Film bioskop : Out of the Furnace

Berikut ini adalah gambar poster dari film : Out of th Furnace.

Coba perhatikan gambar foto di poster film bioskop tersebut. Terlihat aktor utamanya memegang senapan laras panjang, tapi tahukah bahwa senapan itu hanyalah senapan untuk memburu rusa hutan.

Film ini berlatar belakang kehidupan dua lelaki bersaudara, dengan sifat dan karakter yang sangat berbeda.

Sang adik senang berjudi, bahkan berhutang untuk berjudi. Dan akhirnya terjun sebagai seorang tukang berkelahi di arena bebas hanya untuk mendapatkan bayaran.

Sang kakak yang ternyata sangat menyayangi adiknya, berusaha membantu adiknya termasuk membayar hutang adiknya tanpa setahu sang adik. Tetapi sang kakak yang pekerja di pabrik peleburan baja ini ternyata secara tidak sengaja menabrak mobil lain pada kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian penumpang di dalamnya. Akhirnya sang kakak terpaksa menjalani hukuman penjara.

Ketika sang kakak dipenjara, ternyata ayahnya meninggal dan iapun tak bisa menghadiri pemakamannya.

Dan setelah menjalankan masa tahanan di penjara, akhirnya sang kakak pun dibebaskan. Sang adik menjemput sang kakak di pintu keluar penjara dan sang kakak begitu gembiranya dengan bisa menghirup udara bebas lagi.

Tapi setelah sang kakak bebas, ia baru tahu kalau pacarnya ternyata sudah menikah dengan seorang polisi. Sang kakak mencoba menemui pacarnya dan masih mengharapkan bisa kembali dengannya, tetapi mantan pacarnya menjelaskan bahwa saat ini ia sedang hamil, dan akhirnya mereka pun berpisah dengan kesedihan.

Sang kakak kembali bekerja di pabrik peleburan baja, dan pada waktu santai memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil pada rumahnya dan juga mengecatnya.

Suatu hari sang adik pulang dalam keadaan muka lebam dan banyak berdarah, sang kakak pun mencoba mencari tahu.

Suatu saat ketika selesai makan di rumah dan ingin membuang sisa makanan ke kotak sampah, sang kakak melihat perban yang penuh dengan darah. Akhirnya sang kakak mencoba menasehati adiknya agar tidak berkelahi lagi untuk mencari uang, dan agar bekerja saja di pabrik peleburan baja seperti dirinya.

Sang adik yang keras kepala tidak menerima nasehat kakaknya dan bahkan berambisi berkelahi dengan kelompok penjahat di hutan untuk mendapatkan bayaran yang besar. Dengan memaksa, ia terus mendesak kepada orang yang ia banyak berhutang uang untuk mengantarkan ia ke dalam hutan untuk berkelahi dan ia berharap ini bisa menjadi perkelahian ia yang terakhir.

Akhirnya sang adik pun pergi ke hutan untuk menemui kelompok penjahat, untuk berkelahi. ia memang akan dibayar banyak, sehingga hutang nya pada orang yang mengantarnya bisa lunas, begitu juga kesepakatan antara kedua belah pihak untuk menghapuskan hutang. Kesepakatan pun disetujui dan sang adik diharuskan mengalah dalam perkelahian.

Pada saat perkelahian satu lawan satu yang disaksikan banyak penjahat lainnya yang juga memasang taruhan judi, sang adik yang semestinya menang, akhirnya meminta lawannya untuk memukulnya agar ia kalah dan terlihat sungguhan, tetapi ternyata ia dipukul sampai sekarat.

Ketika selesai perkelahian dan akan pulang, sang adik ini ternyata ditembak mati oleh penjahat dan dikubur begitu saja di tumpukan tanah.

Sang kakak yang baru kembali berburu rusa di hutan, menemukan surat dari sang adik di rumah yang menyatakan bahwa sang adik sedang melakukan perkelahian di tengah hutan dan juga menyatakan bahwa perkelahian dengan bayaran ini akan menjadi yang terakhir. Tetapi ternyata ketika ditunggu-tunggu sang adik tidak juga pulang.

Akhirnya sang kakak pergi menuju ke tengah hutan untuk mencari sang adik. Tetapi sang adik tidak ia ketemukan, tetapi dengan berpura-pura ia berhasil masuk ke dalam rumah geng penjahat. Ketika ia keluar dari tempat para penjahat tersebut datanglah para polisi yang akhirnya ia diminta oleh polisi untuk mempercayakan kepada polisi saja.

Sang polisi yang ternyata suami mantan pacarnya akhirnya memberitakan bahwa jasad sang adik sudah diketemukan dan sudah meninggal.

Sang kakak yang begitu sayang pada adiknya mencoba mencari cara untuk membalas kematian adiknya. Maka ia pun membawa senapan laras panjang yang ia pakai untuk berburu rusa, lalu ia menghubungi kepala penjahat melalui telepon selular. Nomer telepon selular ini ia temukan di tempat orang yang dihutangi uang oleh sang adik, yang juga mati dibunuh pejahat tersebut. Maka sang kakak pun menjanjikan akan melunasi sisa hutang kepada si penjahat tersebut tanpa memberikan identitasnya. Si penjahat pun merasa bahwa ada uang banyak yang bisa ia ambil, sehingga mendatangi tempat yang sudah ditunggu-tunggu oleh sang kakak.

Rupanya jebakan yang dibuat sang kakak berhasil, maka si penjahat pun datang ke tempat yang ditunggu-tunggu, mengobrak-abrik mencari uang yang diperkirakan ada di sana. Dan terjadilah kejar mengejar dan perkelahian antara sang kakak dan si penjahat.

Sang kakak akhirnya bisa mengalahkan si penjahat dan menodongkan senapan laras panjang ke arah si penjahat. Si penjahat pun diberi tahu kalau ia sang kakak yang adiknya telah dibunuh oleh si penjahat itu. Si penjahat pun sambil berjalan menjauh, sang kakak menembaki nya dan akhirnya ditembak mati dengan disaksikan oleh polisi yang baru datang ke lokasi kejadian. Saat berburu, sang kakak batal menembak rusa hutan yang memandang ke arah nya, yang menunjukkan bahwa sang kakak sebenarnya seorang yang punya hati yang baik dan punya rasa kemanusiaan yang tinggi, tetapi karena sayangnya ia pada sang adik, membuat ia terpaksa menembak mati si penjahat tanpa ampun.

Jadi dalam film bioskop ini menunjukkan betapa tinggi nya rasa sayang sang kakak pada sang adik.

Film bioskop : The Four II

Berikut ini adalah foto gambar poster film bioskop The Four II :

Film layar lebar The Four ini merupakan film Mandarin yang diangkat dari cerita novel.

Ternyata setelah film The Four yang kemudian dilanjutkan dengan film The Four II ini, cerita film ini belum selesai juga dan tentunya bisa muncul lanjutannya di film The Four III.

Dalam film ini dikisahkan mengenai suatu polisi khusus yang mendapat mandat khusus dari kaisar. Pimpinannya memiliki 4 (empat) orang andalan yang dikenal dengan The Four.

Ke empat orang andalan polisi khusus ini memiliki keistimewaan masing-masing, ke empatnya memang ahli silat dengan kelebihan yang berbeda-beda. Di antaranya seorang perempuan yang dijuluki dengan nama Emotionless, yang mampu membaca pikiran orang lain. Lalu ada si Tangan Besi yang mempunyai tenaga yang sangat kuat. Juga ada yang gesit yang bisa mengambil barang orang lain tanpa ketahuan. Dan yang terakhir kalau sedang marah dan tidak bisa menguasai emosi maka fisiknya bisa berubah seperti hewan buas. Mereka berempat dikenal sebagai The Four.

Pimpinan polisi khusus ini juga memiliki ilmu silat dan tenaga dalam yang sangat handal.

Kalau dalam film The Four yang pertama, polisi khusus ini berhasil membongkar kasus kejahatan yang dipimpin oleh penjahat yang sanggup menghidupkan orang mati dan diperintah untuk membunuh, dan membentuk pasukan dari menghidupkan mayat-mayat tersebut. Tetapi penjahat ini walaupun berhasil dikalahkan, tetapi ternyata penjahat  tersebut masih hidup dan pada film The Four II ini muncul dalam keadaan cacat tetapi tetap memiliki ilmu yang tinggi.

Penjahat ini dibantu oleh ayahnya dan memiliki seorang anak buah perempuan yang menguasai ilmu berubah wujud, maka sepak terjang kejahatan dan rencana nya untuk menghancurkan polisi khusus hampir saja mencapai hasil.

Dalam film The Four II ini muncul pula orang yang dulu membantai seluruh keluarga dari salah satu dari the four yaitu Emotionless. Seluruh 32 orang keluarga Emotionless termasuk bapak dan ibunya dibantai di hadapannya saat ia masih kecil, bahkan kakinya dihancurkan oleh kelompok orang tersebut. Waktu itu pimpinan polisi khusus yang berhasil menyelamatkannya dan dari sepengetahuan emotionless, seluruh kelompok pembunuh tersebut sudah ditumpas habis dan mati semua. Ternyata munculnya orang yang merupakan pembunuh keluarga Emotionless membuat Emotionless kehilangan kepercayaan dan ingin membalas dendam.

Hal ini juga dimanfaatkan oleh si penjahat yang ingin menghancurkan polisi khusus dan juga ingin membunuh Emotionless.

Terbunuhnya pimpinan polisi kerajaan dan terbunuhnya pembunuh keluarga emotionless menyebabkan pimpinan polisi khusus dicurigai sebagai pembunuhnya dan juga menyebabkan pimpinan polisi khusus dan Emotionless ditahan di penjara dengan dirantai dan ditusuk jarum ke dalam tubuh sehingga tenaga dalam nya tidak bisa berfungsi.

Saat penjahat perempuan yang bisa berubah wujud dan menyamar menjadi Sang Pangeran datang ke penjara, membawa perintah tertulis untuk mengeksekusi Emotionless, ternyata salah seorang dari the four yang gesit berhasil mengambil surat perintah itu dan kaget bahwa temannya mau dieksekusi. Akhirnya teman-teman Emotionless berusaha membebaskan Emotionless serta juga pimpinan polisi khusus dari penjara. Dan penjahat perempuan yang berubah wujud pun akhirnya dikenali wujud aslinya dan terjadilah pertempuran yang sengit.

Akhirnya pimpinan polisi khusus dan the four berhasil lolos. Tetapi salah satu anggota The Four sangat ingin membalas dendam pada pembunuh keluarga nya yang masih hidup. Ternyata Si Tangan Besi yang selama 12 tahun ini bersama di bawah pimpinan polisi khusus mengakui kalau ia adalah seorang kelompok pembunuh tersebut. Mengetahui semua kenyataan ini, membuat Emotionless sangat sedih dan emosinya sangat tidak terkendali, sehingga ia pergi meninggalkan pimipinan polisi khusus dan meninggalkan the four.

Para penjahat yang membuat semua kekacauan ini juga masih hidup dan masih ingin merebut kekuasaan dari kaisar.

Film bioskop The Four II ini dikemas dalam film yang penuh dengan mistery dan tanda tanya.

Maka tentunya film lanjutannya yaitu The Four III pun tentu dinantikan untuk mencari jawaban bagaimana akhir ceritanya.

Film bioskop Escape Plan

Berikut ini adalah gambar poster film bioskop Escape Plan :

Film bioskop Escape Plan merupakan suatu film cerita yang menggambarkan mengenai keamanan penjara yang dirancang sedemikian rupa sehingga sulit untuk para narapidana melarikan diri.

Film bioskop Escape Plan ini dibintangi oleh pemain utama Sylverter Stallone dan Arnold Schwarzenegger.

Sylvester Stallone memerankan sebagai seorang ahli melarikan diri dari penjara, ia bekerja pada perusahaan yang bertugas menguji keamanan suatu penjara dari orang yang ingin melarikan diri. Dan ia telah berhasil memecahkan kelemahan berbagai penjara terbaik yang dianggap paling aman, yang ternyata ia masih bisa meloloskan diri.

Dan ia pun menuliskan seluruh pengalamannya mengenai berbagai kelemahan suatu penjara dan cara ia meloloskan diri.

Suatu hari perusahaannya menerima pesanan untuk menguji suatu penjara dengan bayaran sangat tinggi, tetapi dengan syarat lokasi penjara tersebut mesti dirahasiakan. Akhirnya perusahaannya menerima permintaan tersebut dan ia pun menyanggupinya, dan ia pun diberi nama samaran yaitu Portos.

Ia pun disuntik untuk memonitor lokasinya dan siap untuk bertugas. Tiba-tiba secara mengangetkan, penjemputnya yang menggunakan mobil berkecepatan tinggi, membawa ia masuk ke dalam mobil, mencari bekas suntikan sehingga ia tidak bisa dimonitor oleh rekan kantornya mengenai lokasinya. Dengan mata dipukul menjadi tidak sadarkan diri dan mata tertutup akhirnya ia pun sampai pada penjara yang dituju.

Ia cukup kaget dengan penjara baru ini, karena ruangannya ternyata terdiri dari dinding kaca tebal dengan monitor kamera sctv dan monitor gerak serta pengawasan ketat selama 24 jam penuh oleh tentara-tentara bersenjata berat.

Saat ia mulai disiksa dan disakiti iapun mencoba menjelaskan soal identitasnya dan kode eksekusinya, tetapi ternyata kepala penjara tidak menghiraukannya, bahkan ingin menguasainya dan memenjarakannya seumur hidup di sana.

Akhirnya Portos pun berkenalan dengan penjahat lain yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger. Mereka pun bekerja sama untuk merencanakan melarikan diri, dengan mempercayai Portos akan kemampuannya dalam melarikan diri.

Portos pun mendapatkan kelemahan ruang isolasi berupa lantai yang disekrup baut, yang bisa dibuka dengan menggunakan efek panas dari penyiksaan sinar panas di ruang isolasi, dengan mengarahkan panas ke arah baut hingga bautnya bisa dibuka. Ia pun berhasil keluar dari bawah ruang isolasi dan setelah berusaha memanjat pipa-pipa akhirnya ia sampai ke atas pintu keluar yang ternyata menuju dek kapal. Begitu ia sampai di atas iapun sangat terkejut karena kapalnya sangat panjang dan besar dan berlayar di tengah lautan yang tak jelas lokasinya. Lalu ia kembali lagi ke dalam ruang isolasi penjara dan menutup bekas lantai yang dibukanya tersebut.

Kedekatannya dengan penjahat yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger pun akhirnya dikhabarkan oleh kepala penjara kepada atasan Portos di perusahaan nya, dan ternyata malah atasannya menyerahkan kepada kepala penjara ini untuk mengesekusi Portos.

Dengan penjara yang tidak lazim, ruang penjara dalam ruang kaca tembus pandang, yang diawasi kamera sctv dan monitor gerak secara computerized, serta pengawasan oleh tentara secara full 24 jam dengan senjata berat. Dan ternyata ruang penjara itu ada di dalam badan kapal besar di tengah laut (lautan internasional) yang tak jelas lokasinya dimana, tanpa rekan kantor dari perusahaan keamanan bisa menghubunginya dan tanpa ada kontak luar dan bahkan atasannya ternyata malah mengorbankannya, sedangkan kepala penjara juga ingin memenjarakannya seumur hidup, maka merupakan suatu pekerjaan besar yang berat buat Portos yang diperankan oleh Sylverster Stallone untuk mencoba melarikan diri.

Tetapi pada akhirnya Portos pun berhasil melarikan diri bersama rekannya yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger tersebut. Apa saja usaha-usaha yang ia lakukan dan apa saja yang ia perbuat sampai akhirnya ia berhasil melarikan diri, bahkan juga mengalahkan kepala penjara yang jahat tersebut, ini merupakan sesuatu yang menarik untuk disaksikan.

Film bioskop The Iceman

Berikut ini adalah gambar poster film bioskop The Iceman :

The Iceman merupakan film dengan latar cerita yang diangkat dari kisah nyata.

The Iceman bukanlah manusia es, tetapi merupakan julukan seorang pembunuh bayaran yang sangat dingin sedingin es, yang merupakan seorang pembunuh keturunan bangsa Polandia.

Pada awalnya ia bekerja sebagai pembuat film kartun untuk orang dewasa, yang saat pembuatan filmnya mendapat pesanan dari seorang penjahat yang akhirnya menawarkannya untuk menjadi seorang pembunuh bayaran.

Pertemuan dengan penjahat yang merekrutnya jadi pembunuh bayaran ini pertama-tama ia diuji untuk membunuh seorang gelandangan dengan sebuah pistol dan disaksikan oleh penjahat tersebut.

Mulailah Iceman menjadi seorang pembunuh bayaran dengan bayaran yang tinggi. Keinginan untuk membahagiakan dan mewujudkan impian istrinya yang menginginkan rumah besar yang mewah, ia coba memenuhinya dengan bayaran-bayaran dari profesi sebagai pembunuh bayaran.

Keluarganya yaitu istri dan dua anak perempuannya tidak tahu pekerjaan sebenarnya dari ayahnya ini.

Makin lama Iceman makin banyak membunuh, dan ada suatu kali ketika ia ditugaskan membunuh, sempat ada seorang gadis kecil mendengar dan menyaksikan perbuatannya. Tetapi karena Iceman punya prinsip tidak membunuh anak-anak dan wanita, akhirnya gadis tersebut ia lepaskan. Tentu saja hal ini sangat beresiko karena ada yang menyaksikan perbuatannya. Tetapi ia pikir gadis tersebut juga tidak ia kenal dan juga tidak mengenalnya, jadi ia mengabaikan bahaya resiko tersebut.

Iceman juga sempat diberhentikan sebagai pembunuh bayaran oleh penjahat yang biasa menggunakan jasanya.

Akhirnya ia bekerja untuk penjahat lain yang siap membayarnya. Dan ia sempat bersama temannya membunuh dengan cara meracuni korbannya dengan sianida, yaitu dengan menyemprotkan ke depan muka korban. Ia lakukan hal itu bahkan di depan umum saat keramaian umum di tengah-tengah hiruk pikuk kegiatan dansa di suatu club. Ini dilakukan karena ia akan dibayar lebih $1o ribu dollar menjadi $50 ribu dollar bila kematian korban dianggap sebagai kematian secara wajar.

Dalam sepak terjangnya sebagai pembunuh bayaran, akhirnya membawa ia dan keluarganya dalam bahaya juga. Iceman berusaha menjadi seorang ayah yang baik untuk kedua putrinya. Saat ia merayakan ulang tahun anaknya, sempat ia diancam oleh para penjahat.

Bahkan upah membunuh yang $50 ribu sempat tidak dibayar oleh orang yang memesan ia membunuh, sehingga Iceman membunuh juga pemesan itu dan mengambil emas dan uang yang ada di kantong walaupun nilainya hanya sedikit.

Anak perempuan nya sempat ditabrak lari secara sengaja. Dan karena keluarganya terancam, akhirnya Iceman juga banyak membunuh teman yang dicurigainya.

Untuk memenuhi pembayaran pembelian rumah untuk istrinya, akhirnya ia juga menerima pesanan membunuh dari orang baru yang belum ia kenal. Orang tersebut menanyakan cara membunuh dengan sianida, dan akhirnya ia pun ingin menyuruh Iceman membunuh dengan sianida. Iceman pun memesan sianida dalam jumlah  banyak, dan berencana membunuh dengan memberikan sianida pada roti yang akan diberikan kepada korbannya.

Saat sianida sudah diberikan pada Iceman, iapun menyiapkan roti dengan mengoleskan racun sianida tersebut. Saat ada seekor kucing yang mendekat ia juga memberikan satu sendok sianida kepada kucing tersebut, ternyata kucing tersebut tidak apa-apa (tidak mati), sehingga ia mulai menyadari kalau ada yang tidak beres. Tapi pada saat itu juga ia dikepung oleh polisi yang kemudian melumpuhkan Iceman dan memborgolnya.

Rupanya orang yang memesan ia membunuh dengan sianida ini ternyata adalah seorang polisi atau mata-mata polisi. Iceman pun ditangkap dan diadili di pengadilan. Ternyata ia sudah membunuh lebih dari 100 orang. Dan pada vonis hakim ia dijebloskan ke penjara dengan hukuman dua kali hukuman seumur hidup.

Keluarganya yaitu istri dan kedua putri nya pun baru menyadari apa pekerjaan ayahnya yang sebenarnya. Sejak di penjara Iceman tidak pernah ketemu dengan keluarganya sampai akhirnya ia meninggal di penjara.

Penahanan KPK terhadap pejabat-pejabat utama negara

Pada hari ini, hari Kamis tanggal 17 Oktober 2013 kita bisa menyaksikan penahanan Mantan Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) Andi Alifian Mallarangeng oleh KPK di televisi-televisi tanah air. Berikut ini adalah foto yang kami ambil dari televisi yaitu : TV One dan Metro TV yang menyiarkan penahanan Andi Alifian Mallarangeng, sebagai berikut ini :

Andi Alifian Mallarangeng yang telah mengenakan baju tahanan KPK sudah lama ditetapkan sebagai tersangka pada kasus korupsi Hambalang yang merugikan keuangan negara, tetapi baru hari ini resmi ditahan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Menurut juru bicara KPK Johan Budi, tersangka Andi Alifian Mallarangeng ditahan demi untuk kepentingan penyidikan kasus korupsi Sarana dan Prasarana olah raga Hambalang yang telah merugikan keuangan negara.

Maraknya korupsi di Indonesia, bisa dilihat dari banyaknya pejabat-pejabat tinggi yang telah ditangkap dan ditahan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Masih sangat segar di ingatan kita, Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini yang ditangkap tangan oleh KPK dan telah dijadikan tersangka dan ditahan oleh KPK. Juga Ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Akil Mochtar yang ditangkap tangan oleh KPK dan juga dijadikan tersangka.

Kalau pejabat tinggi setingkat Menteri, Ketua MK, Ketua SKK Migas sudah ditahan oleh KPK dengan bukti korupsi yang telah dimiliki oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), maka bisa kita nilai betapa rusaknya dan maraknya korupsi di negara kita ini. Sungguh sangat menyedihkan, pejabat yang bergaji tinggi, dengan fasilitas yang lebih dari cukup, dan digaji untuk melayani rakyat dan untuk membela kepentingan negara, tetapi ternyata hanya memikirkan diri sendiri dan lebih memilih memperkaya diri dengan korupsi, benar-benar sangat menyedihkan. Padahal di masyarakat masih sangat banyak rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan, bahkan untuk makan saja sulit.

Kita memang seharusnya menghargai kerja keras KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang telah berprestasi besar dengan berhasilnya KPK menangkap para koruptor-koruptor yang sangat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara ini. Rakyat ada di belakang KPK, karena rakyat memimpikan negara yang dipimpin oleh negarawan, dan bukan oleh koruptor-koruptor.

Babak selanjutnya tentu kita juga ingin menyaksikan hukuman yang berat yang dijatuhkan kepada para koruptor-koruptor yang sudah ditangkap, agar rakyat merasakan keadilan. Banyak pihak yang menyuarakan mengenai hukuman mati buat koruptor memang sudah mulai sering kita dengar. Bahkan mantan ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Jimly Assidiqie menyerukan agar jaksa penuntut mengajukan hukuman mati pada Akil Mochtar yang telah tertangkap tangan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Kita juga mengharapkan agar KPK kembali menangkap koruptor-koruptor lainnya yang masih terus menggeroti keuangan negara, yang telah menyebabkan banyaknya rakyat sulit lepas dari pengangguran dan kemiskinan. Yang kaya makin kaya, sedangkan yang miskin makin miskin. Karena yang kaya bisa membeli kebijakan negara dari pejabat korup, sedangkan yang miskin makin terinjak karena kebijakan yang menyimpang dari penjabat korup.

Walaupun pemberantasan korupsi ini seperti nya mengurai benang kusut, tetapi kalau KPK terus konsisten memberantas korupsi, maka hari demi hari diharapkan kondisi akan makin baik. Dan ini tentunya mesti disertai hukuman berat kepada para koruptor seperti pemiskinan koruptor, penyitaan harta benda pencucian uang, serta hukuman penjara seumur hidup kalaupun bukan hukuman mati.

Semoga KPK makin berprestasi, kami menantikan kejutan lainnya dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).