Singapore berkabung atas wafatnya Lee Kuan Yew

Mengapa Singapore berkabung ? Ya, karena Bapak Bangsa Singapore yaitu Lee Kuan Yew telah wafat pada pagi hari ini, dan Singapore telah menyatakan akan berkabung selama 7 hari dengan mengibarkan bendera setengah tiang.

Lee Kuan Yew yang lahir pada tanggal 16 September 1923, wafat pada usia yang tergolong sangat tinggi yaitu usia 91 tahun pada tanggal 23 Maret 2015.

Lee Kwan Yew merupakan perdana menteri pertama Singapore, yang telah membangun dan merubah wajah negara Singapore menjadi salah satu negara yang cukup dikenal di dunia ini. Perdana menteri yang memerintah 30 tahun an ini telah menyulap Singapore yang baru merdeka menjadi negara yang disegani.

Kemajuan ekonomi dan keteraturan dalam tatanan masyarakat yang bisa dilipat dari kebersihan di seluruh Singapore, dengan sanksi ketat bagi pembuang sampah sembarangan, membuat Singapore memang jadi negara yang bersih dan warga Singapore boleh bangga akan hal ini.

Seorang turis yang di negara nya bisa membuang sampah sembarangan tanpa ada hukuman yang jelas, begitu sampai dan menginjakkan kaki di Singapore bisa menjadi berhati-hati dan mampu menjaga diri untuk juga tidak membuang sampah sembarangan.

Negara singapore yang minim sumber daya alam (bahkan air dan makanan diimpor dari luar negeri), tapi mampu menjadi negara ekonomi maju dunia dengan mengembangkan industri jasa, industri pariwisata, dan menjadi negara transit dari berbagai bisnis di dunia ini.

Singapore juga menjadi negara yang aman, sehingga para turis yang berkunjung ke sana tidak merasa khawatir baik dari segi keselamatan sepanjang hari bahkan juga di malam hari.

Karenanya warga Singapore sangat bangga akan bapak bangsa mereka ini dan dunia pun mengakui Lee Kuan Yew sebagai orang besar, yang telah membuat negara Singapore sebagai salah satu negara yang significan di dunia ini.

Lee Kuan Yew telah merubah satu pelabuhan kecil menjadi negara dengan ekonomi yang sangat maju di dunia.

Indonesia juga menyatakan ikut berduka cita akan meninggalnya Lee Kuan Yew ini.

Banyak negara juga telah mengirimkan ucapan duka cita ini.

Selamat jalan Bapak Bangsa Singapore : Lee Kuan Yew.

Dan kita harapkan akan lahir banyak orang-orang besar seperti Lee Kuan Yew ini.

Baby Royal dari United Kingdom

Pada hari Selasa tanggal 23 Juli 2013 merupakan hari yang membahagiakan bagi bangsa Inggeris serta Kerajaan Inggeris, karena pada hari tersebut telah lahir Royal Baby yaitu Prince of Cambridge, yang merupakan calon Raja Inggeris untuk masa mendatang.

Raja Inggeris saat ini adalah Ratu Elizabeth 2, dan pewaris tahta peringkat 1 (urutan pertama) adalah Pangeran Charles, disusul peringkat 2 (urutan kedua) adalah Pangeran William, dan peringkat 3 (urutan ketiga) adalah Prince of Cambridge yang lahir pada hari ini.

Hal ini sangat menggembirakan rakyat Inggeris dan kerajaan Inggeris karena semakin jelasnya peringkat pewaris tahta, yang menjadi indikator kelangsungan kerajaan Inggeris.

Prince of Cambridge merupakan anak lelaki dari pasangan Pangeran William dan Kate Middleton. Kisah pasangan kerajaan ini relatif kurang dari berbagai isue dan gosip, dan sangat berbeda dengan ibunya Pangeran William yaitu Lady Diana yang banyak diliput oleh berbagai kalangan pers terutama menyangkut hubungan dengan Pangeran Charles suaminya dan kehidupan pribadinya.

Saat berbagai kerajaan telah kehilangan daya magnis nya, dan banyak negara yang telah berganti dari bentuk kerajaan menjadi negara republik yang presidennya mempunyai masa jabatan terbatas dan dipilih oleh rakyat, maka kelangsungan kerajaan Inggeris ini memang merupakan salah satu kerajaan yang paling dikenal oleh masyarakat dunia. Semua perhelatan besar, seperti pernikahan dan kelahiran menjadi berita besar dunia.

Kerajaan Inggeris yang pada masa lampau terkenal dengan kejayaan angkatan lautnya telah mengarung ke seluruh dunia, dan banyak negara yang pernah menjadi jajahannya. Bahkan negara adidaya Amerika Serikat pun dulunya merupakan bekas jajahan Inggeris. Dan setelah negara-negara bekas jajahan Inggeris ini merdeka, negara-negara tersebut kemudian masuk dalam negara persemakmuran, yang mana mereka mengembangkan kerja sama ekonomi untuk kemajuan bersama.

Negara-negara yang masuk dalam negara persemakmuran yang merupakan tetangga dekat kita Indonesia adalah seperti negara Singapore dan Malaysia di sebelah Utara Indonesia, dan Australia di sebelah Selatan Indonesia.

Umumnya negara-negara bekas jajahan Inggeris, sebagian rakyatnya berbahasa Inggeris, seperti contoh negara India.

Dengan luasnya pengaruh kerajaan Inggeris di masa lampau, maka bahasa Inggeris pun banyak dipakai di seluruh pelosok dunia ini, dan merupakan salah satu bahasa Internasional. Karenanya adalah merupakan suatu kewajiban tidak tertulis bahwa kalau kita ingin keliling dunia dan bisa mudah berbicara dengan orang-orang, maka sebaiknya kita bisa berbahasa Inggeris. Bahasa Internasinal lainnya yang juga penting adalah bahasa Mandarin, karena di hampir seluruh dunia bisa kita temui China Town, ataupun orang keturunan China. Bahkan China merupakan negara dengan penduduk terbesar di dunia. Makanya bahasa Inggeris dan bahasa Mandarin menjadi bahasa penting yang saat ini banyak dipelajari oleh seluruh bangsa di muka bumi ini.

Negara-negara yang masih menganut kerajaan antara lain adalah Jepang dan Thailand. Walaupun dengan kekuasaan pemerintahan ada di tangan Perdana Menteri, maka seorang raja lebih menjadi simbol dan lambang pemersatu yang dihormati oleh rakyatnya.

Raja-raja dari kerajaan-kerajaan ini dihormati karena dahulu zaman kakek buyut mereka yaitu raja generasi dulu pernah berjasa atau membuat jasa besar, sehingga kehadiran raja-raja dinasti atau keturunannya bisa diterima oleh rakyatnya dan dihormati.

Karenanya di zaman modern, dimana kerajaan di seluruh dunia makin berkurang dengan berjalannya waktu, maka kelahiran Prince of Cambridge yang merupakan peringkat 3 pewaris tahta kerajaan Inggeris ini sangat menyenangkan pihak kerajaan Inggeris karena merupakan kelangsungan dari kerajaan Inggeris untuk masa mendatang.

Kalangan pers dan media massa dari seluruh dunia bahkan sudah cukup lama menantikan waktu kelahiran Baby Royal ini, dan bahkan khabarnya kehadiran Baby Royal membawa keberuntungan ekonomi Inggeris berupa keuntungan lebih dari Rp. 4 triliun bagi negara Inggeris.

Kami ikut senang dan mengucapkan selamat atas hadirnya Prince of Cambridge yang akan ikut mengisi sejarah dunia di masa mendatang.