Mengenang Tokoh dari Afrika : Nelson Mandela

Afrika merupakan salah satu benua besar di muka bumi ini.

Secara geografis, Afrika terletak cukup jauh dari Indonesia. Karenanya kalau kebanyakan rakyat Indonesia kurang mengenal Afrika adalah hal yang biasa. Tetapi ada seorang tokoh dari Afrika, tepatnya dari Afrika Selatan, yang namanya dikenal hampir di seluruh dunia. Ia adalah Nelson Mandela.

Nelson Mandela yang mengalami masa-masa sulit ketika negara nya yaitu Afrika Selatan menerapkan politik apartheid, yang membeda-bedakan suku bangsa dan warna kulit. Perjuangan panjang tanpa lelah dari Nelson Mandela yang bahkan sempat 27 tahun di penjara, akhirnya menghasilkan dihapuskannya politik apartheid dari Afrika Selatan.

Melalui perjuangannya dan tekanan dunia internastional, akhirnya Nelson Mandela dibebaskan dari penjara, dan 4 tahun kemudian ia menjadi Presiden Afrika Selatan. Dalam kedudukan nya sebagai orang nomer satu di Afrika Selatan ia berhasil melakukan rekonsiliasi, bahkan ia memaafkan orang-orang yang pernah menjahatinya.

Kebesaran hati dan pandangan serta toleransi terhadap berbagai perbedaan ras, warna kulit dan golongan, membuat ia dikagumi oleh kawan dan lawan, bahkan sampai ke seluruh dunia, nama Nelson Mandela dikenal dan menjadi tokoh dunia.

Jadi mungkin saja ada rakyat Indonesia yang tidak tahu Afrika, tetapi mungkin sangat tahu nama Nelson Mandela, yang hanya pernah menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan untuk 1 periode saja.

Pada hari Selasa tanggal 10 Desember 2013 puluhan ribu orang berbondong-bondong menuju stadion sepak bola di Soweto, Johannesburg – Afrika Selatan yang memiliki daya tampung 95.000 orang, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Nelson Mandela. Hujan yang turun begitu deras tak sejengkal pun membuat ribuan orang yang menyemut dan menuju stadion sepak bola tersebut untuk menarik mundur langkah kaki mereka.

Di Soweto sebanyak 90 pemimpin negara dan pemerintahan hadir memberikan penghormatan terakhir. Paling sedikit ada 53 presiden, 18 perdana menteri, sejumlah raja, sejumlah putera mahkota, sejumlah wakil presiden, mantan presiden, dan mantan perdana menteri.

Pada hari Minggu nanti tanggal 15 Desember 2013 diperkirakan masih ada 60 kepala negara dan pemerintah yang akan hadir. Diperkirakan upacara pemakaman Nelson Mandela ini akan lebih besar dibandingkan dengan pemakaman Lady Diana (dari Inggeris), Michael Jackson (penyanyi yang tersohor), bahkan Paus Yohanes Paulus II (tokoh agama Katholik). Nelson Mandela akan dikuburkan di kampungnya di desa Qunu, Eastern Cape hari Minggu tanggal 15 Desember 2013 nanti.

Nelson Mandala memang orang sangat terhormat, orang besar dalam kesederhanaannya.

Pemerintah Amerika Serikat pun memberikan penghormatan, bahkan mengibarkan bendera setengah tiang di seluruh Amerika Serikat untuk menyatakan bela sungkawa atas wafatnya Nelson Mandela ini. Bahkan 4 orang Presiden Amerika Serikat hadir dalam misa pemakaman Nelson Mandela, yaitu Presiden Barrack Obama, mantan Presiden George W. Bush, Bill Clinton, dan Jimmy Carter.

Semoga di masa mendatang akan lebih banyak lahir tokoh-tokoh besar kemanusiaan yang akan membawa jalan kepada kehidupan manusia yang lebih baik, lebih terhormat, lebih damai dan bisa menyatukan berbagai perbedaan untuk maju bersama bagi kepentingan kemanusiaan yang lebih universal.

Kasus suap MK dengan tersangka AM

Beberapa hari ini kita sangat kaget dengan berita tentang ditangkapnya para tersangka suap MK (Mahkamah Konstitusi) oleh pihak KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Dan kekagetan ini ternyata juga dialami juga oleh para pejabat dan pimpinan berbagai lembaga tinggi negara. Kenapa ? Karena yang tertangkap basah kasus suap adalah Ketua MK (Mahkamah Konstitusi) Akil Mochtar (AM). Lembaga tinggi negara yang dianggap setengah dewa karena keputusan yang dibuat oleh MK mengikat dan berlaku sebagai hukum di negara kita ini. Keputusan MK ini bahkan bagi sebagian orang dianggap sebagai mewakili Tuhan di dunia ini. Berikut ini beberapa gambar foto sehubungan dengan perkembangan kasus suap MK ini, sebagai berikut :

Tertangkap tangan di kantor dinas MK di Jl. Widya Chandra 3 No. 7 – Jakarta Selatan oleh pihak KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) serta pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, akhirnya Akil Mochtar (ketua MK) dijadikan tersangka dan telah memakai baju tahanan KPK yang berwarna oranye. Selain Akil Mochtar juga ditangkap pejabat lain dan pengusaha, dengan total ditangkap adalah 6 orang.

Bagaimana seorang RI- 9 yang artinya seorang pejabat sangat tinggi di atas tingkatan Menteri bisa tertangkap basah menerima uang suap terkait dengan penanganan kasus sengketa pilkada ? Tepatnya yaitu sengketa pilkada Gunung Mas (Kalteng) dan pilkada Lebak (Banten). Uang suapnya pun berupa uang dollar Singapura dan uang dollar Amerika Serikat. Menerima tamu yang bersengketa di rumah dinas saja sudah merupakan pelanggaran etika seorang hakim, apalagi menerima uang suap. Benar-benar keterlaluan. Makanya mantan ketua MK Jimly Asshiddiqie mengusulkan tuntutan hukuman mati buat Akil Mochtar, karena selaku penegak hukum dengan jabatan setinggi itu, melanggar hukum bahkan melakukan korupsi dan menerima uang suap, dan tertangkap tangan lagi, maka sudah tidak ada alasan untuk tidak diberhentikan sebagai ketua MK dan semestinya dituntut hukuman mati. Usulan Jimly Asshiddiqie ini kalau diterima oleh jaksa penuntut, maka akan menjadi sejarah baru, bahkan bisa membuka lembaran baru dalam menuntut pelaku korupsi yang sangat memuakkan dan merugikan kehidupan sendi-sendi bangsa ini dengan hukuman mati.

Mantan ketua Mahfud MD juga sangat kecewa dan melihat kasus suap Akil Mochtar ini akan membuat keputusan-keputusan hukum mendatang lembaga tinggi MK ini akan bisa dipermasalahkan oleh para pihak. Dan akan diperlukan waktu yang lama untuk mengembalikan kewibawaan MK. “Sekarang sudah tinggal  MK yang secara institusional bisa dipercaya, MK sudah jatuh terjerembab dan hancur. Rakyat harus bangkit menghancurkan koruptor”.

Bahkan Presiden SBY dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pun sudah memberikan komentarnya dan bisa kita lihat dan dengar di televisi. Berbagai ahli hukum dan para pengamat melontarkan perlunya hukuman maksimal terhadap Akil Mochtar ini.

“Betapa berbahayanya kalau putusan (MK) yang final dan mengikat itu ternyata tidak tepat dan tidak benar, apalagi prosesnya ada penyimpangan-penyimpangan di dalamnya. Sama halnya dengan memutus sengketa dalam pemilu atau pemilihan kepala daerah. Ini tentu akan merusak demokrasi kita, menggugurkan kebenaran dan keadilan yang sangat didambakan rakyat kita”, tutur Presiden SBY.

Ketua MPR Sidarto Danusubroto : “Power trends to corrupt. Komisi Yudisial sudah saatnya melakukan pengawasan karena Mahkamah Konstitusi (MK) ini sangat besar wewenangnya dan sangat rawan karena keputusan Mahkamah Konstitusi bersifat final”.

Secara terpisah, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah M Din Syamsuddin menegaskan bahwa kasus ini merupakan nestapa nasional karena benteng terakhir penegakan hukum di negeri ini sudah jebol, “ini berbahaya”, ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj juga menegaskan bahwa skandal MK ini bisa memperparah krisis kepemimpinan elite politik. Kasus ini membuat masyarakat semakin kehilangan kepercayaan terhadap hukum. “Bayangkan saja, jika ketua MK menerima suap, apalagi pejabat-pejabat lain di bawahnya, ini contoh yang buruk”, kata Said Aqil.

“Kasus (suap MK) ini mencerminkan moral sebagian penegak hukum sudah ‘bobrok’ karena hanyut oleh godaan materi. Ini sudah keterlaluan”, kata mantan ketua umum pimpinan pusat Muhammadiyah A. Syarif Maarif.

Seorang wartawan yang menanyakan soal potong jari tangan bagi koruptor kepada Akil Mochtar sempat ditampar oleh Akil Mochtar, padahal ucapan soal potong jari bagi koruptor itu justru adalah ucapan dari Akil Mochtar sendiri sebelumnya. Memang sangat sering kita mendengar berbagai pernyataan yang keluar dari pejabat yang berlagak suci dan siap dihukum atau diperlakukan seperti apa kalau bersalah, tetapi dalam kenyataannya setelah tertangkap ternyata tidak siap dengan hukuman sesuai ucapannya sendiri.

“Rusak sudah citra Indonesia di mata internasional. Mahkamah Konstitusi sebagai benteng terakhir penjaga konstitusi itu terkesan mudah dibeli,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi.

Media asing seperti dari Singapura (Straits Times), dari Malaysia (The Sun, Malaysiakinidotcom, dan Mysinchew media berbahasa Mandarin), dari Belanda (Volkskrant), dari Australia (Radio ABC), dari Rusia (The Voice of Russia), hingga dari Amerika Serikat (The New York Times) semua ini juga mengulas soal penangkapan Akil Mochtar oleh KPK (Komisi Pemberantas Korupsi).

Sudah sangat sering kita mendengar tentang pemiskinan koruptor, dan hukuman maksimal bagi para koruptor. Maka mari kita nantikan perkembangan kasus ini, dan benarkah koruptor akan dihukum berat sesuai dengan harapan dari masyarakat banyak.

Dan dalam kesempatan ini kita juga sangat menghargai kerja KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang telah menujukkan prestasi kerja yang luar biasa, walaupun korupsi dan koruptor masih sangat-sangat banyak sekali dan masih jauh dari harapan dalam pemberantasannya. Kita mesti mendukung KPK untuk semakin cepat dan makin banyak menangkap para koruptor yang sangat merugikan berbagai aspek kehidupan masyarakat, yang menjual wewenang demi uang suap dan menjual keputusan-keputusan dan kebijakan-kebijakan yang merugikan negara, merugikan aset negara, dan merugikan serta menyebabkan kemiskinan masyarakat.

Baby Royal dari United Kingdom

Pada hari Selasa tanggal 23 Juli 2013 merupakan hari yang membahagiakan bagi bangsa Inggeris serta Kerajaan Inggeris, karena pada hari tersebut telah lahir Royal Baby yaitu Prince of Cambridge, yang merupakan calon Raja Inggeris untuk masa mendatang.

Raja Inggeris saat ini adalah Ratu Elizabeth 2, dan pewaris tahta peringkat 1 (urutan pertama) adalah Pangeran Charles, disusul peringkat 2 (urutan kedua) adalah Pangeran William, dan peringkat 3 (urutan ketiga) adalah Prince of Cambridge yang lahir pada hari ini.

Hal ini sangat menggembirakan rakyat Inggeris dan kerajaan Inggeris karena semakin jelasnya peringkat pewaris tahta, yang menjadi indikator kelangsungan kerajaan Inggeris.

Prince of Cambridge merupakan anak lelaki dari pasangan Pangeran William dan Kate Middleton. Kisah pasangan kerajaan ini relatif kurang dari berbagai isue dan gosip, dan sangat berbeda dengan ibunya Pangeran William yaitu Lady Diana yang banyak diliput oleh berbagai kalangan pers terutama menyangkut hubungan dengan Pangeran Charles suaminya dan kehidupan pribadinya.

Saat berbagai kerajaan telah kehilangan daya magnis nya, dan banyak negara yang telah berganti dari bentuk kerajaan menjadi negara republik yang presidennya mempunyai masa jabatan terbatas dan dipilih oleh rakyat, maka kelangsungan kerajaan Inggeris ini memang merupakan salah satu kerajaan yang paling dikenal oleh masyarakat dunia. Semua perhelatan besar, seperti pernikahan dan kelahiran menjadi berita besar dunia.

Kerajaan Inggeris yang pada masa lampau terkenal dengan kejayaan angkatan lautnya telah mengarung ke seluruh dunia, dan banyak negara yang pernah menjadi jajahannya. Bahkan negara adidaya Amerika Serikat pun dulunya merupakan bekas jajahan Inggeris. Dan setelah negara-negara bekas jajahan Inggeris ini merdeka, negara-negara tersebut kemudian masuk dalam negara persemakmuran, yang mana mereka mengembangkan kerja sama ekonomi untuk kemajuan bersama.

Negara-negara yang masuk dalam negara persemakmuran yang merupakan tetangga dekat kita Indonesia adalah seperti negara Singapore dan Malaysia di sebelah Utara Indonesia, dan Australia di sebelah Selatan Indonesia.

Umumnya negara-negara bekas jajahan Inggeris, sebagian rakyatnya berbahasa Inggeris, seperti contoh negara India.

Dengan luasnya pengaruh kerajaan Inggeris di masa lampau, maka bahasa Inggeris pun banyak dipakai di seluruh pelosok dunia ini, dan merupakan salah satu bahasa Internasional. Karenanya adalah merupakan suatu kewajiban tidak tertulis bahwa kalau kita ingin keliling dunia dan bisa mudah berbicara dengan orang-orang, maka sebaiknya kita bisa berbahasa Inggeris. Bahasa Internasinal lainnya yang juga penting adalah bahasa Mandarin, karena di hampir seluruh dunia bisa kita temui China Town, ataupun orang keturunan China. Bahkan China merupakan negara dengan penduduk terbesar di dunia. Makanya bahasa Inggeris dan bahasa Mandarin menjadi bahasa penting yang saat ini banyak dipelajari oleh seluruh bangsa di muka bumi ini.

Negara-negara yang masih menganut kerajaan antara lain adalah Jepang dan Thailand. Walaupun dengan kekuasaan pemerintahan ada di tangan Perdana Menteri, maka seorang raja lebih menjadi simbol dan lambang pemersatu yang dihormati oleh rakyatnya.

Raja-raja dari kerajaan-kerajaan ini dihormati karena dahulu zaman kakek buyut mereka yaitu raja generasi dulu pernah berjasa atau membuat jasa besar, sehingga kehadiran raja-raja dinasti atau keturunannya bisa diterima oleh rakyatnya dan dihormati.

Karenanya di zaman modern, dimana kerajaan di seluruh dunia makin berkurang dengan berjalannya waktu, maka kelahiran Prince of Cambridge yang merupakan peringkat 3 pewaris tahta kerajaan Inggeris ini sangat menyenangkan pihak kerajaan Inggeris karena merupakan kelangsungan dari kerajaan Inggeris untuk masa mendatang.

Kalangan pers dan media massa dari seluruh dunia bahkan sudah cukup lama menantikan waktu kelahiran Baby Royal ini, dan bahkan khabarnya kehadiran Baby Royal membawa keberuntungan ekonomi Inggeris berupa keuntungan lebih dari Rp. 4 triliun bagi negara Inggeris.

Kami ikut senang dan mengucapkan selamat atas hadirnya Prince of Cambridge yang akan ikut mengisi sejarah dunia di masa mendatang.

Hukuman buat Koruptor

Hukuman buat Koruptor memang sering menjadi pembahasan dan pembicaraan. Kenapa ? Karena banyak rakyat yang merasakan penderitaan ataupun merasakan efek dari aksi dari para koruptor yang selain merugikan negara, juga sangat merugikan kemanusiaan dan masa depan masyarakat yang dirasakan baik langsung maupun tidak langsung.

Berikut ini kami mengutip artikel dari Koran Kompas hari Selasa tanggal 9 Juli 2013 yang lalu dari tajuk “Kilas Luar Negeri” yang berjudul : “Mantan Menteri China Dihukum Mati”, sebagai berikut :

Liu Zhijun(60), mantan Menteri Perkeretaapian China, Senin (8/7), di Beijing dijatuhi hukuman mati dengan penanggguhan 2 tahun. Ia divonis mati oleh pengadilan di Beijing karena terbukti melakukan penyuapan dan penyalahgunaan wewenang selama menjabat sebagai menteri selama 8  tahun. Setelah dipuji sebagai “bapak” jaringan rel kereta berkecepatan tinggi di China, pada tahun 2011. Liu dipecat dan dilaporkan terlibat dalam skandal 800 juta yuan (130 juta dolar AS). Liu dihukum karena menerima suap sebesar 4,6 juta yuan sebagai bayaran karena telah membantu mengamankan kontrak dan mempromosikan 11 orang. Pengadilan menyatakan, Liu terlibat dalam kejahatan “sejumlah besar uang” yang menyebabkan kerugian aset publik serta melanggar hak-hak dan kepentingan negara dan rakyat China. Liu divonis hukuman mati dengan penangguhan 2 tahun. Di China, biasanya hukuman mati diubah menjadi hukuman seumur hidup. Di bawah hukum China, hukuman mati bisa dijatuhkan untuk penerima suap dengan nilai melebihi 100.000 yuan. (AFP/LOK).

Dari kutipan Harian Kompas mengenai vonis hukuman mati bagi mantan menteri di China ini, terlihat dengan sangat jelas, bahwa walaupun mantan Menteri tersebut punya jasa besar sehingga sempat disebut sebagai “bapak” jaringan rel kereta berkecepatan tinggi, tetapi hukum tetap ditegakkan dan hukuman terhadap koruptor memang tidak bisa ditawar-tawar atau ditimbang-timbang, karena korupsi lebih jahat dari kejahatan phisik yang terlihat. Korupsi oleh seorang pejabat negara memang sangat serius dan merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Menjual wewenang dengan menerima uang suap dan merugikan kepentingan negara, bangsa dan masyarakat luas, serta masa depan bangsa benar-benar harus dihukum keras.

Pejabat-pejabat tinggi bukanlah orang yang tidak berpenghasilan, ia sudah mendapatkan gaji, berbagai fasilitas dari negara baik berupa fasilitas perumahan, fasilitas mobil dinas, fasilitas perjalanan dinas, fasilitas serta tunjuangan-tunjangan lainnya, yang tentu sudah sangat cukup buat penghidupannya, karenanya bukan saja sangat tidak layak untuk melakukan pencurian uang negara, sangat tidak layak melakukan tindak kejahatan korupsi dan menerima uang suap dan menjual wewenang yang dipercayakan kepadanya.

Apalagi pejabat-pejabat yang sama sekali tidak memperlihatkan kinerja yang jelas dan melakukan korupsi dan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, memang harus dihukum sangat keras, supaya keadilan dan rasa keadilan bisa dirasakan oleh masyarakat.

Keberanian dan ketegasan pemerintah China dalam memberantas korupsi memang sangat di appresiasi dan dihargai oleh masyarakat China sendiri maupun masyarakat internasional, lalu bagaimana dengan negara kita Indonesia ? Apakah kita ingin tetap terpuruk dalam kehidupan yang tidak berkeadilan ? Dalam hukum yang tidak tegas ? Dan seolah hukum hanya berlaku tajam ke bawah dan tumpul ke atas ? Saat seorang pengangguran yang kelaparan mencuri ayam, begitu tertangkap langsung dijebloskan ke penjara dan berakhir di penjara. Sedangkan pejabat kaya raya yang mencuri uang negara dan uang rakyat dalam jumlah besar, hanya dijadikan aktor yang senyum-senyum di layar televisi dan menjadi headline-headline di surat khabar – surat khabar, serta tanpa kejelasan bagaimana proses hukum dan vonisnya. Dan ketika dijatuhkan vonis pengadilan hukumannya begitu ringan dan rakyat merasakan ketidakadilan dan seolah hukum bisa dibeli atau bisa dikendalikan oleh pejabat ataupun orang-orang yang berkantong tebal.

Bahkan ketika ada Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) dan Peringatan HUT RI 17 Agustus, para koruptor juga ikut menikmati remisi dan pengurangan hukuman. PP No. 99/2012 yang antara lain berisi mengenai pengetatan pemberian remisi atau pemotongan masa tahanan terhadap narapidana antara lain kasus korupsi, apakah sudah cukup ? Sewajarnya kalau hukuman buat koruptor adalah hukuman mati atau hukuman seumur hidup, maka kalaupun ada emisi maka hukumannya masih tetap berarti, tetapi kalau hukumannya hanya berupa vonis dalam satuan tahun atau bulan saja yang bahkan tidak lebih dari jumlah jari dalam satu tangan kita, maka remisi bisa membuat mereka seolah cuma bermain dengan hukuman itu sendiri. Apalagi selama di penjara kalau kemudian mereka bisa berjalan-jalan kemana-mana dengan seenaknya, apalah artinya hukuman itu ?

Adanya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memang sangat dinantikan kinerjanya oleh masyarakat luas. Dengan keterbatasan personal dan usia lembaga KPK ini tentulah tidak bisa menuntaskan korupsi dalam waktu cepat. Tetapi niat dan itikad sudah ada untuk melakukan pemberantasan korupsi yang dimotori oleh KPK ini. Karenanya kita harapkan suatu hari nanti para pejabat kita bisa makin sadar, terutama setelah terjadinya regenerasi yang akan berjalan sejalan dengan berjalannya waktu.

Manusia punya akal budi, dan manusia merupakan makhluk paling sempurna di dunia ini, karenanya seharusnyalah hal-hal yang merupakan kejahatan kemanusiaan seperti korupsi ini bisa menjadi musuh dan momok yang seharusnya dihindarkan oleh seluruh manusia di bumi ini.