Film bioskop The Hunger Games : Catching Fire

Berikut ini merupakan foto poster dari film The Hunger Games : Catching Fire.

Film bioskop The Hunger Games tampaknya akan menjadi film serial yang bersambung lagi.

Film ini menggambarkan suatu kehidupan rakyat yang miskin dan dikelompok-kelompokkan dalam distrik-distrik, dan diawasi dengan ketat agar tidak ada yang berani memberontak dengan pengendali yang penuh kuasa dan memiliki pasukan yang siap menangkap dan menghabisi orang-orang yang berani melawan.

Tiap-tiap distrik setiap tahun selalu dipilih seorang wakil dari distrik tersebut untuk ikut dalam perlombaan hidup mati yang dinamakan dengan istilah The Hunger Games.

Dalam perlombaan hidup mati The Hunger Games, seorang wakil distrik awalnya diperkenalkan terlebih dahulu kepada seluruh rakyat dengan segala kemewahan yang dipersiapkan. Kemudian diterjunkan ke dalam suatu hutan belantara atau medan yang penuh dengan berbagai rintangan, baik rintangan alam, maupun rintangan-rintangan yang sengaja dibuat untuk melemahkan atau bahkan bisa membunuh para peserta perlombaan the hunger games ini.

Di samping itu para peserta juga dihadapi dengan bahaya kelaparan dan kehausan dalam perlombaan the hunger games ini. Seluruh peserta diterjunkan ke medan yang berbahaya tersebut dan memang disuruh untuk saling membunuh karena hanya diperkenankan satu orang saja yang menjadi pemenang dan masih bisa hidup selamat keluar dari arena perlombaan mati hidup the hunger games ini.

Pada film sebelumnya sepasang peserta yaitu seorang perempuan dan seorang lelaki kemudian memilih untuk bersama memakan buah beracun untuk mati bersama dari pada saling membunuh atau keluar salah satunya sebagai pemenang, sehingga penyelenggara perlombaan akhirnya mengalah dan membiarkan keduanya keluar sebagai juara bersama dan boleh tetap hidup. Ini merupakan pukulan dan kekalahan yang terpaksa diterima oleh penyelengaranya.

Tetapi dalam film The Hunger Games : Catching Fire ini justru para juara ini sengaja dimasukkan dalam perlombaan untuk saling membunuh. Karena penyelenggara tidak rela dengan kekalahan ketika juara pada perlombaan sebelumnya keluar sepasang juara dan dielu-elukan oleh rakyat, maka perlombaan ini sengaja diadakan agar mereka bisa terbunuh dalam perlombaan ini, apalagi pesertanya adalah para mantan juara dari perlombaan tahun-tahun sebelumnya.

Para peserta mencari teman atau sekutu sendiri dari antara para peserta perlombaan tersebut walaupun mereka seharusnya saling membunuh, dan yang tidak masuk dalam sekutu akan langsung saling menyerang dan saling membunuh.

Dalam usaha para peserta ini mempertahankan hidup dalam arena yang sangat berbahaya dan sangat mematikan ini, mereka mencoba memecahkan semua teka teki medan yang mereka hadapi, sampai mereka kepada kesimpulan bahwa medan yang mereka injak adalah sebuah jam besar yang pada interval waktu tertentu sudah diprogram berbagai serangan hewan liar ataupun berbagai keganasan alam yang diprogram, seperti petir, uap beracun, ombak tinggi dan sebagainya.

Juga mereka pun mengerti bahwa mereka ada dalam suatu jaring tertutup di atas medan tersebut.

Film ini tampaknya akan masih bersambung setelah pada akhirnya jaring tutup tersebut berhasil dihancurkan dan sepasang perempuan dan laki-laki yang sebelumnya juara bersama tersebut terpisah dan bahkan laki-laki tersebut hilang tak jelas kemana, yang mungkin akan terjawab di serial lanjutannya.

Film bioskop The Hunger Games : Catching Fire ini merupakan film dengan latar belakang yang khas dan memiliki daya tarik untuk penonton karena memberikan suatu kejutan atau sulit untuk diterka akhir ceritanya.

Pemerkosa Mahasiswi di India dihukum mati

Pengadilan India pada hari Jumat tanggal 13 September 2013 menjatuhkan hukuman mati berupa hukuman gantung kepada 4 orang pemerkosa dan pembunuh seorang mahasiswi di New Delhi Desember 2012 yang lalu.

Massa yang berkumpul di ruang pengadilan bersorak kegirangan dan menyatakan puas atas keputusan hukuman mati ini. Kita pun merasa senang mendengar khabar ini, karena memang hak seorang perempuan yang lebih lemah secara fisik semestinya dilindungi dan dihormati.

Ke 4 terhukum itu adalah Akshay Thakur, Pawan Gupta, Vinay Sharma, dan Mukesh Singh. Vinay Sharma tak kuasa menangis histeris sesaat setelah mendengar keputusan hakim yang tak disangkanya ini. Rasa sesal pun sudah terlambat.

Pemerkosaan brutal ini terjadi pada tanggal 16 Desember 2012 dan telah menimbulkan gejolak dan kemarahan publik India. Ribuan warga menggelar aksi protes terhadap pemerintah yang dinilai telah gagal melindungi warga, terutama dalam memberikan rasa aman kepada perempuan. Kasus yang menimpa mahasiswi fisioterapi berusia muda 23 tahun ini pun mendorong amandemen undang-undang kejahatan terhadap perempuan.

Selain diperkosa secara bergiliran, korban dianiaya dengan batang besi. Setelah itu korban di buang dengan dilempar dari atas bus. Korban sempat dirawat di rumah sakit di Singapura sebelum akhirnya meninggal karena luka-luka parah di sekujur tubuh. Memang kejahatan ke 4 orang tersebut sangat sadis, kalaupun perempuan tersebut bisa selamat pun tentu sudah mengalami trauma berat, cidera, cacat dan kehilangan keinginan untuk hidup.

Ketika membacakan keputusan pengadilan, hakim Yogesh Khanna menjelaskan bahwa tindakan para terdakwa sungguh mengejutkan nurani kolektif bangsa India. “Di jaman ketika kejahatan terhadap kaum perempuan terus meningkat, pengadilan tak bisa menutup mata terhadap kejahatan mengerikan seperti itu,” ujarnya.

Bagi hakim Yogesh Khanna, hukuman berat ini bertujuan untuk memberikan suatu pesan yang tegas kepada seluruh rakyat India, bahwa kejahatan terhadap perempuan tidak dapat ditoleransi. Pemerkosaan dan pembunuhan adalah tindakan paling kejam dan tak berperikemanusiaan, dan kejahatan ini tidak bileh terulang.

Vinay Sharma digiring keluar ruang pengadilan karena tangisannya terlalu kencang dan amat mengganggu. Penjahat ini koq bisa menjadi cengeng dan menangis saat dirinya dihukum mati, sedangkan merasa senang saat memerkosa dan menganiaya seorang perempuan yang tidak berdaya. Hakim menolak pertimbangan salah satu pengacara terpidana, AP Singh, yang menilai kasus ini telah dipolitisasi. Apakah perempuan itu mati karena diperkosa dan dianiaya adalah fakta atau hanya politisasi? Memang pengacara sering lupa bahwa keadilan lebih penting daripada bermain kata-kata ataupun berdalih dan mencari-cari sela-sela hukum.

“Vonis ini bukan tegaknya kebenaran, tetapi itu adalah kekalahan keadilan. Hakim memutuskan kasus ini karena tekanan politik dan kemarahan publik,” kata pengacara AP Singh dengan nada tinggi. Tahukah dia, kalau mahasiswi yang telah mati itupun belum tentu merasa hukuman mati saja cukup sebagai hukuman pemerkosaan dan penganiayaan yang ia alami, apakah semua penderitaan yang ia alami sejak pemerkosaan, rasa sakit, trauma, penderitaan, dan kehilangan nyawa cukup hanya dibalas dengan hukum mati yang hanya dengan digantung saja?

Sama seperti hukuman mati lainnya di India, vonis oleh hakim Yogesh Khanna ini memang masih harus diuji lagi oleh Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung, atau memohon grasi dari Presiden.

Keluarga korban, bersama dengan sejumlah politisi, dan pejabat pemerintah telah lama menyerukan agar para pelaku segera dieksekusi. Keluarga korban berada di ruang sidang ketika vonis dibacakan dan mereka merasa puas atas vonis itu. “Saya sangat senang putri kami telah mendapat keadilan.” kata ayah korban.

Melihat kejahatan terhadap perempuan ini kita bisa bandingkan dengan kejahatan terhadap perempuan yang juga marak terjadi di Indonesia. Berikut ini contoh kejahatan terhadapan perempuan yang mendapat perhatian luas dari masyarakat Indonesia yang masih memimpikan keadilan terhadap kasus yang terjadi.

Kasus pembunuhan yang dialami oleh Holly Angela Hayu (37 tahun), yang ditemukan tewas di kamarnya di rumah susun Kalibata City tower Ebony unit E09AT – Jakarta Selatan pada tengah malam tanggal 7 Oktober 2013, merupakan contoh kekerasan dan kejahatan terhadap perempuan. Pembunuhnya dengan sadis telah menganiaya dan mengikat Holly, dan ternyata pembunuhan ini sudah direncanakan jauh-jauh hari baik oleh aktor intelektualnya maupun oleh para eksekutor-eksekutornya di lapangan, dengan ditemukannya peti mati berupa hardcase gitar untuk membuang jasad korban, plastik besar untuk membungkus jasad korban, dan kopi untuk menyamarkan bau busuk. Foto Holly bersama dengan Gatot Supiartono ditemukan di kamar tempat terjadinya pembunuhan ini, dan Gatot Supiartono yang ternyata seorang Auditor Utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disebut-sebut memiliki hubungan khusus dengan Holly yang tewas bersimbah darah ini. Saat ini Gatot Supiartono sudah dicegah keluar negeri karena kasus pembunuhan ini. Kasus sadis ini tentu sangat rumit dan tidak seharusnya pembuktiannya hanya berdasarkan kesaksian-kesaksian para tersangka saja, tetapi motif utamanya mesti meyakinkan sehingga tidak salah menentukan aktor intelektualnya. Kalau motifnya tidak kuat dan meyakinkan, maka tak mungkin terjadi kasus perencanaan pembunuhan yang begini sadis.

Kasus pembunuhan lain yang sangat menyeramkan dan merupakan pembunuhan sadistik yaitu kasus pembunuhan terhadap Fransisca Yofie yang terjadi di Jl. Setra Sari Indah – Bandung. Fransisca Yofie (34 tahun) yang memiliki kisah asmara dengan Kompol A yang sebelum kematian Fransisca Yofie menugaskan orang-orang untuk mengikuti gerak-gerik Fransisca Yofie, sempat disangka sebagai otak intelektual kasus pembunuhan ini. Fransisca Yofie yang menjabat sebagai Branch Manager PT. Verena Multi Finance juga akrab disapa dengan Sisca ini sebenarnya sedang berpindah-pindah tempat tinggal karena sedang menghindari Kompol A ini. Kematian Fransisca Yofie (Sisca Yophie) yang diduga kehabisan darah karena bacokan dan diseret dengan sepeda motor benar-benar mengangetkan masyarakat Indonesia karena kesadisannya. Saat rekronstruksi banyak yang meragukan pengakuan semata dari pelaku-pelaku pembunuhan yang menyatakan bahwa rambut korban tersangkut pada gear roda. Berikut ini adalah salah satu foto adegan rekonstruksi yang sangat diragukan tersebut :

Semoga pihak berwajib dan pihak berwenang bisa menegakkan keadilan dan mengungkap fakta yang sebenarnya, dan agar pembunuh-pembunuh (baik aktor intelektual maupun eksekutor pembunuh) nya bisa dihukum seberat-beratnya demi keadilan dan agar di kemudian hari para perempuan bisa memiliki rasa aman dan mendapat perlindungan hukum yang cukup.

Pemilihan Miss World 2013 di Bali

Untuk pertama kalinya pelaksanaan pemilihan Miss World dilakukan di Pulau Bali – Indonesia, dan itu adalah pemilihan untuk Miss World 2013. Pembukaan Pemilihan Miss World 2013 yang diikuti oleh 130 kontestan dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, di Bali Convention Center, Hotel Westin, Nusa Dua – Bali pada hari Minggu malam tanggal 8 September 2013.

Pelaksanaan pemilihan Miss World 2013 yang berlangsung di Pulau Bali sebenarnya disertai protes dari sebagian kecil saja pihak yang tidak mengerti makna Miss World itu sendiri. Pemilihan Miss World bukanlah berdasarkan kecantikan semata. Bisa saja Anda bilang istri Anda atau pacar Anda lebih cantik dari Miss World, tetapi apakah ia punya kwalitas sebagai seorang Miss World. Miss World dipilih juga berdasarkan berbagai kriteria kualitas, kepribadian dan kemampuan intelektual, antara lain dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para juri.

Berikut ini adalah beberapa foto yang menyertai kegiatan Miss World 2013, antara lain foto spanduk yang terpasang sangat besar di Jakarta Selatan yang ikut mempromosikan kegiatan pemilihan Miss World 2013, Miss World 2013 dari Filipina, dan pemasangan mahkota Miss World oleh Miss World 2012 yaitu Wenxia Liu kepada Miss World 2013 yang terpilih, yaitu Megan Young.

Memang sangat aneh kalau seorang pria memprotes kegiatan pelaksanaan pemilihan Miss World di Indonesia, padahal kegiatan tersebut adalah untuk kepentingan perempuan. Kaum hawa punya hak untuk berprestasi sampai tingkat dunia. Kaum perempuan punya hak asazi juga, punya pilihan juga, dan bahkan bisa berbuat lebih dari pada seorang pria biasa. Lalu kenapa ada pria yang berkeberatan ? Padahal lebih banyak pria baik di Indonesia, bahkan seluruh dunia yang mendukung kegiatan Miss World. Wanita punya hak menentukan pilihan dan memilih untuk mengembangkan bakat dan prestasinya, bahkan punya hak untuk mencapai posisi selebriti dunia sebagai seorang Miss World.

Dukungan masyarakat Pulau Bali tempat penyelenggaraan pemilihan Miss World 2013 memang mesti diacungi jempol. Mereka mengerti makna sebenarnya dari kegiatan akbar kelas dunia ini, bahkan implikasinya kepada perkembangan Pulau Bali sebagai tujuan wisata internasional, bahkan menjadikan Pulau Bali makin tersohor yang memang sudah tersohor ke seluruh dunia ini. Penduduk dan masyarakat Pulau Bali yang sangat menghargai para turis, menghargai keragaman, sangat toleran, tidak pernah membedakan suku (ras) maupun agama (kepercayaan) membuat para wisatawan manca negara betah berlama-lama tinggal di Pulau Bali ataupun mengunjungi Pulau Bali berkali-kali.

Saat seorang perempuan berkuasa pun tidak pernah semena-mena terhadap lelaki. Kalau kemudian seorang ratu atau perdana menteri perempuan mensyaratkan lelaki mesti dikebiri atau diperlakukan secara rendah, tentu lelaki pun tidak bisa menerima. Lalu bagaimana lelaki biasa tanpa prestasi kemudian bisa melarang atau memberikan syarat kepada perempuan yang lebih terhormat, yang lebih berprestasi bahkan punya rekam prestasi nasional dan internasional.

Sebaiknya lelaki yang tanpa prestasi itu memikirkan diri nya terlebih dahulu apakah karya besar yang sudah dibuat atau dihasilkan. Kalau belum, lakukan sesuatu agar bisa berprestasi dunia dan dengan demikian akan mengerti bagaimana perjalanan dan perjuangan seorang perempuan untuk bisa sampai pada posisi sebagai Miss World, bahwa itu merupakan perjuangan yang tidak mudah dan penuh dengan kerja keras.

Dalam pemilihan Miss World 2013, yang pelaksanaan Grand Final nya berlangsung di Nusa Dua – Bali pada hari Sabtu malam tanggal 28 September 2013 akhirnya terpilihlah Miss Filipina yaitu Megan Young sebagai Miss World 2013. Keberhasilan Megan Young ini menjadi istimewa karena baru kali ini Filipina memenangi Miss World setelah 63 tahun mengikuti kontes Miss World ini. Megan Young ini sebenarnya gadis kelahiran Amerika, tepatnya kelahiran Virginia dan pernah menetap selama 10 tahun di tanah kelahirannya. Di Filipina, ia cukup populer karena sering tampil dalam acara televisi.

Sedangkan posisi runner up Miss World ini dimenangkan oleh Miss France, dan posisi ketiga dimenangkan oleh Miss Ghana.  Dengan kemampuan wanita-wanita Indonesia, tentu kita pun suatu hari akan bisa memenangkan pemilihan Miss World di masa-masa mendatang.

Dan mungkin akan lebih baik lagi bila ada banyak kegiatan-kegiatan kewanitaan bergengsi lainnya sebagai kreativitas dan ajang pembuktian prestasi para perempuan di kemudian hari, sehingga kita tidak hanya mengenal istilah seperti TKW (tenaga kerja wanita) yang kurang bergengsi tersebut.

Film bioskop Fast and Furious 6

Berikut ini adalah foto dari poster pada bioskop di Gajah Mada Plaza, sebagai berikut :

Film bioskop Fast & Furious 6 ini diputar sekaligus di 2 bioskop yang ada di Gajah Mada Plaza. Biasanya ada 2 film bioskop yang berbeda, tetapi minggu ini diputar hanya satu judul film saja.

Apa yang menarik dari Fast & Furious 6 ini ?

Seperti judul film yang memiliki kata Fast, yang dalam bahasa Indonesia berarti cepat, maka dalam film ini ditampilkan hal-hal yang berhubungan dengan cepat ini.

Kebut-kebutan mobil dalam kejar-kejaran untuk mengalahkan dan menangkap para kriminal merupakan adegan utama dalam film ini.

Dalam film ini, polisi terpaksa mengandalkan suatu regu mantan penjahat untuk membantu mengalahkan penjahat yang sangat lihay dan sulit untuk ditaklukkan karena kehebatan dan kecepatan mereka. Tentunya dengan imbalan regu mantan penjahat ini mendapatkan kebebasan bila mereka berhasil menangkap penjahat yang sangat lihay tersebut.

Di film ini, kebetulan perempuan mantan pacar dari pemimpin regu mantan penjahat ini justru diperalat oleh penjahat tersebut. Selama ini mereka mengira mantan pacarnya tersebut sudah tewas, tetapi ternyata belum tewas, tetapi sudah lupa ingatan, sehingga bekerja untuk penjahat lain tersebut, bahkan sempat menembak pemimpin regu mantan penjahat yang dulunya adalah pacarnya, karena ia sudah tidak mengenali dirinya dan masa lalunya.

Bagaimana cara dan jalan sehingga perempuan mantan pacar dari pemimpin regu mantan penjahat ini akhirnya bisa diingatkan kembali akan jati diri dan keluarganya menjadi hal menarik juga dalam film ini.

Dalam film ini kehebatan dalam kebut-kebutan mobil, digunakan untuk menangkap dan menaklukkan musuh yang sangat disegani yang merupakan penjahat yang bahkan menyerang konvoi militer dan berambisi menguasai peralatan militer canggih yang sangat membahayakan bila disalahgunakan.

Sepanjang film, disuguhkan kecepatan bahkan juga adegan pesawat terbang yang akan dipakai oleh penjahat untuk kabur pun mesti dikalahkan oleh regu mantan penjahat yang memiliki kemampuan bergerak cepat dengan kemampuan mengendarai mobil secara kebut-kebutan.

Kebut-kebutan ini bukanlah untuk ditiru.

Kebut-kebutan yang ada di Indonesia yang sering melibatkan geng motor sangat jauh berbeda. Kalau geng motor ini hanya berlaku kasar, tidak terdidik dan menjadi sumber kriminal baru, maka geng motor tidak lebih dari suatu geng yang menjadi musuh masyarakat dan akan dibasmi oleh pihak berwajib.

Kemampuan kebut-kebutan ataupun kemampuan kebut dan melarikan diri setelah merampas dan menjambret tas-tas wanita yang belakangan marak di kota Jakarta, hanya menunjukkan sifat pengecut dari kriminal-kriminal jalanan yang sangat meresahkan para wanita pengguna kendaraan umum seperti bajaj atau yang berpergian membawa tas sesuai kebutuhan dan sifat dari wanita itu sendiri.

Menunggu bus di halte bus, berdiri di pinggir jalan menunggu kendaraan umum pun para wanita ini bisa menjadi sasaran dari penjahat jalanan yang selalu siap menjambret tas mereka.

Sudah seharusnya aparat penegak hukum lebih proaktif, dan kemampuan CCTV dalam merekam kegiatan jalanan sebaiknya mulai diterapkan, sehingga kejahatan-kejahatan jalanan ini bisa dideteksi dan bisa ditangkap dengan segera.

Kalau kemampuan kebut-kebutan hanya dipakai untuk tindakan kriminal dan kejahatan atau untuk melarikan diri, maka memang semua itu tidak ada artinya. Seharusnya justru kemampuan kebut-kebutan ini bisa dimanfaatkan secara baik misalnya dalam ajang perlombaan resmi yang bergenggsi, di lapangan yang memang disediakan khusus untuk itu.

Masyarakat mesti kompak dan selalu siap membantu menangkap para penjahat jalanan yang beraksi di tengah keramaian kota Jakarta tersebut, agar para penjahat tersebut bisa diberantas, dan para wanita akan merasa aman berpegian dengan kendaraan umum.

Opera Sampek Entay di Gedung Kesenian Jakarta

Berikut ini adalah beberapa foto dari adegan-adegan Sampek Entay – Bukan Cinta Yang Biasa ……. yang dibawakan oleh Teater Koma di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) pada malam tanggal 13 Maret 2013 :

Dari foto-foto di atas, kita bisa melihat beberapa contoh lakon yang dibawakan oleh Teater Koma. Pertunjukan oleh Teater Koma ini akan berlangsung setiap hari dari Tanggal 13 Maret 2013 sampai 23 Maret 2013. Opera ini merupakan produksi ke – 127 dari Teater Koma.

Pada tahun 2004, Teater Koma pernah meraih Piagam Penghargaan Meseum Rekor Indonesia atas prestasi Pementasan Teater Terlama Dengan Lakon “Sampek Engtay” dan dipentaskan 80 kali dengan 7 peran pemain yang sama.

Opera Sampek Entay kali ini disponsori oleh Group Djarum dan juga BCA, dan diberi judul Sampek Entay Bukan Cinta Yang Biasa ….

Sampek Engtay merupakan kisah legenda cinta dari negara Tiongkok yang sangat terkenal dan sudah dijadikan sumber inspirasi oleh berbagai kelompok kesenian, berbagai kelompok teater, bahkan juga oleh dunia perfilman dalam membuat karya besar berlandaskan cerita yang melegenda ini.

Sudah banyak film, lagu, opera dan pertunjukan lainnya yang dibuat dengan menggunakan judul maupun sumber cerita Sampek Entay ini.

Dalam kisah Sampek Engtay yang mengambil latar cerita masa lampau, saat seorang perempuan tidak punya kesempatan yang sama dengan seorang lelaki dalam hal pendidikan. Dan seorang gadis pergi meninggalkan kampung halaman untuk bersekolah di sekolah yang seluruhnya hanya untuk para lelaki saja. Dengan menyamar sebagai seorang lelaki si gadis yang dikenal dengan nama Engtay mendaftar dan sekolah di sekolah para pria tersebut, dan berkenalan dengan seorang pelajar pria yang bernama Sampek. Kedua orang ini mengangkat saudara dan bahkan tidur dalam 1 (satu) ranjang yang sama dengan hanya dipisahkan dengan tali saja.

Si pria Sampek tidak tahu kalau teman sekamarnya Engtay adalah seorang gadis dan dikira seorang lelaki. Mereka berteman dan menjadi akrab, sampai akhirnya Sampek menyadari kalau Entay adalah seorang perempuan. Dan mereka pun (Sampek dan Engtay) saling jatuh cinta dan saling menyintai, tetapi rupanya Engtay secara mendadak dipanggil pulang oleh ayahnya dan akan dinikahkan dengan pria lain yang dijodohkan oleh orang tuanya.

Sampek yang baru menyadari temannya Engtay adalah seorang perempuan dan menyadari cintanya yang mendalam pada Engtay pun merasa kehilangan dan rindunya tak tertanggung. Di sinilah drama cerita itu dimulai. Silakan baca buku-buku ataupun pertunjukan bertema Sampek Entay untuk mengetahui cerita lengkapnya.

Pada opera ini tentu saja dialog dan seni tari yang ditampilkan sudah dirubah oleh sutradaranya yaitu N. Riantiarno, dengan mengambil lokasi Betawi dan Banten sebagai tempat cerita kejadian. Tetapi memang inti dari cerita yang melegenda yaitu Sampek Entay ini sangat menjual, bisa dilihat dari banyaknya penonton dan peminat yang memenuhi Gedung Kesenian Jakarta.

Kita juga mengenal cerita Romeo dan Juliet dari Dunia Barat. Atau cerita Siti Nurbaya dari Sumatera Barat.

Suatu cerita bisa menjadi begitu terkenal dan menjadi legenda, demikian juga dengan lagu, tarian, film, dan sebagainya.

Manusia memang punya kemampuan untuk membuat hal-hal besar dan kita pun ditantang untuk menciptakan hal-hal besar.

Tembok Besar China, Borobudur, Menara Pisa, adalah beberapa contoh karya besar manusia dalam bidang fisik.

Maka sudah saatnya para pembesar membangun dan menciptakan karya besar yang baru agar benar-benar menjadi orang besar yang benar-benar diakui besar oleh manusia dan kemanusian.