arena bebas hanya untuk mendapatkan bayaran.

Sang kakak yang ternyata sangat menyayangi adiknya, berusaha membantu adiknya termasuk membayar hutang adiknya tanpa setahu sang adik. Tetapi sang kakak yang pekerja di pabrik peleburan baja ini ternyata secara tidak sengaja menabrak mobil lain pada kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian penumpang di dalamnya. Akhirnya sang kakak terpaksa menjalani hukuman penjara.

Ketika sang kakak dipenjara, ternyata ayahnya meninggal dan iapun tak bisa menghadiri pemakamannya.

Dan setelah menjalankan masa tahanan di penjara, akhirnya sang kakak pun dibebaskan. Sang adik menjemput sang kakak di pintu keluar penjara dan sang kakak begitu gembiranya dengan bisa menghirup udara bebas lagi.

Tapi setelah sang kakak bebas, ia baru tahu kalau pacarnya ternyata sudah menikah dengan seorang polisi. Sang kakak mencoba menemui pacarnya dan masih mengharapkan bisa kembali dengannya, tetapi mantan pacarnya menjelaskan bahwa saat ini ia sedang hamil, dan akhirnya mereka pun berpisah dengan kesedihan.

Sang kakak kembali bekerja di pabrik peleburan baja, dan pada waktu santai memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil pada rumahnya dan juga mengecatnya.

Suatu hari sang adik pulang dalam keadaan muka lebam dan banyak berdarah, sang kakak pun mencoba mencari tahu.

Suatu saat ketika selesai makan di rumah dan ingin membuang sisa makanan ke kotak sampah, sang kakak melihat perban yang penuh dengan darah. Akhirnya sang kakak mencoba menasehati adiknya agar tidak berkelahi lagi untuk mencari uang, dan agar bekerja saja di pabrik peleburan baja seperti dirinya.

Sang adik yang keras kepala tidak menerima nasehat kakaknya dan bahkan berambisi berkelahi dengan kelompok penjahat di hutan untuk mendapatkan bayaran yang besar. Dengan memaksa, ia terus mendesak kepada orang yang ia banyak berhutang uang untuk mengantarkan ia ke dalam hutan untuk berkelahi dan ia berharap ini bisa menjadi perkelahian ia yang terakhir.

Akhirnya sang adik pun pergi ke hutan untuk menemui kelompok penjahat, untuk berkelahi. ia memang akan dibayar banyak, sehingga hutang nya pada orang yang mengantarnya bisa lunas, begitu juga kesepakatan antara kedua belah pihak untuk menghapuskan hutang. Kesepakatan pun disetujui dan sang adik diharuskan mengalah dalam perkelahian.

Pada saat perkelahian satu lawan satu yang disaksikan banyak penjahat lainnya yang juga memasang taruhan judi, sang adik yang semestinya menang, akhirnya meminta lawannya untuk memukulnya agar ia kalah dan terlihat sungguhan, tetapi ternyata ia dipukul sampai sekarat.

Ketika selesai perkelahian dan akan pulang, sang adik ini ternyata ditembak mati oleh penjahat dan dikubur begitu saja di tumpukan tanah.

Sang kakak yang baru kembali berburu rusa di hutan, menemukan surat dari sang adik di rumah yang menyatakan bahwa sang adik sedang melakukan perkelahian di tengah hutan dan juga menyatakan bahwa perkelahian dengan bayaran ini akan menjadi yang terakhir. Tetapi ternyata ketika ditunggu-tunggu sang adik tidak juga pulang.

Akhirnya sang kakak pergi menuju ke tengah hutan untuk mencari sang adik. Tetapi sang adik tidak ia ketemukan, tetapi dengan berpura-pura ia berhasil masuk ke dalam rumah geng penjahat. Ketika ia keluar dari tempat para penjahat tersebut datanglah para polisi yang akhirnya ia diminta oleh polisi untuk mempercayakan kepada polisi saja.

Sang polisi yang ternyata suami mantan pacarnya akhirnya memberitakan bahwa jasad sang adik sudah diketemukan dan sudah meninggal.

Sang kakak yang begitu sayang pada adiknya mencoba mencari cara untuk membalas kematian adiknya. Maka ia pun membawa senapan laras panjang yang ia pakai untuk berburu rusa, lalu ia menghubungi kepala penjahat melalui telepon selular. Nomer telepon selular ini ia temukan di tempat orang yang dihutangi uang oleh sang adik, yang juga mati dibunuh pejahat tersebut. Maka sang kakak pun menjanjikan akan melunasi sisa hutang kepada si penjahat tersebut tanpa memberikan identitasnya. Si penjahat pun merasa bahwa ada uang banyak yang bisa ia ambil, sehingga mendatangi tempat yang sudah ditunggu-tunggu oleh sang kakak.

Rupanya jebakan yang dibuat sang kakak berhasil, maka si penjahat pun datang ke tempat yang ditunggu-tunggu, mengobrak-abrik mencari uang yang diperkirakan ada di sana. Dan terjadilah kejar mengejar dan perkelahian antara sang kakak dan si penjahat.

Sang kakak akhirnya bisa mengalahkan si penjahat dan menodongkan senapan laras panjang ke arah si penjahat. Si penjahat pun diberi tahu kalau ia sang kakak yang adiknya telah dibunuh oleh si penjahat itu. Si penjahat pun sambil berjalan menjauh, sang kakak menembaki nya dan akhirnya ditembak mati dengan disaksikan oleh polisi yang baru datang ke lokasi kejadian. Saat berburu, sang kakak batal menembak rusa hutan yang memandang ke arah nya, yang menunjukkan bahwa sang kakak sebenarnya seorang yang punya hati yang baik dan punya rasa kemanusiaan yang tinggi, tetapi karena sayangnya ia pada sang adik, membuat ia terpaksa menembak mati si penjahat tanpa ampun.

Jadi dalam film bioskop ini menunjukkan betapa tinggi nya rasa sayang sang kakak pada sang adik.

Film bioskop Escape Plan

Berikut ini adalah gambar poster film bioskop Escape Plan :

Film bioskop Escape Plan merupakan suatu film cerita yang menggambarkan mengenai keamanan penjara yang dirancang sedemikian rupa sehingga sulit untuk para narapidana melarikan diri.

Film bioskop Escape Plan ini dibintangi oleh pemain utama Sylverter Stallone dan Arnold Schwarzenegger.

Sylvester Stallone memerankan sebagai seorang ahli melarikan diri dari penjara, ia bekerja pada perusahaan yang bertugas menguji keamanan suatu penjara dari orang yang ingin melarikan diri. Dan ia telah berhasil memecahkan kelemahan berbagai penjara terbaik yang dianggap paling aman, yang ternyata ia masih bisa meloloskan diri.

Dan ia pun menuliskan seluruh pengalamannya mengenai berbagai kelemahan suatu penjara dan cara ia meloloskan diri.

Suatu hari perusahaannya menerima pesanan untuk menguji suatu penjara dengan bayaran sangat tinggi, tetapi dengan syarat lokasi penjara tersebut mesti dirahasiakan. Akhirnya perusahaannya menerima permintaan tersebut dan ia pun menyanggupinya, dan ia pun diberi nama samaran yaitu Portos.

Ia pun disuntik untuk memonitor lokasinya dan siap untuk bertugas. Tiba-tiba secara mengangetkan, penjemputnya yang menggunakan mobil berkecepatan tinggi, membawa ia masuk ke dalam mobil, mencari bekas suntikan sehingga ia tidak bisa dimonitor oleh rekan kantornya mengenai lokasinya. Dengan mata dipukul menjadi tidak sadarkan diri dan mata tertutup akhirnya ia pun sampai pada penjara yang dituju.

Ia cukup kaget dengan penjara baru ini, karena ruangannya ternyata terdiri dari dinding kaca tebal dengan monitor kamera sctv dan monitor gerak serta pengawasan ketat selama 24 jam penuh oleh tentara-tentara bersenjata berat.

Saat ia mulai disiksa dan disakiti iapun mencoba menjelaskan soal identitasnya dan kode eksekusinya, tetapi ternyata kepala penjara tidak menghiraukannya, bahkan ingin menguasainya dan memenjarakannya seumur hidup di sana.

Akhirnya Portos pun berkenalan dengan penjahat lain yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger. Mereka pun bekerja sama untuk merencanakan melarikan diri, dengan mempercayai Portos akan kemampuannya dalam melarikan diri.

Portos pun mendapatkan kelemahan ruang isolasi berupa lantai yang disekrup baut, yang bisa dibuka dengan menggunakan efek panas dari penyiksaan sinar panas di ruang isolasi, dengan mengarahkan panas ke arah baut hingga bautnya bisa dibuka. Ia pun berhasil keluar dari bawah ruang isolasi dan setelah berusaha memanjat pipa-pipa akhirnya ia sampai ke atas pintu keluar yang ternyata menuju dek kapal. Begitu ia sampai di atas iapun sangat terkejut karena kapalnya sangat panjang dan besar dan berlayar di tengah lautan yang tak jelas lokasinya. Lalu ia kembali lagi ke dalam ruang isolasi penjara dan menutup bekas lantai yang dibukanya tersebut.

Kedekatannya dengan penjahat yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger pun akhirnya dikhabarkan oleh kepala penjara kepada atasan Portos di perusahaan nya, dan ternyata malah atasannya menyerahkan kepada kepala penjara ini untuk mengesekusi Portos.

Dengan penjara yang tidak lazim, ruang penjara dalam ruang kaca tembus pandang, yang diawasi kamera sctv dan monitor gerak secara computerized, serta pengawasan oleh tentara secara full 24 jam dengan senjata berat. Dan ternyata ruang penjara itu ada di dalam badan kapal besar di tengah laut (lautan internasional) yang tak jelas lokasinya dimana, tanpa rekan kantor dari perusahaan keamanan bisa menghubunginya dan tanpa ada kontak luar dan bahkan atasannya ternyata malah mengorbankannya, sedangkan kepala penjara juga ingin memenjarakannya seumur hidup, maka merupakan suatu pekerjaan besar yang berat buat Portos yang diperankan oleh Sylverster Stallone untuk mencoba melarikan diri.

Tetapi pada akhirnya Portos pun berhasil melarikan diri bersama rekannya yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger tersebut. Apa saja usaha-usaha yang ia lakukan dan apa saja yang ia perbuat sampai akhirnya ia berhasil melarikan diri, bahkan juga mengalahkan kepala penjara yang jahat tersebut, ini merupakan sesuatu yang menarik untuk disaksikan.

Film bioskop The Iceman

Berikut ini adalah gambar poster film bioskop The Iceman :

The Iceman merupakan film dengan latar cerita yang diangkat dari kisah nyata.

The Iceman bukanlah manusia es, tetapi merupakan julukan seorang pembunuh bayaran yang sangat dingin sedingin es, yang merupakan seorang pembunuh keturunan bangsa Polandia.

Pada awalnya ia bekerja sebagai pembuat film kartun untuk orang dewasa, yang saat pembuatan filmnya mendapat pesanan dari seorang penjahat yang akhirnya menawarkannya untuk menjadi seorang pembunuh bayaran.

Pertemuan dengan penjahat yang merekrutnya jadi pembunuh bayaran ini pertama-tama ia diuji untuk membunuh seorang gelandangan dengan sebuah pistol dan disaksikan oleh penjahat tersebut.

Mulailah Iceman menjadi seorang pembunuh bayaran dengan bayaran yang tinggi. Keinginan untuk membahagiakan dan mewujudkan impian istrinya yang menginginkan rumah besar yang mewah, ia coba memenuhinya dengan bayaran-bayaran dari profesi sebagai pembunuh bayaran.

Keluarganya yaitu istri dan dua anak perempuannya tidak tahu pekerjaan sebenarnya dari ayahnya ini.

Makin lama Iceman makin banyak membunuh, dan ada suatu kali ketika ia ditugaskan membunuh, sempat ada seorang gadis kecil mendengar dan menyaksikan perbuatannya. Tetapi karena Iceman punya prinsip tidak membunuh anak-anak dan wanita, akhirnya gadis tersebut ia lepaskan. Tentu saja hal ini sangat beresiko karena ada yang menyaksikan perbuatannya. Tetapi ia pikir gadis tersebut juga tidak ia kenal dan juga tidak mengenalnya, jadi ia mengabaikan bahaya resiko tersebut.

Iceman juga sempat diberhentikan sebagai pembunuh bayaran oleh penjahat yang biasa menggunakan jasanya.

Akhirnya ia bekerja untuk penjahat lain yang siap membayarnya. Dan ia sempat bersama temannya membunuh dengan cara meracuni korbannya dengan sianida, yaitu dengan menyemprotkan ke depan muka korban. Ia lakukan hal itu bahkan di depan umum saat keramaian umum di tengah-tengah hiruk pikuk kegiatan dansa di suatu club. Ini dilakukan karena ia akan dibayar lebih $1o ribu dollar menjadi $50 ribu dollar bila kematian korban dianggap sebagai kematian secara wajar.

Dalam sepak terjangnya sebagai pembunuh bayaran, akhirnya membawa ia dan keluarganya dalam bahaya juga. Iceman berusaha menjadi seorang ayah yang baik untuk kedua putrinya. Saat ia merayakan ulang tahun anaknya, sempat ia diancam oleh para penjahat.

Bahkan upah membunuh yang $50 ribu sempat tidak dibayar oleh orang yang memesan ia membunuh, sehingga Iceman membunuh juga pemesan itu dan mengambil emas dan uang yang ada di kantong walaupun nilainya hanya sedikit.

Anak perempuan nya sempat ditabrak lari secara sengaja. Dan karena keluarganya terancam, akhirnya Iceman juga banyak membunuh teman yang dicurigainya.

Untuk memenuhi pembayaran pembelian rumah untuk istrinya, akhirnya ia juga menerima pesanan membunuh dari orang baru yang belum ia kenal. Orang tersebut menanyakan cara membunuh dengan sianida, dan akhirnya ia pun ingin menyuruh Iceman membunuh dengan sianida. Iceman pun memesan sianida dalam jumlah  banyak, dan berencana membunuh dengan memberikan sianida pada roti yang akan diberikan kepada korbannya.

Saat sianida sudah diberikan pada Iceman, iapun menyiapkan roti dengan mengoleskan racun sianida tersebut. Saat ada seekor kucing yang mendekat ia juga memberikan satu sendok sianida kepada kucing tersebut, ternyata kucing tersebut tidak apa-apa (tidak mati), sehingga ia mulai menyadari kalau ada yang tidak beres. Tapi pada saat itu juga ia dikepung oleh polisi yang kemudian melumpuhkan Iceman dan memborgolnya.

Rupanya orang yang memesan ia membunuh dengan sianida ini ternyata adalah seorang polisi atau mata-mata polisi. Iceman pun ditangkap dan diadili di pengadilan. Ternyata ia sudah membunuh lebih dari 100 orang. Dan pada vonis hakim ia dijebloskan ke penjara dengan hukuman dua kali hukuman seumur hidup.

Keluarganya yaitu istri dan kedua putri nya pun baru menyadari apa pekerjaan ayahnya yang sebenarnya. Sejak di penjara Iceman tidak pernah ketemu dengan keluarganya sampai akhirnya ia meninggal di penjara.

Film bioskop THOR the dark world

Berikut ini adalah gambar poster film THOR the dark world :

Film bioskop Thor the dark world ini merupakan film fiksi semacam atau sejenis Avenger, Superman, Iron Man, Spider Man, Batman, dan sejenisnya yang menampilkan seorang tokoh dengan kelebihannya baik berupa kekebalan, kekuatan, dan kelebihan lainnya.

Thor memiliki kekuatan dengan senjata khas nya berupa palu (godam) yang bila dilemparkan bisa kembali kepada Thor selaku pemiliknya. Kekuatan pukul dari palu tersebut juga sangat dashyat.

Dalam cerita film ini sebenarnya Thor ingin dijadikan raja Asgard oleh ayahnya Odin yang seorang raja Asgard. Sedangkan adiknya Loki yang mempunyai sifat jahat bahkan dipenjara oleh ayahnya Odin sang raja Asgard dan tidak diinginkan oleh ayahnya Odin untuk menjadi pewaris sebagai raja Asgard.

Film ini mengenai Thor yang merupakan makhluk luar angkasa atau dari dunia di luar bumi ini atau tepatnya manusia super dari dunia luar bumi.

Musuh besar yang merupakan penjahat yang dulunya pernah ditaklukkan oleh kakeknya Thor dan terkurung di tempat gelap, secara tidak sengaja terbangun atau bangkit akibat energi yang terkurung masuk ke dalam tubuh Jane Foster, dan karena Jane Foster yang ternyata kekasih Thor ini kemudian membawa Jane Foster ke kerajaannya, menyebabkan penjahat tersebut kemudian mengejar Jane Foster ke kerajaan Asgard tempat ayah Thor bernaung. Penjahat tersebut menginginkan energi tersebut untuk menjadi sangat kuat dan sulit dikalahkan.

Dengan menjebol penjara dan pertahanan kerajaan Asgard tersebut, akhirnya penjahat tersebut bahkan berhasil membunuh ibu nya Thor yang berusaha menyembunyikan Jane Foster. Kemudian penjahat tersebut mundur karena cidera saat berkelahi dengan ibu nya Thor.

Dengan perhitungan penjahat itu akan balik kembali karena akan mengejar Jane Foster demi mengambil energi yang masuk ke tubuhnya, maka Thor berpendapat bahwa ia semestinya membawa Jane Foster ke luar kerajaannya Asgard dan berperang di luar kerajaannya agar kerajaannya Asgard tidak dimusnahkan oleh penjahat tersebut. Tetapi hal ini tidak direstui oleh sang raja ayahnya Odin.

Akhirnya Thor mengajak adiknya Loki yang di penjara untuk membantu Thor dan Jane Foster lari keluar dari kerajaannya karena Thor tahu bila adiknya Loki yang tahu jalan untuk lari keluar. Thor pun berhasil membawa Jane Foster beserta adiknya Loki keluar dari kerajaannya Asgard dan tiba di tempat yang gelap sesuai harapannya. Si Penjahat yang bisa mendeteksi energi yang masuk di tubuh Jane Foster tersebut akhirnya mendatangi Thor. Thor dan adiknya loki berhasil mengelabui penjahat tersebut, dan saat energi dari tubuh Jane Foster dikeluarkan dan sudah keluar dari tubuh Jane Foster, maka Thor dan adiknya Loki langsung menyerang penjahat yang sedang mengolah energi tersebut. Tapi rupanya energi tersebut tidak berhasil dihancurkan, karena energi nya bisa mengumpul kembali.

Pada detik-detik penyatuan energi dari beberapa alam semesta, yang bisa membuat penjahat tersebut menjadi tak terkalahkan akhirnya Thor yang dibantu oleh manusia bumi berhasil mengalahkan dan menghancurkan penjahat tersebut pada detik-detik yang menentukan.

Selesai mengalahkan si penjahat tersebut, Thor kembali ke kerajaan Asgard dan menyatakan tidak berniat untuk menjadi raja Asgard dan memilih untuk bebas dan berbuat baik saja.

Film-film fiksi sejenis ini memang banyak diminati oleh penonton karena membawa penonton ke alam yang berbeda dengan kenyataan hidup monoton sehari-hari.

Film bioskop Special ID a Hero Returns

Film bioskop Special ID a Hero Returns merupakan film Mandarin layar lebar yang dibintangi oleh aktor utama Donnie Yen. Donnie Yen yang telah lama dikenal sebagai aktor film Mandarin yang menjadi lebih terkenal dari film IP Man nya, dalam film ini menggunakan Special ID (Special Identity) yang merupakan identitas dalam kegiatan mata-mata sebagai tugas kepolisian.

Berikut ini adalah foto gambar poster film nya :

Dalam film ini, Donnie Yen, yang saat masih muda pernah bertugas di kepolisian, lepas dari kepolisian dan terjun ke dalam pergaulan kerasnya dalam lingkungan yang dipenuhi dengan kekerasan, dengan teman-teman pergaulan yang sering berjudi, minum minuman keras, bahkan berkelahi dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Suatu kehidupan yang keras, dan untuk penyesuaian kondisi ini ia juga bertatoo di tangan bahkan juga di leher dengan gaya dan pakaian seorang preman.

Karena dulunya pernah bertugas di kepolisian, maka ia kenal seorang atasan polisi yang akhirnya memberi tugas kepadanya sebagai mata-mata polisi untuk menangkap penjahat.

Suatu hari atasan polisi tersebut memberikan penawaran agar Donnie Yen yang bertempat tinggal di China Daratan untuk bertugas ke Hongkong dalam mengungkap kasus pembunuhan dan kasus pemerasan orang kaya oleh suatu sindikat, maka akhirnya Donnie Yen diberikan Special ID, karena ia bukan polisi dan supaya bisa bertugas di Hongkong tanpa ditangkap polisi.

Dengan latar belakang kehidupan kerasnya dan kehidupan dalam lingkungan para penjahat, maka akhirnya ia bisa masuk ke dalam pergaulan dengan penjahat sasarannya.

Tetapi rupanya perannya dalam kegiatan mata-mata ini tidak mulus, karena ia ketahuan sebagai mata-mata polisi dari anak buah penjahat yang sempat melihatnya berbicara dengan polisi saat anak buah tersebut dikira pingsan akibat babak belur dalam perkelahian antar geng penjahat.

Hal ini mengakibatkan ibu kandung nya yang cuma satu-satunya keluarga yang dimilikinya akhirnya didatangi penjahat dan dipukul dan hampir saja dibunuh, yang akhirnya ia gendong berlari ke rumah sakit dalam kondisi kritis saat ditemui di lantai rumah dalam kondisi berlumuran darah.

Kejadian ini membuat ia kehilangan kendali dan punya nafsu membunuh penjahat yang telah mencelakai ibunya tersebut. Rupanya penjahat yang melukai ibunya itu adalah juga pembunuh yang dicari, yang juga kepala sindikat yang melakukan pemerasan terhadap orang kaya. Pemerasan terhadap orang kaya ini bisa berlangsung karena orang kaya yang diincar adalah yang mendapatkan harta secara illegal, sehingga tidak berani berurusan panjang dan melapor kepada polisi.

Dalam aksi kejar-kejaran mobil dan perkelahian tangan kosong yang berlangsung sangat keras, akhirnya Donnie Yen berhasil menangkap dan mengalahkan penjahat ini, dan menyerahkannya kepada satuan polisi yang mengejar ke lokasi. Akhirnya harapan Donnie Yen ingin diangkat dan dipromosikan menjadi polisi pun berhasil. Ia pun akhirnya membuang seluruh tatoo dari tangan dan lehernya.

Dalam film ini digambarkan betapa sulitnya bagi Donnie Yen untuk menjadi seorang polisi dan selama ini ia hanya menjadi seorang mata-mata yang bekerja untuk polisi, maka setelah jasa besarnya ia akhirnya berhasil menggapai cita-citanya menjadi seorang polisi.

Film bioskop Fast and Furious 6

Berikut ini adalah foto dari poster pada bioskop di Gajah Mada Plaza, sebagai berikut :

Film bioskop Fast & Furious 6 ini diputar sekaligus di 2 bioskop yang ada di Gajah Mada Plaza. Biasanya ada 2 film bioskop yang berbeda, tetapi minggu ini diputar hanya satu judul film saja.

Apa yang menarik dari Fast & Furious 6 ini ?

Seperti judul film yang memiliki kata Fast, yang dalam bahasa Indonesia berarti cepat, maka dalam film ini ditampilkan hal-hal yang berhubungan dengan cepat ini.

Kebut-kebutan mobil dalam kejar-kejaran untuk mengalahkan dan menangkap para kriminal merupakan adegan utama dalam film ini.

Dalam film ini, polisi terpaksa mengandalkan suatu regu mantan penjahat untuk membantu mengalahkan penjahat yang sangat lihay dan sulit untuk ditaklukkan karena kehebatan dan kecepatan mereka. Tentunya dengan imbalan regu mantan penjahat ini mendapatkan kebebasan bila mereka berhasil menangkap penjahat yang sangat lihay tersebut.

Di film ini, kebetulan perempuan mantan pacar dari pemimpin regu mantan penjahat ini justru diperalat oleh penjahat tersebut. Selama ini mereka mengira mantan pacarnya tersebut sudah tewas, tetapi ternyata belum tewas, tetapi sudah lupa ingatan, sehingga bekerja untuk penjahat lain tersebut, bahkan sempat menembak pemimpin regu mantan penjahat yang dulunya adalah pacarnya, karena ia sudah tidak mengenali dirinya dan masa lalunya.

Bagaimana cara dan jalan sehingga perempuan mantan pacar dari pemimpin regu mantan penjahat ini akhirnya bisa diingatkan kembali akan jati diri dan keluarganya menjadi hal menarik juga dalam film ini.

Dalam film ini kehebatan dalam kebut-kebutan mobil, digunakan untuk menangkap dan menaklukkan musuh yang sangat disegani yang merupakan penjahat yang bahkan menyerang konvoi militer dan berambisi menguasai peralatan militer canggih yang sangat membahayakan bila disalahgunakan.

Sepanjang film, disuguhkan kecepatan bahkan juga adegan pesawat terbang yang akan dipakai oleh penjahat untuk kabur pun mesti dikalahkan oleh regu mantan penjahat yang memiliki kemampuan bergerak cepat dengan kemampuan mengendarai mobil secara kebut-kebutan.

Kebut-kebutan ini bukanlah untuk ditiru.

Kebut-kebutan yang ada di Indonesia yang sering melibatkan geng motor sangat jauh berbeda. Kalau geng motor ini hanya berlaku kasar, tidak terdidik dan menjadi sumber kriminal baru, maka geng motor tidak lebih dari suatu geng yang menjadi musuh masyarakat dan akan dibasmi oleh pihak berwajib.

Kemampuan kebut-kebutan ataupun kemampuan kebut dan melarikan diri setelah merampas dan menjambret tas-tas wanita yang belakangan marak di kota Jakarta, hanya menunjukkan sifat pengecut dari kriminal-kriminal jalanan yang sangat meresahkan para wanita pengguna kendaraan umum seperti bajaj atau yang berpergian membawa tas sesuai kebutuhan dan sifat dari wanita itu sendiri.

Menunggu bus di halte bus, berdiri di pinggir jalan menunggu kendaraan umum pun para wanita ini bisa menjadi sasaran dari penjahat jalanan yang selalu siap menjambret tas mereka.

Sudah seharusnya aparat penegak hukum lebih proaktif, dan kemampuan CCTV dalam merekam kegiatan jalanan sebaiknya mulai diterapkan, sehingga kejahatan-kejahatan jalanan ini bisa dideteksi dan bisa ditangkap dengan segera.

Kalau kemampuan kebut-kebutan hanya dipakai untuk tindakan kriminal dan kejahatan atau untuk melarikan diri, maka memang semua itu tidak ada artinya. Seharusnya justru kemampuan kebut-kebutan ini bisa dimanfaatkan secara baik misalnya dalam ajang perlombaan resmi yang bergenggsi, di lapangan yang memang disediakan khusus untuk itu.

Masyarakat mesti kompak dan selalu siap membantu menangkap para penjahat jalanan yang beraksi di tengah keramaian kota Jakarta tersebut, agar para penjahat tersebut bisa diberantas, dan para wanita akan merasa aman berpegian dengan kendaraan umum.

Keluhan atas keamanan di Jakarta

Banyaknya keluhan atas keamanan di kota Jakarta seharusnya menjadi hal yang sangat memprihatinkan dan seharusnya pemerintah mengambil langkah-langkah yang jelas dan tegas, agar masyarakat bisa hidup tenang.

Pada rubrik “Surat Kepada Redaksi” harian Kompas terbitan hari Senin tanggal 22 April 2013 halaman 7, terdapat surat pembaca berjudul : “Orang Asing Keluhkan Keamanan di Jakarta”. Kami mengutip surat pembaca tersebut yang isinya persis sebagai berikut : ” Saya orang asing merasa kurang aman dari tindakan pencurian / pencopetan di Jakarta. Sudah tiga kali saya mengalami kehilangan tas dijambret dan dicuri. Kejadian pertama di Stasiun Gambir sekitar pukul 05.00, di kereta api Jakarta – Bandung. Saat itu, tas saya gantung di tempat khusus dan tepat di atas kepala saya. Tiba-tiba dari belakang ada orang yang menarik tas tersebut terus lari. Di dalam kereta banyak orang, tetapi semua diam, tak satu pun mau membantu. Begitu pencuri sudah keluar gerbong, baru orang-orang teriak maling. Sejak saat itu saya tidak pernah naik kereta api lagi. Kejadian kedua di dekat Sarinah, Jakarta Pusat. Trotoarnya sempit karena dipakai restoran terkenal untuk jual sate. Saat itu ada dua orang asing juga lewat sehingga saya turun dari trotoar. Tiba-tiba ada seseorang memakai celana pendek naik sepeda motor tua dan berjalan kencang langsung menarik tas saya yang digantung di bahu. Sejak itu saya tidak berani lagi membawa tas di kawasan Sarinah. Kejadian terakhir terjadi pada Sabtu, 2 Maret 2013, di Carrefour Mall Of Indonesia (MOI) Kelapa Gading – Jakarta Utara. Saya tidak berfikir kalau di dalam Carrefour MOI bisa kehilangan tas. Untuk keperluan belanja, biasanya saya memakai troli, tas saya taruh di troli, dan keliling memilih barang seperti biasanya. Namun, begitu mau bayar di kasir, ternyata tas saya sudah tidak ada. Pencuri ini spesialis dan profesional. Saya langsung lapor petugas keamanan, tetapi sepertinya mereka kurang merespons karena saya hanya pelanggan yang kehilangan tas. Saya sungguh kecewa dan mengimbau agar pengamanan di Jakarta ditingkatkan. Demikianlah kutipan surat pembaca dari pembaca Kompas.

Cerita keluhan kejahatan di Jakarta bukan hanya itu saja, sudah sangat banyak kejadian bahkan dengan tingkat keberanian yang luar biasa dari penjahatnya, yang beroperasi di siang hari di tengah keramaian manusia. Apakah hukum sudah tidak ada? Apakah aparat sudah tidak berdaya? Apakah ada usaha untuk membangun manusia yang berbudaya?

Daerah Sepanjang Jalan Gunung Sahari dari Terminal Senen sampai Mangga Dua juga merupakan daerah operasional penjahat yang sangat berani, beroperasi di siang hari secara terang-terangan di keramaian lalu lintas. Banyak penumpang bajaj terutama wanita yang sudah menjadi sasaran perampokan berupa penjampretan tas dengan kekerasan. Tetapi kenapa kejahatan ini bisa berlangsung terus menerus dan seolah tidak tersentuh hukum? Memang sangat kasihan sekali, para wanita, karena fisiknya lebih lemah kemudian membawa keperluan sehari-harinya dalam tas, kemudian ketika naik bajaj, diikuti oleh sepeda motor, ketika laju bajaj melambat akibat macet, tiba-tiba penjahat yang berboncengan di sepeda motor bahkan bisa masuk setengah badannya ke dalam bajaj untuk merebut, menjambret dan menarik tas wanita, yang dengan sedih dan kaget hanya berusaha mempertahankan dengan luka-luka di kaki ataupun di tangan karena membentur ke sisi dalam bajaj. Sebenarnya Jalan Gunung Sahari dari Senen sampai Mangga Dua tidaklah begitu panjang, tetapi kenapa aparat bisa kalah dengan penjahat? Dimana para aparat pada saat dibutuhkan? Kemarin tanggal 21 April kita masih memperingati Hari Kartini, kenapa tidak kita hadiahkan saja para wanita ini dengan rasa aman, rasa terlindungi, dan terhindar dari rasa ketakutan dan rasa was-was waktu berpergian.

Kejahatan serupa, yaitu perampasan tas wanita yang sedang naik bajaj juga sering terjadi di Jalan Angkasa menuju Kemayoran, saat bajaj hendak berbelok, saat ada belokan, saat itulah biasanya digunakan oleh penjahat untuk merebut dan merampas tas yang dipegang oleh wanita penumpang bajaj. Setelah itu si penjahat melarikan diri ke arah belokan sehingga tidak bisa segera dikejar.

Bahkan orang-orang yang sedang berjalan kaki atau sedang berdiri menunggu kendaraan umum pun sering mengalami hal serupa, penjampretan oleh penjahat yang bersepeda motor ini begitu menakutkan, karena selain berhasil merebut dan merampas tas dengan berbagai isi yang penting bagi si wanita, juga sering menyebabkan luka serius pada si wanita korban nya tersebut, seperti antara lain terjatuh dan tersantuk, atau terseret sepanjang jalan sampai tali tasnya putus. Betapa biadapnya penjahat-penjahat tersebut. Kejadian ini banyak terjadi di sepanjang Jalan Sawah Besar dan juga di Jalan Gunung Sahari sekitar Pasar Senen dan sekitar halte bus Rumah Sakit RSPAD.

Ada kejadian yang masih segar di ingatan kita, ketika seorang wanita yang sedang mengendarai sepeda motor dijambret tas nya sampai wanita ini terjatuh dari motor dan meninggal. Wanita ini adalah seorang guru yang mendapatkan penghasilan secara jujur dan halal dengan bekerja keras sebagai guru yang sangat mulia, tapi sungguh tragis, karena kejahatan yang menimpa kaum hawa yang lemah ini terus saja berlangsung dan sepertinya hanya bisa menjadi obrolan yang makin menakutkan tanpa ada penegakan hukum dan pengendalian keamanan yang sepadan.

Semoga melalui tulisan kami ini, masyarakat juga bersatu padu melakukan perlawanan dan ikut menangkap para penjahat jalanan tersebut, untuk diserahkan ke pihak berwajib. Memang kita semua memimpikan kota Jakarta yang aman.

Olympus Has Fallen vs GI Joe Retaliation

Film Layar Lebar berjudul : G.I. Joe Retaliation

Film Layar Lebar berjudul : G.I. Joe Retaliation

Pada minggu yang hampir bersamaan film Barat : Olympus Has Fallen dan film Barat : G.I. Joe Retaliation diputar di bioskop-bioskop utama di ibukota Indonesia : Jakarta. Kedua film Barat ini mempunyai sisi dan aspek yang sama, dan juga punya perbedaan yang sangat besar, tetapi kedua film ini memang menarik, dengan aksi yang bagus dan suasana yang diciptakan dalam kedua film tersebut mengundang rasa ingin tahu sampai akhir cerita filmnya.

Berikut ini adalah contoh poster kedua film Barat yang dimaksud :

Olympus Has Fallen

Olympus Has Fallen

GI Joe

GI Joe

Terlihat bahwa poster kedua film Barat tersebut juga sudah sangat berbeda jauh.

Lalu apa yang sama antara kedua film tersebut ?

Kedua film Barat ini sama-sama mengambil cerita mengenai Presiden Amerika Serikat. Memang cerita yang mengenai hal-hal besar selalu menarik perhatian dan diminati oleh penonton di seluruh dunia, karena orang lebih suka berfikir besar (Thinking Big).

Pada kedua film tersebut, Presiden Amerika Serikat sama-sama menjadi tawanan (sandera) dan kendali negara Amerika Serikat di bawah tekanan penjahat.

Cerita yang bersifat khayal ini tentu saja bisa berguna untuk menjadi bahan pertimbangan dan bahan evaluasi bagi pertahanan Amerika Serikat apabila hal-hal seperti ini benar-benar suatu hari menjadi ancaman, sehingga telah siap mengantipasinya dengan baik, ataupun melakukan hal yang bisa mencegah kejadian-kejadian yang dikhayalkan dalam film-film ini.

Lalu perbedaannya adalah jalan ceritanya dan memang perbedaannya sangat menyolok.

Pada Film Olympus Has Fallen, digambarkan bahwa Gedung Putih yang menjadi kebanggaan Amerika Serikat dan sekaligus pusat pemerintahan dikuasai oleh kelompok penjahat bersenjata, bahkan Presiden Amerika Serikat beserta staff intinya digambarkan menjadi sandera dan disiksa oleh kelompok penjahat yang berhasil menguasai Gedung Putih, sehingga bisa memaksakan kehendak kelompok penjahat yang hampir saja meledakkan seluruh senjata nuklir Amerika Serikat di dalam penyimpanannya di dalam negara Amerika Serikat sendiri, dengan resiko kematian dan pemusnahan massal yang luar biasa di dalam negara Amerika Serikat. Untunglah ada seorang pasukan pengawal presiden yang selamat dan bergerilya di dalam Gedung Putih untuk menaklukkan kelompok penjahat ini serta menyelamatkan nyawa Presiden Amerika Serikat. Seorang pengawal presiden yang tadinya gagal menyelamatkan istri Presiden sehingga tewas dalam kecelakaan mobil, tetapi akhirnya dengan gigih melakukan perlawanan di dalam Gedung Putih secara sendirian saja. Mulai dari menyelamatkan anak Presiden Amerika Serikat, hingga berhasil membunuh Ketua kelompok penjahat yang sudah menguasai Gedung Putih.

Sedangkan pada film G.I. Joe Retaliation, digambarkan bahwa Presiden Amerika Serikat disandera dan dipalsukan oleh penjahat, sehingga Ketua penjahat yang tampil sebagai Presiden palsu. Pada film G.I. Joe Retaliation ini, pasukan Joe digambarkan sebagai agen-agen pemerintah yang sangat terlatih, tetapi tiba-tiba dikorbankan. Dan pada saat mereka berjuang mempertahankan hidup mereka dan mencari tahu kenapa Presiden Amerika Serikat tampil dengan cara dan gaya berbahasa yang berbeda dengan sebelumnya, akhirnya berusaha menyelamatkan Presiden Amerika Serikat yang asli. Dalam film Barat G.I. Joe Retaliation ini juga melibatkan ilmu pedang dan ninja, serta tokoh penjahat yang punya kekuatan khusus. Pada detik terakhir, akhirnya Joe ini berhasil menyelamatkan Presiden Amerika Serikat yang asli dan menggagalkan peluncuran nuklir yang hampir saja diledakkan, dan tampil sebagai pahlawan.

Film memang adalah sekedar film saja, tetapi film juga sangat bermanfaat untuk membuat orang berfikir lebih terbuka selain sebagai hiburan. Kedua film Barat ini memang sungguh memberikan pendidikan akan bahaya dari senjata nuklir, yang bisa sangat berbahaya kalau dikuasai dan digunakan secara salah. Semoga manusia lebih memikirkan hidup damai daripada perang dan memusnahkan lawan dengan senjata mematikan seperti senjata nuklir. Damai itu lebih indah.